Connect with us

Zona Minsel

Bupati Minsel “CEP” awali tahun 2019 dengan kabinet baru

Published

on

zonautara.com

MINSEL, ZONAUTARA.com – Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Minahasa Selatan, No 821/24/BKD/1/2019, akhirnya Bupati Christiany Eugenia Paruntu, yang akrab dengan sapaan “CEP” ini, melakukan penyegaran jabatan lewat perombakan kabinet di lingkup Pemerintah Kabupaten Minsel.

Acara pengambilan sumpah dan janji serta pelantikan Pimpinan Tertinggi Pratama Administrator, dan Pengawas di lingkup Pemkab Minsel ini, dilaksanakan di gedung Waleta Kantor Bupati Minsel, Kamis (10/1/2019) malam.

Menurut Paruntu, dengan diadakannya penyegaran jabatan ini diharapkan jalannya roda pemerintahan yang ada menjadi lebih maksimal.

Dalam sambutannya, Paruntu menegaskan agar semua pejabat yang ada agar mampu menjalankan tugas, dengan disiplin yang tinggi, loyal pada pimpinan serta taat pada aturan perudangan yang berlaku.
Sambil mengingatkan untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi.

“Harus diingat bahwa jabatan itu hanya sementara, oleh karena ini jalankan tugas dengan baik dan benar, sesuai dengan aturan yang ada,” ujar Paruntu.

Nama-nama Pejabat Esalon II, III dan IV yang dilantik

Pejabat Definitif:

  • Kasat Pol PP: Henri Palit SH
  • Keban Keuangan: Melky Manus
  • Kadis DPM-PTSP: Ronald Paath
  • Dinas Kesehatan: Erwin Schouten
  • Kadis PUPR: Frangky Mamangkey
  • Kadis Pertanian: Frangky Pasla
  • Kadis Pendidikan: Fietber Raco
  • Staf Ahli: James Tombokan
  • Asisten III: Efert Poluakan
  • Kadis Kearsipan: Lucky Tampi
  • Sekwan: Joins Lankun
  • Kadis Koperasi: Meidy Maendoka
  • Kadis PMD: Henrie Lumapouw
  • Kadis KB: Meyti Tumbuan
  • Kaban BPBD: Ruddy Tumiwa
  • Kadis Infokom: Roy Mandey
  • Kadis Perdagangan: Adrian Sumuweng
  • Kabag Ortal: Jerry Sengkey

Jabatan Pelaksana Tugas

  • Kepala Dinas Pekerjaan Umum: Ferry Karauwan.
  • Kepala Bapelitbang: Tertius Ulaan
  • Kepala Bagian Humas dan Protokol: Altin Sualang

Jabatan Sekretaris:

  • Badan Keuangan: Angel Mantiri
  • Dinas PMD: Altin Sualang
  • Dinas Kesehatan: Yunus Koleangan
  • Badan KB: Frelly Turangan
  • Badan Ketahanan Pangan: Nora Saroinsong
  • Dinas Pendidikan: Joyke Tangkere
  • Dinas Perhubungan: Ferry Lengkong
  • Dinas Pertanian: Augus Sumajow
  • Satuan Pol PP: Mariano Kani
  • Dinas Perijinan: Sonny Poli

Camat:

  • Kecamatan Tatapaan: Meylisa Aring
  • Kecamatan Amurang: Rommy Rumagit
  • Kecamatan Motoling Timur: Eva Kaligis
  • Kecamatan Motoling: Sonny Umboh
  • Kecamatan Sinonsayang: Jonny Laoh
  • Kecamatan Tompasobaru: Jemmy Loa
  • Kecamatan Motoling Barat: Ruddy Liow
  • Kecamatan Maesaan: Meyti Pangau
  • Kecamatan Tenga: Selvy Mandey

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

EDITOR'S PICK

Walau di daerah, SMAN 1 Modoinding gelar ujian berbasis smartphone

Siswa dan guru siap 100 persen.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Foto: pexels.com

MINSEL, ZONAUTARA.com – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Modoinding, Minahasa Selatan melangkah lebih maju dalam hal mendayagunakan perangkat teknologi pada kegiatan belajar mengajar.

Jika sebelumnya sekolah ini berhasil menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk kelas XII, maka kali ini giliran pelajar kelas X dan XI yang mengikuti ujian semester dan kenaikan kelas berbasis smartphone.

Kepala SMAN 1 Modoinding Noldi Masengi mengatakan bahwa kemajuan teknologi terus berkembang, sudah semestinya sekolah ikut juga menyesuaikan dengan mengudapte sistem pembelajaran.

“Selama empat tahun kami sudah menggelar ujian semester berbasis komputer, kali ini sudah menggunakan smartphone, lebih praktis,” ujar Masengi, Selasa (28/5/2019).

Suasana ujian semester berbasis smartphone di SMAN 1 Modoinding.

Adalah operator teknis di sekolah itu, Toar Pondaag yang menyiapkan sistem yang dipakai oleh siswa dalam mengakses soal melalui smartphone.

Masengi juga menjelaskan, kesiapan anak didik dalam menggunakan sistem ujian berbasis samrtphone menjadi kunci keberhasilan terlaksananya sistem itu.

“Mereka siap seratus persen, dan ini adalah prestasi bahwa ada transformasi pendidikan di sekolah kami walau pun ada di daerah,” kata Masengi.

Dia berharap penerapan teknologi untuk membantu pendidikan di Sulawesi Utara semakin maju di tahun-tahun berikutnya.

Sudah diterapkan

Penerapan ujian berbasis smartphone memang sudah diterapkan di sejumlah sekolah yang ada di Indonesia.

Penelitian yang dilakukan oleh Cambridge Internasional, memaparkan pelajar Indonesia paling aktif dalam penggunaan teknologi untuk media sosial dan pendidikan.

Menurut penelitian itu, sebanyak 40 persen pelajar Indonesia menggunakan teknologi di ruang kelas dibandingkan dengan banyak negara lain.

Indonesia juga menempati urutan kedua dalam penggunaan komputer desktop setelah Amerika Serikat.

Laporan survei APJII 2018

Sementara sebanyak dua pertiga siswa di Indonesia (atau 67 persen) menggunakan smartphone untuk pembelajaran di kelas. Bahkan angka yang lebih tinggi yakni 81 persen siswa Indonesia menggunakan smartphone untuk mengerjakan pekerjaan rumah mereka.

Kondisi ini tentu juga menuntut guru beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital, serta bisa menerapkannya dalam proses belajar mengajar. (mt)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com