TERKINI
Aston Villa Tundukkan Freiburg 3-0 di Final Liga Europa 2026Gol Youri Tielemans Bawa Aston Villa Juara Liga EuropaGempa Magnitudo 4,6 Guncang Pangandaran, JabarAria Bima Tegaskan PDIP Tidak Nyinyir ke PemerintahIsrael Paksa Penggusuran Warga Palestina untuk Proyek Kings GardenGempa M4.6 Guncang PangandaranDeteksi Dini Hipertensi Penting untuk Cegah KomplikasiAnggota Satpol PP Tulungagung Terlibat Pesta Miras dengan PencuriBPA Kejagung Lelang Barang Sitaan Harvey MoeisPolda Metro Jaya Tangkap Enam Pelaku Begal di JakartaIndustri Pertambangan Perkuat Digitalisasi di Indonesia Miner 2026Polisi Selidiki WNA Diduga Terlibat Prostitusi Anak di Jakarta-BekasiNegara Usaha Bebaskan WNI Disandera Israel, Menko Polkam TegaskanRusia Kerahkan Hulu Ledak Nuklir dalam Latihan MiliterPesawat Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-Mata RAF di Laut HitamRusia Akan Suplai 150 Juta Barel Minyak untuk Indonesia di 2026Gubernur Sumbar Dorong Penambang Emas Urus Izin ResmiJaksa Bongkar Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Bos Blueray di HotelHilman Latief Diperiksa KPK, Bantah Bahas Uang Kuota HajiUEA Terimbas Perang Timur Tengah, Ekspor & Pariwisata LesuKemensos Siapkan Dana Rp1 Triliun untuk Aceh, Sumut, SumbarSaudari yang Meninggal di Laut Brighton DikenaliAKBP Basuki Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian DosenPertamina EP Pasok Gas ke Industri Jawa Barat hingga 2035Komisi V Dukung Kemendes Perluas Kemitraan Koperasi Desa Merah PutihPenangkapan Pocong Jadi-jadian Viral di TangerangInggris dan AS Sepakati Pelonggaran Impor Minyak RusiaBP BUMN Tegaskan BUMN Sebagai Penopang Stabilitas Pasar ModalKemnaker Raih Dua Penghargaan dalam Kearsipan Nasional 2026Dua Pekerja Hilang dalam Insiden Jembatan Ambruk di Jambi
PANTAU IKLIM

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

DATA SULUT

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

KEAMANAN DIGITAL

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

INFO KAPAL

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Follow Instagram Kami
Lha, koq malah legislatif jadi jubir eksekutif?

...

12 10
BMKG memperkirakan kabupaten dan kota di Sulawesi Utara masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem hingga Minggu (24/5).

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna Senin, 18 Mei.

Dia menjelaskan, prediksi spasial Madden Julian Oscillation (MJO) akan berpengaruh dan berkontribusi terhadap peningkatan proses pembentukan awan hujan di wilayah Sulut.

Pada Selasa (19/5) cuaca ekstrem dapat terjadi di Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolmut, Sitaro dan Sangihe.

Pada Rabu (20/5), cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Bitung, Minahasa, Minut, Mitra, Kabupaten Bolmong dan Kabupaten Bolsel.

Pada Kamis (21/5), diprediksi terjadi di Tomohon, Minahasa, Mitra, Minsel, Bolmong dan Bolmut dan Kabupaten Bolsel.

Pada Jumat (22/5), berpotensi terjadi di Minahasa Tenggara, Bolmong dan Bolmut, sedangkan pada Sabtu (23/5) dapat terjadi di Bitung, Kotamobagu, Minahasa, Minut, Bolmong Bolmut, Boltim, Sitaro, Sangihe dan Talaud.

Pada Minggu (24/5), cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Sitaro, Sangihe dan Talaud.

#cuacaekstrem
#bmkg

...

446 0

...

0 0
Sabtu sore, 16 Mei 2026, di sela peresmian Museum Ibu Marsinah dan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Presiden Prabowo Subianto melempar kelakar yang segera menjadi viral. Di hadapan hadirin yang sebagian besar adalah warga desa, ia menanggapi pelemahan rupiah yang telah menembus level Rp17.600 per dolar AS, terlemah sepanjang sejarah.

“Selama Purbaya [Menteri Keuangan] bisa senyum, tenang saja. Nggak usah takut gitu. Mau dolar berapa ribu kek? Kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar,” ujar Prabowo, disambut tawa hadirin.

