Sulut dilanda kemarau panjang, kejadian karhutla semakin sering
Puncak musim kemarau di Sulut diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026, dengan fenomena El Nino sangat kuat bertahan hingga Oktober.
Siaga El Niño: Kemarau Panjang
Laporan mengenai dampak fenomena El Niño terhadap krisis kekeringan ekstrem, ancaman kebakaran hutan, serta situasi dan kondisi terkait.
Baca liputan khusus Zonautara.com yang tayang di platform kolaboratif Teras.id, dengan dukungan Tempo, Tempo Institute dan IFPIM
Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.
Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.
Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.
Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.
Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.
Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.
Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.
Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.
Fenomena iklim global El Nino dengan kategori sangat kuat yang dibarengi dengan puncak musim kemarau mulai memicu dampak serius di berbagai wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kombinasi cuaca ekstrem ini telah memicu ancaman kekeringan meteorologi, krisis air bersih bagi warga pemukiman, potensi gagal panen puluhan hektar lahan pertanian, hingga maraknya insiden kebakaran hutan, lahan, dan pemukiman di sejumlah kabupaten dan kota.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa puncak musim kemarau di Sulawesi Utara yang berlangsung sejak akhir Mei diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026, dengan fenomena El Nino sangat kuat bertahan hingga Oktober. BMKG memproyeksikan curah hujan akan sangat minim, bahkan mendekati nol hingga 20 milimeter per bulan di sebagian besar wilayah.
Cuaca panas yang terik dan angin kencang mempertinggi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), serangkaian kasus kebakaran terjadi di beberapa titik.
Insiden kebakaran juga marak di daerah lain. Di Minahasa Selatan, tercatat lima kasus karhutla seluas 7,5 hektar serta enam insiden kebakaran bangunan sepanjang Juni hingga Juli 2026.
Selengkapnya baca di Zonautara.com
#kemarau
#karhutla
#kekeringan
#elnino
Fenomena iklim global El Nino dengan kategori sangat kuat yang dibarengi dengan puncak musim kemarau mulai memicu dampak serius di berbagai wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kombinasi cuaca ekstrem ini telah memicu ancaman kekeringan meteorologi, krisis air bersih bagi warga pemukiman, potensi gagal panen puluhan hektar lahan pertanian, hingga maraknya insiden kebakaran hutan, lahan, dan pemukiman di sejumlah kabupaten dan kota.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa puncak musim kemarau di Sulawesi Utara yang berlangsung sejak akhir Mei diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September 2026, dengan fenomena El Nino sangat kuat bertahan hingga Oktober. BMKG memproyeksikan curah hujan akan sangat minim, bahkan mendekati nol hingga 20 milimeter per bulan di sebagian besar wilayah.
Cuaca panas yang terik dan angin kencang mempertinggi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), serangkaian kasus kebakaran terjadi di beberapa titik.
Insiden kebakaran juga marak di daerah lain. Di Minahasa Selatan, tercatat lima kasus karhutla seluas 7,5 hektar serta enam insiden kebakaran bangunan sepanjang Juni hingga Juli 2026.
Selengkapnya baca di Zonautara.com
#kemarau
#karhutla
#kekeringan
#elnino
...
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie mengatakan kepolisian telah memeriksa sejumlah orang terkait tragedi drag race di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu.
Hal itu disampaikan Roycke saat doorstop di depan Ruangan Kanaan RSU Monompi bersama wartawan usai meninjau tempat kejadian perkara (TKP) dan menjengguk korban yang masih dirawat di rumah sakit, Senin (10/8/2026).
Menurut Roycke, hingga saat ini sudah ada lima orang yang diperiksa. Salah satunya adalah pengemudi mobil yang keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton.
Roycke menegaskan, kepolisian masih melakukan proses penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran hukum atau perbuatan melawan hukum dalam peristiwa tersebut.
Terkait pengemudi, Roycke menyebut potensi penetapan tersangka cukup besar apabila unsur kelalaian terbukti.
Roycke juga menyampaikan bahwa perkara tersebut sementara ditangani Polres Kotamobagu. Namun, ia membuka kemungkinan kasus itu ditarik ke Polda Sulut agar proses penanganannya lebih terbuka dan akuntabel.
#dragracekotamobagu
#kotamobagu
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie mengatakan kepolisian telah memeriksa sejumlah orang terkait tragedi drag race di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu.
