Mereka yang terjerat korupsi di Sulawesi Utara
Kepala daerah yang seharusnya melayani rakyat, justru menguras kas negara. Zonautara.com menelusuri rekam jejak korupsi para pemimpin daerah Sulawesi Utara, dari tersangka hingga terpidana.
Baca liputan khusus Zonautara.com yang tayang di platform kolaboratif Teras.id, dengan dukungan Tempo, Tempo Institute dan IFPIM
Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.
Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.
Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.
Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.
Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.
Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.
Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.
Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.
BMKG memperkirakan kabupaten dan kota di Sulawesi Utara masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem hingga Minggu (24/5).
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna Senin, 18 Mei.
Dia menjelaskan, prediksi spasial Madden Julian Oscillation (MJO) akan berpengaruh dan berkontribusi terhadap peningkatan proses pembentukan awan hujan di wilayah Sulut.
Pada Selasa (19/5) cuaca ekstrem dapat terjadi di Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolmut, Sitaro dan Sangihe.
Pada Rabu (20/5), cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Bitung, Minahasa, Minut, Mitra, Kabupaten Bolmong dan Kabupaten Bolsel.
Pada Kamis (21/5), diprediksi terjadi di Tomohon, Minahasa, Mitra, Minsel, Bolmong dan Bolmut dan Kabupaten Bolsel.
Pada Jumat (22/5), berpotensi terjadi di Minahasa Tenggara, Bolmong dan Bolmut, sedangkan pada Sabtu (23/5) dapat terjadi di Bitung, Kotamobagu, Minahasa, Minut, Bolmong Bolmut, Boltim, Sitaro, Sangihe dan Talaud.
Pada Minggu (24/5), cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Sitaro, Sangihe dan Talaud.
#cuacaekstrem
#bmkg
BMKG memperkirakan kabupaten dan kota di Sulawesi Utara masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem hingga Minggu (24/5).
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna Senin, 18 Mei.
Dia menjelaskan, prediksi spasial Madden Julian Oscillation (MJO) akan berpengaruh dan berkontribusi terhadap peningkatan proses pembentukan awan hujan di wilayah Sulut.
Pada Selasa (19/5) cuaca ekstrem dapat terjadi di Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolmut, Sitaro dan Sangihe.
Pada Rabu (20/5), cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Bitung, Minahasa, Minut, Mitra, Kabupaten Bolmong dan Kabupaten Bolsel.
Pada Kamis (21/5), diprediksi terjadi di Tomohon, Minahasa, Mitra, Minsel, Bolmong dan Bolmut dan Kabupaten Bolsel.
Pada Jumat (22/5), berpotensi terjadi di Minahasa Tenggara, Bolmong dan Bolmut, sedangkan pada Sabtu (23/5) dapat terjadi di Bitung, Kotamobagu, Minahasa, Minut, Bolmong Bolmut, Boltim, Sitaro, Sangihe dan Talaud.
Pada Minggu (24/5), cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Sitaro, Sangihe dan Talaud.
#cuacaekstrem
#bmkg
...
Jadi saudara saudara . . . . ...
Sabtu sore, 16 Mei 2026, di sela peresmian Museum Ibu Marsinah dan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Presiden Prabowo Subianto melempar kelakar yang segera menjadi viral. Di hadapan hadirin yang sebagian besar adalah warga desa, ia menanggapi pelemahan rupiah yang telah menembus level Rp17.600 per dolar AS, terlemah sepanjang sejarah.
“Selama Purbaya [Menteri Keuangan] bisa senyum, tenang saja. Nggak usah takut gitu. Mau dolar berapa ribu kek? Kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar,” ujar Prabowo, disambut tawa hadirin.
Pernyataan serupa diulang dalam sambutan di acara yang sama. “Rupiah begini, rupiah begini, apa? Eh, dolar begini. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke,” katanya.