Pernyataan serupa diulang dalam sambutan di acara yang sama. “Rupiah begini, rupiah begini, apa? Eh, dolar begini. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke,” katanya.

Prabowo menyiratkan bahwa beban pelemahan rupiah hanya ditanggung kelompok urban tertentu. “Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri. Hayo siapa ini? Ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat,” lanjutnya.

Tapi benarkah demikian? Apakah petani di Bolaang Mongondow, peternak ayam di Minahasa Utara, atau pedagang sembako di pasar Bersehati, Manado, betul-betul kebal terhadap angka kurs?

Selengkapnya baca di: https://zonautara.com/2026/05/17/sesat-pikir-presiden-prabowo-saat-bilang-desa-tak-pakai-dolar/

#rupiah 
dolar

...

36 3
Rupiah Melemah, Prabowo Sebut "Rakyat Desa Nggak Pakai Dolar", Publik Nilai Narasi Ini Berbahaya!
‎
‎Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang santai soal anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, saat peresmian Museum Marsinah di Nganjuk (16/5/2026) justru menuai kritik tajam. Prabowo menyebut pelemahan kurs nggak perlu disikapi berlebihan karena "rakyat di desa nggak pakai dolar". 
‎
‎Sekilas mungkin terdengar menenangkan, tapi banyak pihak menilai statement ini terlalu menyederhanakan masalah (oversimplified) dan menciptakan "ilusi aman". Seolah-olah urusan kurs cuma urusan orang kota atau pasar finansial. 
‎
‎Faktanya, meski warga desa belanjanya pakai Rupiah, dampak Dolar yang naik bakal merembet ke mana-mana. Kok bisa?
‎
Mulai dari naiknya biaya produksi petani dan peternak (pupuk, bibit, pakan ternak), mahalnya ongkos transportasi & energi, sampai meroketnya harga bahan pokok yang rantai pasoknya masih bergantung pada komponen impor. Ujung-ujungnya, rakyat kelas bawah yang paling keras kena imbasnya. 
‎
‎Koalisi masyarakat sipil pun mendesak pemerintah agar nggak cuma melempar candaan atau narasi optimisme buta. Yang dibutuhin publik sekarang adalah transparansi dan rencana terukur: gimana cara stabilisasi harganya? Gimana perlindungan daya belinya?
‎
‎Kalau menurut kalian gimana nih soal statement Pak Presiden? Lebih ke nenangin warga, atau malah nutupin realita ekonomi yang lagi berat? Drop opini kalian di kolom komentar!

...

16 12
Nilai tukar rupiah menyentuh Rp17.602/US$ hingga pukul 9.30 WIB Jumat (15/5), menjadi level terendah baru dalam sejarah. Padahal sebelumnya pada Rabu, rupiah sempat menguat 0,30% terhadap dolar AS dan bertahan di level Rp17.476/US$.

Pelemahan ini terjadi seiring dengan harga minyak mentah dunia yang kembali naik. Harga minyak WTI di bursa berjangka naik 1,48% ke US$102,67 per barel pada awal sesi Asia, sementara minyak Brent naik 1,49% ke US$107,30 per barel.

Sementara itu indeks DXY, yang mengukur kinerja dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia, naik 0,21% ke 99,03. 

Laporan IDNFinancials.com sebelumnya mencatat Bank Indonesia (BI) telah melancarkan tujuh siasat, demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara pemerintah Indonesia mengaku mulai menggunakan dana stabilisasi obligasi, untuk menjaga imbal hasil agar tetap menarik bagi investor asing. Sejak awal tahun ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah turun sekitar 5,4%.

Beberapa pengamat mengingatkan bahwa ekonomi Indonesia akan ambruk jika rupiah menyentuh angka Rp 20.000 per dolar Amerika.

#rupiah
#kurs
#dolar

...

3 0
Menko Kumham Yusril Ihza Mahendra menanggapi aksi pembubaran nobar film dokumenter.

Yusril menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah mengeluarkan larangan untuk nonton bareng (nobar) film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita'. Pernyataan ini disampaikan Yusril dalam menanggapi pembubaran nobar yang terjadi di beberapa daerah.

Yusril menjelaskan bahwa tidak semua kampus melarang pemutaran film tersebut. Di Universitas Mataram dan UIN Mataram, Lombok, pelarangan terjadi hanya karena persoalan prosedur administratif. Ia menegaskan bahwa di kampus-kampus lain, nobar tersebut tetap berlangsung tanpa adanya kendala.

...

91 3
Makanya matikan notid di kondisi tertentu.

...

2 0
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com