Hal itu disampaikan Roycke saat doorstop di depan Ruangan Kanaan RSU Monompi bersama wartawan usai meninjau tempat kejadian perkara (TKP) dan menjengguk korban yang masih dirawat di rumah sakit, Senin (10/8/2026).
Menurut Roycke, hingga saat ini sudah ada lima orang yang diperiksa. Salah satunya adalah pengemudi mobil yang keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton.
Roycke menegaskan, kepolisian masih melakukan proses penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran hukum atau perbuatan melawan hukum dalam peristiwa tersebut.
Terkait pengemudi, Roycke menyebut potensi penetapan tersangka cukup besar apabila unsur kelalaian terbukti.
Roycke juga menyampaikan bahwa perkara tersebut sementara ditangani Polres Kotamobagu. Namun, ia membuka kemungkinan kasus itu ditarik ke Polda Sulut agar proses penanganannya lebih terbuka dan akuntabel.
#dragracekotamobagu
#kotamobagu
...
Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 bertambah menjadi delapan orang hingga Senin (10/8/2026) siang.
Korban terbaru adalah Ali Jojang, warga Bilalang IV. Ali sebelumnya mengalami luka berat dan sempat mendapatkan penanganan medis di RS Monompia Kotamobagu. Namun, kondisinya dilaporkan terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Dengan meninggalnya Ali, jumlah korban jiwa akibat mobil peserta yang keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, bertambah dari tujuh menjadi delapan orang. Sejumlah korban luka juga masih mendapatkan penanganan medis.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Mobil Honda Jazz yang dikemudikan Tian Ngantung dari tim Pangeran 05 McJoe sedang mengikuti perlombaan kelas Free For All (FFA) sebelum kehilangan kendali dan mengarah ke area penonton.
Penyebab pasti kendaraan keluar dari lintasan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Selengkapnya baca di Zonautara.com
#dragracekotamobagu
Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 bertambah menjadi delapan orang hingga Senin (10/8/2026) siang.
Korban terbaru adalah Ali Jojang, warga Bilalang IV. Ali sebelumnya mengalami luka berat dan sempat mendapatkan penanganan medis di RS Monompia Kotamobagu. Namun, kondisinya dilaporkan terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Dengan meninggalnya Ali, jumlah korban jiwa akibat mobil peserta yang keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, bertambah dari tujuh menjadi delapan orang. Sejumlah korban luka juga masih mendapatkan penanganan medis.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Mobil Honda Jazz yang dikemudikan Tian Ngantung dari tim Pangeran 05 McJoe sedang mengikuti perlombaan kelas Free For All (FFA) sebelum kehilangan kendali dan mengarah ke area penonton.
Penyebab pasti kendaraan keluar dari lintasan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Selengkapnya baca di Zonautara.com
#dragracekotamobagu
...
Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026, Minggu (9/8/2026) berubah menjadi tragedi maut setelah sebuah mobil peserta keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita itu menyebabkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka berat dan ringan serta masih mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Tragedi tersebut juga menyebabkan seorang bocah berusia enam tahun, Rapiska Mokodongan Genggulang menjadi korban.
Rafista mengalami luka pada bagian kaki setelah mobil balap keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton. Ia masih menjalani pemeriksaan medis.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, mengatakan pemerintah kota sebelumnya telah mengetahui rencana pelaksanaan kegiatan drag race tersebut.
Menurutnya, sebelum rekomendasi dari pemerintah daerah diterbitkan, terdapat sejumlah proses dan pemeriksaan dari pihak terkait.
Sementara itu, mewakili panitia penyelenggara, Lucky Sugeha memastikan pihaknya akan bertanggung jawab terhadap para korban akibat insiden tersebut.
“Kami akan memberikan bantuan duka kepada korban baik yang meninggal dunia maupun luka dan pastinya dari panitia akan bertanggung jawab,” kata Lucky.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian termasuk untuk memastikan apakah kendaraan mengalami gangguan teknis, kesalahan pengemudi, kondisi lintasan, atau faktor lainnya.
Data korban dalam berita ini juga masih merupakan data sementara dan dapat berubah berdasarkan pembaruan resmi dari rumah sakit maupun pihak berwenang.
#dragrace #kecelakaanmaut #kotamobagu
Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026, Minggu (9/8/2026) berubah menjadi tragedi maut setelah sebuah mobil peserta keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita itu menyebabkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka berat dan ringan serta masih mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.
Tragedi tersebut juga menyebabkan seorang bocah berusia enam tahun, Rapiska Mokodongan Genggulang menjadi korban.