Prabowo menyiratkan bahwa beban pelemahan rupiah hanya ditanggung kelompok urban tertentu. “Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri. Hayo siapa ini? Ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat,” lanjutnya.
Tapi benarkah demikian? Apakah petani di Bolaang Mongondow, peternak ayam di Minahasa Utara, atau pedagang sembako di pasar Bersehati, Manado, betul-betul kebal terhadap angka kurs?
Selengkapnya baca di: https://zonautara.com/2026/05/17/sesat-pikir-presiden-prabowo-saat-bilang-desa-tak-pakai-dolar/
#rupiah
dolar
Sabtu sore, 16 Mei 2026, di sela peresmian Museum Ibu Marsinah dan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Presiden Prabowo Subianto melempar kelakar yang segera menjadi viral. Di hadapan hadirin yang sebagian besar adalah warga desa, ia menanggapi pelemahan rupiah yang telah menembus level Rp17.600 per dolar AS, terlemah sepanjang sejarah.
“Selama Purbaya [Menteri Keuangan] bisa senyum, tenang saja. Nggak usah takut gitu. Mau dolar berapa ribu kek? Kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar,” ujar Prabowo, disambut tawa hadirin.
Pernyataan serupa diulang dalam sambutan di acara yang sama. “Rupiah begini, rupiah begini, apa? Eh, dolar begini. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke,” katanya.
Prabowo menyiratkan bahwa beban pelemahan rupiah hanya ditanggung kelompok urban tertentu. “Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri. Hayo siapa ini? Ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat,” lanjutnya.
Tapi benarkah demikian? Apakah petani di Bolaang Mongondow, peternak ayam di Minahasa Utara, atau pedagang sembako di pasar Bersehati, Manado, betul-betul kebal terhadap angka kurs?
Selengkapnya baca di: https://zonautara.com/2026/05/17/sesat-pikir-presiden-prabowo-saat-bilang-desa-tak-pakai-dolar/
#rupiah
dolar
...
Rupiah Melemah, Prabowo Sebut "Rakyat Desa Nggak Pakai Dolar", Publik Nilai Narasi Ini Berbahaya!
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang santai soal anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, saat peresmian Museum Marsinah di Nganjuk (16/5/2026) justru menuai kritik tajam. Prabowo menyebut pelemahan kurs nggak perlu disikapi berlebihan karena "rakyat di desa nggak pakai dolar".
Sekilas mungkin terdengar menenangkan, tapi banyak pihak menilai statement ini terlalu menyederhanakan masalah (oversimplified) dan menciptakan "ilusi aman". Seolah-olah urusan kurs cuma urusan orang kota atau pasar finansial.
Faktanya, meski warga desa belanjanya pakai Rupiah, dampak Dolar yang naik bakal merembet ke mana-mana. Kok bisa?
Mulai dari naiknya biaya produksi petani dan peternak (pupuk, bibit, pakan ternak), mahalnya ongkos transportasi & energi, sampai meroketnya harga bahan pokok yang rantai pasoknya masih bergantung pada komponen impor. Ujung-ujungnya, rakyat kelas bawah yang paling keras kena imbasnya.
Koalisi masyarakat sipil pun mendesak pemerintah agar nggak cuma melempar candaan atau narasi optimisme buta. Yang dibutuhin publik sekarang adalah transparansi dan rencana terukur: gimana cara stabilisasi harganya? Gimana perlindungan daya belinya?
Kalau menurut kalian gimana nih soal statement Pak Presiden? Lebih ke nenangin warga, atau malah nutupin realita ekonomi yang lagi berat? Drop opini kalian di kolom komentar!
Rupiah Melemah, Prabowo Sebut "Rakyat Desa Nggak Pakai Dolar", Publik Nilai Narasi Ini Berbahaya!
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang santai soal anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, saat peresmian Museum Marsinah di Nganjuk (16/5/2026) justru menuai kritik tajam. Prabowo menyebut pelemahan kurs nggak perlu disikapi berlebihan karena "rakyat di desa nggak pakai dolar".
