TERKINI
BBC Kunjungi Rumah Sakit di Kathmandu Saat Keluarga Menunggu KabarMengapa kami meliput mereka yang menanggung krisis iklim di Sulawesi UtaraHarga emas hari ini, 27 Agustus 2026Yusril Ihza Mahendra, Kasus Korupsi: Rangkuman Berita Nasional 26 Agustus 2026Vietnam Raih Juara Piala AFF 2026 Usai Kalahkan ThailandPenguatan Teknologi Jadi Kunci Pertumbuhan Layanan LogistikGadis 14 Tahun di Makassar Ditemukan Bersama PacarPenerima Perhutanan Sosial Diminta Cegah Kebakaran HutanKapal Induk AS dengan 5.000 Tentara Akan Bersandar di ThailandRusia dan Indonesia dalam Pembicaraan Tentang Bandar Antariksa di BiakVideo Menunjukkan Skala Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-TibetGempa M4.6 Guncang Ruteng-ManggaraiGempa M4.9 Guncang RutengGempa M5 Guncang Mbay, NagekeoGempa M5 Guncang MBAY-NAGEKEO-NTTAturan Penggunaan Hijab di Universitas Pertahanan DiumumkanKemenag Tegaskan Kabar Pengunduran Diri Menag Nasaruddin Umar HoaksKisah Inspiratif Dua Penggerak Desa Sejahtera AstraKapal Induk Garibaldi dari Italia Tiba di Indonesia SeptemberBahlil Kirim 48 Genset ke Puskesmas di NTTPrabowo Pastikan Bantuan Gempa NTT Terus Dikirim PemerintahDua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di MiddlesbroughGubernur Sulut blak-blakan di Coffee Morning, cerita patroli WA tengah malam hingga ajak pers lebih profesionalPerkuat perlindungan nelayan di Bitung, Wagub Sulut resmi luncurkan POSBATASImbas El Nino, Gubernur Sulut minta warga tak bakar lahan2.909 jiwa warga Bitung terdampak kekeringanKerusuhan Politik & Belanja Luar Negeri: Rangkuman Berita Nasional 26 Agustus 2026Dampak El Nino, Binontou di perkebunan Moyogang mulai mengeringHarga emas hari ini, 26 Agustus 2026Warga Desa Matole di Sitaro terjang cuaca buruk naik perahu demi beli air minum
PANTAU IKLIM

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

DATA SULUT

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

KEAMANAN DIGITAL

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

INFO KAPAL

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Follow Instagram Kami
Situasi terkini di depan Gedung DPR RI Jakarta pada Kamis 27 Agustus 2026 pagi.

Sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa. Polda Metro Jaya melaporkan ada 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum hari ini.

Empat kelompok utama yang terlibat
- Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) — dari Pati, Jawa Tengah.
- Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) — dari Depok, Jawa Barat (sebagian sudah aksi di DPRD Depok sehari sebelumnya).
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) — aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil (sekitar 14 organisasi), dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB dengan perkiraan sekitar 1.000 peserta, mengusung tagar #MerebutKembaliIndonesia.
- Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) — dari Bangkalan, Madura; datang untuk memberikan dukungan terhadap program pemerintah.

Massa AMPB dan kelompok lain sudah mulai berkumpul sejak hari sebelumnya, dengan persiapan spanduk dan logistik.

Tuntutan utama

AMPB: Mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset; mendorong hukuman mati bagi koruptor; serta penuntasan kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat di Kabupaten Pati (termasuk kasus terkait Bupati Pati).

AMDB: Pengesahan RUU Perampasan Aset; hukuman mati bagi koruptor; dan penurunan/stabilisasi harga kebutuhan pokok.

GERAM: Pertanggungjawaban politik dan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka (terkait isu militerisme, demokrasi, dan ketimpangan); hentikan/evaluasi program KDMP dan MBG; tolak kebijakan pajak yang dianggap membebani rakyat serta dorong pajak progresif; pendidikan dan kesehatan gratis berkualitas; turunkan harga kebutuhan pokok + naikkan upah buruh; tetapkan bencana di Sumatra dan NTT sebagai bencana nasional; lindungi hak pekerja rumah tangga; demiliterisasi dan hentikan pembangunan batalyon; hentikan kriminalisasi aktivis + bebaskan tahanan politik; serta usut korupsi dan kembalikan aset hasil korupsi.

RMP4: Dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo, khususnya MBG, sambil meminta evaluasi pelaksanaannya.

Isu sentral yang paling menonjol adalah desakan pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai instrumen pemberantasan korupsi.

#demo27agustus

...

1372 23
Banjir bandang dahsyat menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu, menyapu desa-desa serta rute pendakian di sepanjang Sungai Bhotekoshi.