Rafista mengalami luka pada bagian kaki setelah mobil balap keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton. Ia masih menjalani pemeriksaan medis.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, mengatakan pemerintah kota sebelumnya telah mengetahui rencana pelaksanaan kegiatan drag race tersebut.
Menurutnya, sebelum rekomendasi dari pemerintah daerah diterbitkan, terdapat sejumlah proses dan pemeriksaan dari pihak terkait.
Sementara itu, mewakili panitia penyelenggara, Lucky Sugeha memastikan pihaknya akan bertanggung jawab terhadap para korban akibat insiden tersebut.
“Kami akan memberikan bantuan duka kepada korban baik yang meninggal dunia maupun luka dan pastinya dari panitia akan bertanggung jawab,” kata Lucky.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian termasuk untuk memastikan apakah kendaraan mengalami gangguan teknis, kesalahan pengemudi, kondisi lintasan, atau faktor lainnya.
Data korban dalam berita ini juga masih merupakan data sementara dan dapat berubah berdasarkan pembaruan resmi dari rumah sakit maupun pihak berwenang.
#dragrace #kecelakaanmaut #kotamobagu
...
BREAKING NEWS — Kecelakaan maut dilaporkan terjadi dalam ajang Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 di Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Mobil peserta drag race dilaporkan kehilangan kendali dan menghantam kerumunan penonton di sekitar pertigaan Lapangan Potondon.
Menurut keterangan awal warga, sedikitnya 16 orang menjadi korban dan enam di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi.
Saksi mata menyebut mobil mulai oleng sekitar 300 meter dari titik start sebelum menghantam penonton yang berdiri di tepi lintasan. “Korban sampai terbang ke got,” ujar saksi mata Areng Mokoginta.
Jumlah dan identitas korban masih menunggu konfirmasi resmi kepolisian serta pihak rumah sakit. Penyebab kecelakaan dan standar pengamanan kegiatan juga belum diketahui.
Informasi akan diperbarui setelah ada keterangan resmi.
#BreakingNews #Kotamobagu #Upai #DragRace #SulawesiUtara
BREAKING NEWS — Kecelakaan maut dilaporkan terjadi dalam ajang Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 di Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Mobil peserta drag race dilaporkan kehilangan kendali dan menghantam kerumunan penonton di sekitar pertigaan Lapangan Potondon.
Menurut keterangan awal warga, sedikitnya 16 orang menjadi korban dan enam di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi.
Saksi mata menyebut mobil mulai oleng sekitar 300 meter dari titik start sebelum menghantam penonton yang berdiri di tepi lintasan. “Korban sampai terbang ke got,” ujar saksi mata Areng Mokoginta.
Jumlah dan identitas korban masih menunggu konfirmasi resmi kepolisian serta pihak rumah sakit. Penyebab kecelakaan dan standar pengamanan kegiatan juga belum diketahui.
Informasi akan diperbarui setelah ada keterangan resmi.
#BreakingNews #Kotamobagu #Upai #DragRace #SulawesiUtara
...
𝐌𝐄𝐍𝐆𝐄𝐍𝐀𝐋 𝐘𝐀𝐊𝐈
Yaki bukan sekadar monyet hitam yang hidup di hutan Sulawesi. Satwa ini adalah salah satu primata endemik yang kini berada di ambang ancaman serius.
Yaki (𝘔𝘢𝘤𝘢𝘤𝘢 𝘯𝘪𝘨𝘳𝘢) hidup secara alami di timur laut Sulawesi, termasuk Manado Tua dan Talise. IUCN menempatkannya dalam kategori Kritis (Critically Endangered/CR). Populasinya diperkirakan telah turun lebih dari 80% dalam tiga generasi atau sekitar 33 tahun, terutama akibat perburuan dan hilangnya habitat.
Beberapa fakta tentang Yaki yang mungkin belum banyak diketahui:
🐒 Sekitar 60% waktunya dihabiskan di tanah. Mereka hidup dalam kelompok multi-jantan dan multi-betina, umumnya berisi 60–80 individu, meski bisa mencapai 100.
🍊 Buah mendominasi pola makannya, sekitar 66%, sementara invertebrata sekitar 32%.
👶 Masa kehamilan Yaki sekitar 175 hari, dengan interval kelahiran sekitar 22 bulan.
🌳 Habitatnya mencakup hutan hujan dataran rendah hingga pegunungan, pada ketinggian sekitar 200–1.200 meter.