Sekilas mungkin terdengar menenangkan, tapi banyak pihak menilai statement ini terlalu menyederhanakan masalah (oversimplified) dan menciptakan "ilusi aman". Seolah-olah urusan kurs cuma urusan orang kota atau pasar finansial.
Faktanya, meski warga desa belanjanya pakai Rupiah, dampak Dolar yang naik bakal merembet ke mana-mana. Kok bisa?
Mulai dari naiknya biaya produksi petani dan peternak (pupuk, bibit, pakan ternak), mahalnya ongkos transportasi & energi, sampai meroketnya harga bahan pokok yang rantai pasoknya masih bergantung pada komponen impor. Ujung-ujungnya, rakyat kelas bawah yang paling keras kena imbasnya.
Koalisi masyarakat sipil pun mendesak pemerintah agar nggak cuma melempar candaan atau narasi optimisme buta. Yang dibutuhin publik sekarang adalah transparansi dan rencana terukur: gimana cara stabilisasi harganya? Gimana perlindungan daya belinya?
Kalau menurut kalian gimana nih soal statement Pak Presiden? Lebih ke nenangin warga, atau malah nutupin realita ekonomi yang lagi berat? Drop opini kalian di kolom komentar!
...
Pertanyaan paling mendasar dalam pertambangan rakyat sebenarnya sederhana: bagaimana mereka tahu ada emas di bawah tanah? Tidak ada citra satelit. Tidak ada alat geologi modern. Tidak ada pengeboran laboratorium bernilai miliaran rupiah.
Sebagian besar penambang rakyat membaca alam dengan pengalaman yang didapat turun-temurun. Mereka mengenali arah batuan, memperhatikan warna tanah, jalur kuarsa, hingga tekstur batu yang diyakini menyimpan kandungan emas.
Di dunia tambang rakyat Bolaang Mongondow, istilah yang paling sering terdengar adalah rep atau material isi perut bumi yang mengandung biji emas. Rep biasanya berupa jalur batu kuarsa yang memanjang di dalam tanah. Jalur inilah yang diikuti para penambang.
Selengkapnya baca di: https://s.id/menambangkisah03
#terasid
#tambangrakyat
#tambangtanoyan
Pertanyaan paling mendasar dalam pertambangan rakyat sebenarnya sederhana: bagaimana mereka tahu ada emas di bawah tanah? Tidak ada citra satelit. Tidak ada alat geologi modern. Tidak ada pengeboran laboratorium bernilai miliaran rupiah.
Sebagian besar penambang rakyat membaca alam dengan pengalaman yang didapat turun-temurun. Mereka mengenali arah batuan, memperhatikan warna tanah, jalur kuarsa, hingga tekstur batu yang diyakini menyimpan kandungan emas.
Di dunia tambang rakyat Bolaang Mongondow, istilah yang paling sering terdengar adalah rep atau material isi perut bumi yang mengandung biji emas. Rep biasanya berupa jalur batu kuarsa yang memanjang di dalam tanah. Jalur inilah yang diikuti para penambang.
Selengkapnya baca di: https://s.id/menambangkisah03
#terasid
#tambangrakyat
#tambangtanoyan
...
Nilai tukar rupiah menyentuh Rp17.602/US$ hingga pukul 9.30 WIB Jumat (15/5), menjadi level terendah baru dalam sejarah. Padahal sebelumnya pada Rabu, rupiah sempat menguat 0,30% terhadap dolar AS dan bertahan di level Rp17.476/US$.
Pelemahan ini terjadi seiring dengan harga minyak mentah dunia yang kembali naik. Harga minyak WTI di bursa berjangka naik 1,48% ke US$102,67 per barel pada awal sesi Asia, sementara minyak Brent naik 1,49% ke US$107,30 per barel.
Sementara itu indeks DXY, yang mengukur kinerja dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia, naik 0,21% ke 99,03.