Bencana mematikan ini diduga kuat dipicu oleh longsoran es atau luapan danau glasial secara tiba-tiba dari sisi perbatasan China yang mengirimkan gelombang air tanpa peringatan.

Fakta terkini dari lokasi kejadian:

Korban Jiwa: Ratusan jenazah telah dievakuasi dari wilayah Rasuwa dan Nuwakot.

Ratusan Orang Hilang: Hampir 400 orang, termasuk wisatawan asing, peziarah, personel keamanan, dan pekerja infrastruktur masih belum ditemukan.

Infrastruktur Hancur: Gelombang air bah menghancurkan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), sembilan cabang bank komersial, dan memutus total komunikasi serta jalan raya.

Operasi Penyelamatan: Tim SAR gabungan mengerahkan drone, militer, dan helikopter untuk mencari korban di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Bantuan darurat lokal mulai didistribusikan, sementara lembaga internasional dan negara tetangga telah menawarkan dukungan untuk mempercepat proses evakuasi di daerah aliran sungai.

#Nepal #BanjirNepal

...

429 10
Berbagai kalangan menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang berkumpul di sekitar Gedung DPRD RI, yang berencana akan menggelar akse demo pada 27 Agustus 2026.

Footage: @serangfyp

#demo27agustus
#270826

...

18 0
Banjir bandang dahsyat di perbatasan Nepal-China (Tibet) terjadi pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Gelombang air bercampur lumpur dan material longsor menerjang kawasan pegunungan di Distrik Rasuwa dan Nuwakot (Nepal), serta area Pelabuhan Gyirong di Tibet. Arus deras menyapu desa, rumah, jalan, jembatan, dan proyek pembangkit listrik tenaga air di sepanjang Sungai Bhote Koshi hingga Trishuli.

Hingga saat ini korban jiwa mencapai sekitar 160 orang (angka terus bertambah), dengan ratusan lainnya hilang, termasuk sekitar 400an wisatawan dan pekerja (banyak warga asing dari India, AS, Inggris, Malaysia, dll.). Sebagian besar wisatawan sedang dalam perjalanan atau ziarah. 

Tim penyelamat masih melakukan pencarian dan evakuasi intensif di kedua sisi perbatasan.

Banjir diduga dipicu longsoran es/batu (ice-rock avalanche) dari gletser yang menyumbat sungai, kemungkinan terkait aktivitas seismik kecil.

#nepal #banjirbandang

...

22 0
Jarak itu terasa semakin ironis ketika diletakkan bersebelahan dengan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus, tepat ketika saya sedang menyaksikan kekeringan dan kebakaran lahan di Bolaang Mongondow.

Di depan MPR, DPR dan DPD, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dan menegaskan bahwa keadaan pangan nasional aman serta pemerintah yakin mampu menghadapi El Niño tahun ini. Pada pidato yang sama Presiden juga mengatakan sesuatu yang menurut saya jauh lebih penting daripada seluruh angka produksi pangan yang disampaikan hari itu: kemerdekaan adalah apa yang dapat dirasakan oleh rakyat.

Kalimat itu sebaiknya tidak diperlakukan sekadar sebagai bagian yang bagus untuk dipotong menjadi konten media sosial Istana.

Bawalah kalimat tersebut ke Babo dan tanyakan kepada petani yang harus menyewa ekskavator untuk mendapatkan air. Bawalah ke Diat, tempat puluhan hektare sawah gagal ditanami. Bawalah ke Langagon, ke Inobonto, ke Tambun, atau ke peternak yang harus mencari air dari tempat lain supaya sapinya dapat minum.

Dengan ukuran yang dibuat Presiden sendiri, bahwa kemerdekaan harus dapat dirasakan rakyat, kita mempunyai alasan yang sangat sah untuk bertanya seberapa jauh kemerdekaan itu telah sampai ke sini.

Swasembada pangan nasional adalah pencapaian yang patut dihargai. Menurunkan harga pupuk, memperbesar ketersediaannya, membangun infrastruktur, menyediakan pompa dan meningkatkan produksi tentu bukan hal kecil.

Tetapi keberhasilan makro tidak boleh membuat kita lupa bahwa ketahanan pangan sebenarnya berlangsung di jutaan petak lahan yang masing-masing mempunyai persoalan air, tanah dan risiko berbeda. Negara boleh memiliki stok beras yang aman sementara satu keluarga petani kehilangan seluruh modalnya.

Produksi jagung nasional dapat meningkat sementara satu hamparan jagung di Inobonto mati. Tidak ada kontradiksi statistik di sana; yang ada adalah perbedaan antara melihat pangan sebagai angka produksi dan melihat pangan sebagai kehidupan orang yang memproduksinya.

Selengkapnya baca di sini: https://zonautara.com/2026/08/17/merdeka-tetapi-petani-masih-membeli-air/

...

218 0
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com