🚨 Perburuan untuk konsumsi menjadi ancaman utama, disusul perangkap, perdagangan satwa peliharaan, pertanian, pertambangan, kebakaran, serta degradasi habitat.
🌿 Kawasan Greater Tangkoko disebut sebagai benteng terpenting bagi populasi Yaki yang masih bertahan.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Di baliknya ada pertanyaan yang jauh lebih besar: berapa lama Yaki masih akan bertahan di hutan Sulawesi Utara?
Jika ingin mengetahui lebih jauh bagaimana kondisi Yaki saat ini, ancaman yang mereka hadapi, dan upaya konservasi yang sedang dilakukan di Sulawesi Utara, baca Serial Laporan Zonautara.com: 𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚 𝐌𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐀𝐝𝐚, 𝐓𝐚𝐩𝐢 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢 𝐊𝐚𝐩𝐚𝐧? yang tayang di Teras.id.
👉 Baca serial laporannya di: https://s.id/satwasulut01
𝑀𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑚𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑎𝑑𝑎. 𝑃𝑒𝑟𝑡𝑎𝑛𝑦𝑎𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎: 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑘𝑎𝑝𝑎𝑛?
#Yaki #MacacaNigra #Konservasi #SatwaSulawesi #PrimataIndonesia
𝐌𝐄𝐍𝐆𝐄𝐍𝐀𝐋 𝐘𝐀𝐊𝐈
Yaki bukan sekadar monyet hitam yang hidup di hutan Sulawesi. Satwa ini adalah salah satu primata endemik yang kini berada di ambang ancaman serius.
Yaki (𝘔𝘢𝘤𝘢𝘤𝘢 𝘯𝘪𝘨𝘳𝘢) hidup secara alami di timur laut Sulawesi, termasuk Manado Tua dan Talise. IUCN menempatkannya dalam kategori Kritis (Critically Endangered/CR). Populasinya diperkirakan telah turun lebih dari 80% dalam tiga generasi atau sekitar 33 tahun, terutama akibat perburuan dan hilangnya habitat.
Beberapa fakta tentang Yaki yang mungkin belum banyak diketahui:
🐒 Sekitar 60% waktunya dihabiskan di tanah. Mereka hidup dalam kelompok multi-jantan dan multi-betina, umumnya berisi 60–80 individu, meski bisa mencapai 100.
🍊 Buah mendominasi pola makannya, sekitar 66%, sementara invertebrata sekitar 32%.
👶 Masa kehamilan Yaki sekitar 175 hari, dengan interval kelahiran sekitar 22 bulan.
🌳 Habitatnya mencakup hutan hujan dataran rendah hingga pegunungan, pada ketinggian sekitar 200–1.200 meter.
🚨 Perburuan untuk konsumsi menjadi ancaman utama, disusul perangkap, perdagangan satwa peliharaan, pertanian, pertambangan, kebakaran, serta degradasi habitat.
🌿 Kawasan Greater Tangkoko disebut sebagai benteng terpenting bagi populasi Yaki yang masih bertahan.
Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Di baliknya ada pertanyaan yang jauh lebih besar: berapa lama Yaki masih akan bertahan di hutan Sulawesi Utara?
Jika ingin mengetahui lebih jauh bagaimana kondisi Yaki saat ini, ancaman yang mereka hadapi, dan upaya konservasi yang sedang dilakukan di Sulawesi Utara, baca Serial Laporan Zonautara.com: 𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚 𝐌𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐀𝐝𝐚, 𝐓𝐚𝐩𝐢 𝐒𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢 𝐊𝐚𝐩𝐚𝐧? yang tayang di Teras.id.
👉 Baca serial laporannya di: https://s.id/satwasulut01
𝑀𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑚𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑎𝑑𝑎. 𝑃𝑒𝑟𝑡𝑎𝑛𝑦𝑎𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎: 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑘𝑎𝑝𝑎𝑛?
#Yaki #MacacaNigra #Konservasi #SatwaSulawesi #PrimataIndonesia
...
Dirgahayu Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ke-32.
Kami zonautara.com meyakini, AJI tetap menjadi barisan paling depan menjaga kewarasan pers dan jurnalisme di Indonesia.
Aji selalu membersamai mereka yang termajinalkan dan tertindas.
Tetaplah bertahan, bersuara, dan berkarya !!!
#AJI #aliansijurnalisindependen
Dirgahayu Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ke-32.