Laporan IDNFinancials.com sebelumnya mencatat Bank Indonesia (BI) telah melancarkan tujuh siasat, demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara pemerintah Indonesia mengaku mulai menggunakan dana stabilisasi obligasi, untuk menjaga imbal hasil agar tetap menarik bagi investor asing. Sejak awal tahun ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah turun sekitar 5,4%.
Beberapa pengamat mengingatkan bahwa ekonomi Indonesia akan ambruk jika rupiah menyentuh angka Rp 20.000 per dolar Amerika.
#rupiah
#kurs
#dolar
Nilai tukar rupiah menyentuh Rp17.602/US$ hingga pukul 9.30 WIB Jumat (15/5), menjadi level terendah baru dalam sejarah. Padahal sebelumnya pada Rabu, rupiah sempat menguat 0,30% terhadap dolar AS dan bertahan di level Rp17.476/US$.
Pelemahan ini terjadi seiring dengan harga minyak mentah dunia yang kembali naik. Harga minyak WTI di bursa berjangka naik 1,48% ke US$102,67 per barel pada awal sesi Asia, sementara minyak Brent naik 1,49% ke US$107,30 per barel.
Sementara itu indeks DXY, yang mengukur kinerja dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia, naik 0,21% ke 99,03.
Laporan IDNFinancials.com sebelumnya mencatat Bank Indonesia (BI) telah melancarkan tujuh siasat, demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara pemerintah Indonesia mengaku mulai menggunakan dana stabilisasi obligasi, untuk menjaga imbal hasil agar tetap menarik bagi investor asing. Sejak awal tahun ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah turun sekitar 5,4%.
Beberapa pengamat mengingatkan bahwa ekonomi Indonesia akan ambruk jika rupiah menyentuh angka Rp 20.000 per dolar Amerika.
#rupiah
#kurs
#dolar
...
Dari permukaan, tampak tidak ada artinya. Hanya sebuah lubang persegi berukuran sekitar satu kali satu meter, bibirnya diperkuat kayu, ditutup atap terpal biru. Tidak ada tanda bahaya. Tidak ada papan peringatan. Hanya suara dengung mesin blower dan tumpukan karung di sisinya yang memberi petunjuk bahwa di bawah sana sedang ada kehidupan yang berlangsung.
Namun, begitu Anda menunduk dan menatap ke dalam, dan menunggu mata menyesuaikan diri dengan gelapnya ruangan, barulah terasa betapa berisikonya struktur yang dibangun hanya dengan kayu, linggis, dan pengetahuan yang diwariskan antar generasi.
Inilah anatomi lubang tambang rakyat tradisional di Tanoyan Selatan, Bolaang Mongondow, sebagaimana yang didokumentasikan tim Zonautara.com dengan turun langsung ke dalam lubang pada awal Mei 2026.
Selengkapnya baca di: https://s.id/menambangkisah02
#tambangtanoyan #bolaangmongondow #terasid #liputanmendalam
Dari permukaan, tampak tidak ada artinya. Hanya sebuah lubang persegi berukuran sekitar satu kali satu meter, bibirnya diperkuat kayu, ditutup atap terpal biru. Tidak ada tanda bahaya. Tidak ada papan peringatan. Hanya suara dengung mesin blower dan tumpukan karung di sisinya yang memberi petunjuk bahwa di bawah sana sedang ada kehidupan yang berlangsung.
Namun, begitu Anda menunduk dan menatap ke dalam, dan menunggu mata menyesuaikan diri dengan gelapnya ruangan, barulah terasa betapa berisikonya struktur yang dibangun hanya dengan kayu, linggis, dan pengetahuan yang diwariskan antar generasi.
Inilah anatomi lubang tambang rakyat tradisional di Tanoyan Selatan, Bolaang Mongondow, sebagaimana yang didokumentasikan tim Zonautara.com dengan turun langsung ke dalam lubang pada awal Mei 2026.
Selengkapnya baca di: https://s.id/menambangkisah02
#tambangtanoyan #bolaangmongondow #terasid #liputanmendalam
...
Menko Kumham Yusril Ihza Mahendra menanggapi aksi pembubaran nobar film dokumenter.
Yusril menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah mengeluarkan larangan untuk nonton bareng (nobar) film dokumenter `Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita`. Pernyataan ini disampaikan Yusril dalam menanggapi pembubaran nobar yang terjadi di beberapa daerah.
Yusril menjelaskan bahwa tidak semua kampus melarang pemutaran film tersebut. Di Universitas Mataram dan UIN Mataram, Lombok, pelarangan terjadi hanya karena persoalan prosedur administratif. Ia menegaskan bahwa di kampus-kampus lain, nobar tersebut tetap berlangsung tanpa adanya kendala.
Menko Kumham Yusril Ihza Mahendra menanggapi aksi pembubaran nobar film dokumenter.
Yusril menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah mengeluarkan larangan untuk nonton bareng (nobar) film dokumenter `Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita`. Pernyataan ini disampaikan Yusril dalam menanggapi pembubaran nobar yang terjadi di beberapa daerah.
Yusril menjelaskan bahwa tidak semua kampus melarang pemutaran film tersebut. Di Universitas Mataram dan UIN Mataram, Lombok, pelarangan terjadi hanya karena persoalan prosedur administratif. Ia menegaskan bahwa di kampus-kampus lain, nobar tersebut tetap berlangsung tanpa adanya kendala.
...
Makanya matikan notid di kondisi tertentu.
Makanya matikan notid di kondisi tertentu. ...
Bukan karena mereka ilegal. Justru karena di balik label itu, ada sistem yang sengaja dibiarkan dan ribuan orang yang menanggung akibatnya sendirian.
Geser untuk tahu alasan mengapa tim Zonautara.com memutuskan meliput tambang rakyat Tanoyan secara mendalam, termasuk kenapa kami harus masuk ke dalam lubangnya langsung.
10 tulisan serial mulai tayang 14 Mei di Teras.id
🔗 Link di bio.
#TambangTanoyan #LiputanMendalam #TerasId
Bukan karena mereka ilegal. Justru karena di balik label itu, ada sistem yang sengaja dibiarkan dan ribuan orang yang menanggung akibatnya sendirian.
Geser untuk tahu alasan mengapa tim Zonautara.com memutuskan meliput tambang rakyat Tanoyan secara mendalam, termasuk kenapa kami harus masuk ke dalam lubangnya langsung.
10 tulisan serial mulai tayang 14 Mei di Teras.id
🔗 Link di bio.
#TambangTanoyan #LiputanMendalam #TerasId
...
Hari pertama pelatihan jurnalistik dan desain grafis di SMP Negeri 6 Kotamobagu pada Rabu (13/5/2026) berlangsung penuh semangat.
Tim Zonautara mengenalkan dasar-dasar jurnalisme serta teknik menulis berita kepada para peserta yang merupakan pengurus PIK-R.
Antusiasme siswa terlihat sejak sesi awal, mulai dari berdiskusi hingga mencoba menulis berita sederhana.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program Zonautara Goes to School yang bertujuan meningkatkan literasi media dan kreativitas pelajar.
#zonautara #goestoschool
Hari pertama pelatihan jurnalistik dan desain grafis di SMP Negeri 6 Kotamobagu pada Rabu (13/5/2026) berlangsung penuh semangat.
Tim Zonautara mengenalkan dasar-dasar jurnalisme serta teknik menulis berita kepada para peserta yang merupakan pengurus PIK-R.
Antusiasme siswa terlihat sejak sesi awal, mulai dari berdiskusi hingga mencoba menulis berita sederhana.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program Zonautara Goes to School yang bertujuan meningkatkan literasi media dan kreativitas pelajar.
#zonautara #goestoschool
...