Kami zonautara.com meyakini, AJI tetap menjadi barisan paling depan menjaga kewarasan pers dan jurnalisme di Indonesia.
Aji selalu membersamai mereka yang termajinalkan dan tertindas.
Tetaplah bertahan, bersuara, dan berkarya !!!
#AJI #aliansijurnalisindependen
...
Gelombang musim kemarau panjang yang dipicu oleh fenomena El Nino berintensitas kuat melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Kondisi iklim ekstrem ini tak hanya memicu krisis air dan mengancam kegagalan panen pada ratusan hektare lahan pertanian warga, melainkan juga memicu maraknya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai kabupaten dan kota.
Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, Aris Yunatas, menyatakan bahwa wilayah Sulawesi Utara mulai memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026. Berdasarkan pemutakhiran data per 1 Agustus 2026, Hari Tanpa Hujan (HTH) di Sulut didominasi kriteria pendek di 56 lokasi, kriteria panjang di 48 lokasi, serta 13 lokasi HTH sangat panjang yang sudah tidak mengalami hujan lebih dari 60 hari.
“Saat ini El Nino memasuki fase sangat kuat pada Agustus–Oktober 2026. Wilayah Sulut diprediksi didominasi curah hujan rendah dengan peluang sangat tinggi mencapai 80 hingga 90 persen pada Dasarian I Agustus hingga Dasarian I September 2026,” terang Aris.
BMKG pun telah menetapkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dengan status Siaga di delapan daerah, mencakup Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Siau Tagulandang Biaro, Kota Manado, dan Kota Bitung.
Dampak kemarau mendalam ini memukul keras pada sektor pertanian. Di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dinas Pertanian setempat mencatat sebanyak 745,45 hektare lahan persawahan warga yang tersebar di enam kecamatan mengalami kekeringan berat dan terancam gagal panen.
Selengkapnya baca di: https://zonautara.com/2026/08/07/sulawesi-utara-dilanda-kemarau-dan-karhutla/
Gelombang musim kemarau panjang yang dipicu oleh fenomena El Nino berintensitas kuat melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Kondisi iklim ekstrem ini tak hanya memicu krisis air dan mengancam kegagalan panen pada ratusan hektare lahan pertanian warga, melainkan juga memicu maraknya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai kabupaten dan kota.
Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, Aris Yunatas, menyatakan bahwa wilayah Sulawesi Utara mulai memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026. Berdasarkan pemutakhiran data per 1 Agustus 2026, Hari Tanpa Hujan (HTH) di Sulut didominasi kriteria pendek di 56 lokasi, kriteria panjang di 48 lokasi, serta 13 lokasi HTH sangat panjang yang sudah tidak mengalami hujan lebih dari 60 hari.
“Saat ini El Nino memasuki fase sangat kuat pada Agustus–Oktober 2026. Wilayah Sulut diprediksi didominasi curah hujan rendah dengan peluang sangat tinggi mencapai 80 hingga 90 persen pada Dasarian I Agustus hingga Dasarian I September 2026,” terang Aris.
BMKG pun telah menetapkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dengan status Siaga di delapan daerah, mencakup Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Siau Tagulandang Biaro, Kota Manado, dan Kota Bitung.
Dampak kemarau mendalam ini memukul keras pada sektor pertanian. Di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dinas Pertanian setempat mencatat sebanyak 745,45 hektare lahan persawahan warga yang tersebar di enam kecamatan mengalami kekeringan berat dan terancam gagal panen.
Selengkapnya baca di: https://zonautara.com/2026/08/07/sulawesi-utara-dilanda-kemarau-dan-karhutla/
...
Berikut jadwal Kapal PELNI KM Sinabung untuk Voyage 13.2026 - Agustus 2026.
Lintasan meliputi kapal ini meliputi: Surabaya-Makassar-Bau-Bau-Banggai-Bitung-Ternate-Bacan-Sorong-Manokwari-Biak-Jayapura-Manokwari-Sorong-Bacan-Ternate-Bitung-Banggai-Bau-Bau-Makassar-Surabaya
Info lengkap jadwal kapal PELNI dapat dilihat di sini: https://zonautara.com/tool/infokapal/
#pelni
#jadwalkapal
Berikut jadwal Kapal PELNI KM Sinabung untuk Voyage 13.2026 - Agustus 2026.
Lintasan meliputi kapal ini meliputi: Surabaya-Makassar-Bau-Bau-Banggai-Bitung-Ternate-Bacan-Sorong-Manokwari-Biak-Jayapura-Manokwari-Sorong-Bacan-Ternate-Bitung-Banggai-Bau-Bau-Makassar-Surabaya
Info lengkap jadwal kapal PELNI dapat dilihat di sini: https://zonautara.com/tool/infokapal/
#pelni
#jadwalkapal
...
15 orang warga di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, telah menjadi korban serangan dan gigitan monyet liar.
Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis dan suntik vaksin antirabies, dengan biaya pengobatan yang ditanggung oleh pemerintah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) bersama warga masih melakukan perburuan di lokasi menggunakan senapan angin disertai anjing-anjing pelacak.
Repost dari IG baktiarpakpahan
15 orang warga di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, telah menjadi korban serangan dan gigitan monyet liar.
Seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis dan suntik vaksin antirabies, dengan biaya pengobatan yang ditanggung oleh pemerintah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) bersama warga masih melakukan perburuan di lokasi menggunakan senapan angin disertai anjing-anjing pelacak.
Repost dari IG baktiarpakpahan
...
Obrolan Redaksi Zonautara.com membahas dibalik Seri Liputan Konservasi Satwa Kunci Sulawesi Utara: "Mereka Masih Ada, Tapi Sampai Kapan"
Obrolan Redaksi Zonautara.com membahas dibalik Seri Liputan Konservasi Satwa Kunci Sulawesi Utara: "Mereka Masih Ada, Tapi Sampai Kapan" ...
Ratusan ton daging satwa liar, terutama kelelawar, diperdagangkan di Sulawesi Utara setiap tahun. Sebagian pasokannya bahkan didatangkan dari luar provinsi karena populasi lokal terus terkuras.
Namun, sebagian besar kelelawar yang diperdagangkan tidak berstatus dilindungi. Akibatnya, rantai pasokan ini berada di celah kewenangan: pemeriksaan tidak dilakukan setiap hari, tenaga dokter hewan terbatas, sementara berbagai jenis satwa dipotong dan dijual menggunakan peralatan yang sama.
Belum ada wabah zoonosis pada manusia yang terbukti berasal dari pasar-pasar tersebut. Meski demikian, kontak dengan darah, cairan tubuh, dan beragam spesies dalam satu tempat dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.
Perdagangan satwa liar bukan hanya persoalan konservasi, tetapi juga kesehatan publik. Sudah waktunya celah pengawasan ini ditutup.
📖 Baca liputan lengkapnya di: https://s.id/satwasulut08
💛 Dukung jurnalisme berkualitas Zonautara.com agar kami dapat terus menghadirkan liputan mendalam dan investigasi.
Berlangganan sekarang di: https://s.id/dukungzu
Biaya berlangganan per bulan bahkan tidak lebih mahal dari sebungkus rokok, tetapi dampaknya membantu menghadirkan jurnalisme yang berpihak pada kepentingan publik.
#satwakuncisulut
#satwaliar
#terasid
#konservasi
Ratusan ton daging satwa liar, terutama kelelawar, diperdagangkan di Sulawesi Utara setiap tahun. Sebagian pasokannya bahkan didatangkan dari luar provinsi karena populasi lokal terus terkuras.
Namun, sebagian besar kelelawar yang diperdagangkan tidak berstatus dilindungi. Akibatnya, rantai pasokan ini berada di celah kewenangan: pemeriksaan tidak dilakukan setiap hari, tenaga dokter hewan terbatas, sementara berbagai jenis satwa dipotong dan dijual menggunakan peralatan yang sama.
Belum ada wabah zoonosis pada manusia yang terbukti berasal dari pasar-pasar tersebut. Meski demikian, kontak dengan darah, cairan tubuh, dan beragam spesies dalam satu tempat dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.
Perdagangan satwa liar bukan hanya persoalan konservasi, tetapi juga kesehatan publik. Sudah waktunya celah pengawasan ini ditutup.
📖 Baca liputan lengkapnya di: https://s.id/satwasulut08
💛 Dukung jurnalisme berkualitas Zonautara.com agar kami dapat terus menghadirkan liputan mendalam dan investigasi.
Berlangganan sekarang di: https://s.id/dukungzu
Biaya berlangganan per bulan bahkan tidak lebih mahal dari sebungkus rokok, tetapi dampaknya membantu menghadirkan jurnalisme yang berpihak pada kepentingan publik.
#satwakuncisulut
#satwaliar
#terasid
#konservasi
...
