Pada Kamis malam tanggal 12 Maret 2026, Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Salemba, Jakarta. Sekitar 24% dari tubuhnya mengalami luka bakar.
Andrie sudah lebih dari 10 tahun mengawal isu pelanggaran HAM berat dan kemunduran reformasi Indonesia, termasuk revisi UU TNI yang memperluas jabatan sipil bagi militer. Ia bekerja di jalanan hingga ruang sidang sebagai pengacara publik.
Kasus yang menimpa Andrie menunjukkan kerentanan bagi mereka yang secara aktif memperjuangkan HAM (human rights defenders). Per 2025, Amnesty International Indonesia mencatat ada 285 serangan terhadap pembela HAM.
Percobaan pembunuhan terhadap Andrie memperlihatkan bahwa ruang sipil di Indonesia tidak lagi sekadar menyempit, tetapi menjadi arena berbahaya bagi pembela HAM.
Selengkapnya baca di: https://zonautara.com/2026/03/16/teror-aktivis-ham-kian-ganas-dan-meluas-inikah-saatnya-pbb-lebih-serius-memantau-indonesia/
#pembelaham
Pada Kamis malam tanggal 12 Maret 2026, Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Salemba, Jakarta. Sekitar 24% dari tubuhnya mengalami luka bakar.
Andrie sudah lebih dari 10 tahun mengawal isu pelanggaran HAM berat dan kemunduran reformasi Indonesia, termasuk revisi UU TNI yang memperluas jabatan sipil bagi militer. Ia bekerja di jalanan hingga ruang sidang sebagai pengacara publik.
Kasus yang menimpa Andrie menunjukkan kerentanan bagi mereka yang secara aktif memperjuangkan HAM (human rights defenders). Per 2025, Amnesty International Indonesia mencatat ada 285 serangan terhadap pembela HAM.
Percobaan pembunuhan terhadap Andrie memperlihatkan bahwa ruang sipil di Indonesia tidak lagi sekadar menyempit, tetapi menjadi arena berbahaya bagi pembela HAM.
Selengkapnya baca di: https://zonautara.com/2026/03/16/teror-aktivis-ham-kian-ganas-dan-meluas-inikah-saatnya-pbb-lebih-serius-memantau-indonesia/
#pembelaham
...
Sebuah kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang melayani rute Bitung-Ternate dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (15/3).
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, kapal KM Gandha Nusantara 17 tersebut berangkat dari Bitung menuju Ternate pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 22.00 WIT. Namun dalam perjalanan, tepatnya pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT, kapal mengalami kerusakan mesin saat berada di perairan Maluku Utara.
Setelah kerusakan terjadi, kru kapal berupaya melakukan perbaikan secara mandiri. Namun hingga beberapa jam kemudian, upaya tersebut belum berhasil memperbaiki kerusakan pada mesin kapal. Kapten kapal kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak PELNI. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Basarnas Ternate untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan.
"Pada pukul 12.15 WIT, Tim Rescue Kansar Ternate bersama unsur yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata untuk melakukan proses evakuasi," ujar Ferdinando.
Kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sempat berupaya melakukan penarikan terhadap kapal yang mengalami kerusakan. Namun upaya tersebut mengalami kendala akibat kondisi cuaca di perairan yang cukup ekstrem.
Tinggi gelombang di sekitar lokasi mencapai sekitar 2,5 hingga 3 meter sehingga menyulitkan proses penarikan kapal. Selain itu, kapal yang mengalami kerusakan juga dilaporkan mengalami kemiringan sekitar 20 derajat.
Hingga saat ini kondisi kru kapal dilaporkan masih dalam pemantauan, sementara proses evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang yang berada di kapal saat kejadian. Seluruhnya masih dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan.
#kapalrusak
Sebuah kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang melayani rute Bitung-Ternate dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (15/3).
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, kapal KM Gandha Nusantara 17 tersebut berangkat dari Bitung menuju Ternate pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 22.00 WIT. Namun dalam perjalanan, tepatnya pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT, kapal mengalami kerusakan mesin saat berada di perairan Maluku Utara.
Setelah kerusakan terjadi, kru kapal berupaya melakukan perbaikan secara mandiri. Namun hingga beberapa jam kemudian, upaya tersebut belum berhasil memperbaiki kerusakan pada mesin kapal. Kapten kapal kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak PELNI. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Basarnas Ternate untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan.
"Pada pukul 12.15 WIT, Tim Rescue Kansar Ternate bersama unsur yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata untuk melakukan proses evakuasi," ujar Ferdinando.
Kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sempat berupaya melakukan penarikan terhadap kapal yang mengalami kerusakan. Namun upaya tersebut mengalami kendala akibat kondisi cuaca di perairan yang cukup ekstrem.
Tinggi gelombang di sekitar lokasi mencapai sekitar 2,5 hingga 3 meter sehingga menyulitkan proses penarikan kapal. Selain itu, kapal yang mengalami kerusakan juga dilaporkan mengalami kemiringan sekitar 20 derajat.
Hingga saat ini kondisi kru kapal dilaporkan masih dalam pemantauan, sementara proses evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang yang berada di kapal saat kejadian. Seluruhnya masih dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan.
#kapalrusak
...
Sudah sebulan para nelayan di Kawasan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Pasca Bencana Erupsi Gunung Ruang di Modisi, Bolsel belum juga melaut. Padahal perahu-perahu bantuan pemerintah bagi mereka cukup besar dan bagus, juga dilengkapi dengan mesin tempel.
Sejumlah nelayan yang ditemui Tim Zonautara.com di Huntap mengutarakan keinginan mereka yang besar untuk segera melaut. Karena sebagaimana sewaktu masih di Pulau Ruang, Sitaro, hasil dari melaut lebih dari cukup untuk menghidupi keluarga dan menabung. Alasan utama belum melaut bukan karena tidak mengenal kawasan perairan di Bolsel, tetapi karena para nelayan ini belum punya uang untuk beli BBM dan beli peralatan tangkap ikan yang memadai.
"Bahkan untuk makan sehari-hari pun kami sangat kesulitan. Janji pemerintah untuk memberikan dana jatah hidup selama 6 bulan pertama di sini entah menguap kemana," ujar salah satu nelayan.
Bagaimana kondisi 282 keluarga yang harus dievakuasi dari pulau Ruang pada April 2024, kemudian hidup hampir dua tahun di lokasi pengungsian dan kini berada di Huntap Modisi dengan segala persoalannya?
Nantikan liputan kami yang akan tayang pada pekan terakhir Maret 2026 di teras.id.
#terasid
#huntapmodisi
#gunungruang
Sudah sebulan para nelayan di Kawasan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Pasca Bencana Erupsi Gunung Ruang di Modisi, Bolsel belum juga melaut. Padahal perahu-perahu bantuan pemerintah bagi mereka cukup besar dan bagus, juga dilengkapi dengan mesin tempel.
Sejumlah nelayan yang ditemui Tim Zonautara.com di Huntap mengutarakan keinginan mereka yang besar untuk segera melaut. Karena sebagaimana sewaktu masih di Pulau Ruang, Sitaro, hasil dari melaut lebih dari cukup untuk menghidupi keluarga dan menabung. Alasan utama belum melaut bukan karena tidak mengenal kawasan perairan di Bolsel, tetapi karena para nelayan ini belum punya uang untuk beli BBM dan beli peralatan tangkap ikan yang memadai.
"Bahkan untuk makan sehari-hari pun kami sangat kesulitan. Janji pemerintah untuk memberikan dana jatah hidup selama 6 bulan pertama di sini entah menguap kemana," ujar salah satu nelayan.
Bagaimana kondisi 282 keluarga yang harus dievakuasi dari pulau Ruang pada April 2024, kemudian hidup hampir dua tahun di lokasi pengungsian dan kini berada di Huntap Modisi dengan segala persoalannya?
Nantikan liputan kami yang akan tayang pada pekan terakhir Maret 2026 di teras.id.
#terasid
#huntapmodisi
#gunungruang
...
Google Map baru saja melakukan update dengan menghadirkan sejumlah fitur yang menarik.
Beberapa peningkatan diantaranya, navigasi lebih mudah dengan fitur AI yang memungkinkan Anda merencanakan perjalanan melalui perintah suara. Peta ditampilkan dalam tampilan 3D yang mempermudah navigasi di jalur rumit dan persimpangan kota besar. Perjalanan menjadi lebih efisien berkat informasi real-time mengenai kemacetan, lokasi pengisian daya kendaraan listrik, hingga rekayasa lalu lintas terbaru.
#ggolemap
#map
#zonapedia
Google Map baru saja melakukan update dengan menghadirkan sejumlah fitur yang menarik.
Beberapa peningkatan diantaranya, navigasi lebih mudah dengan fitur AI yang memungkinkan Anda merencanakan perjalanan melalui perintah suara. Peta ditampilkan dalam tampilan 3D yang mempermudah navigasi di jalur rumit dan persimpangan kota besar. Perjalanan menjadi lebih efisien berkat informasi real-time mengenai kemacetan, lokasi pengisian daya kendaraan listrik, hingga rekayasa lalu lintas terbaru.
#ggolemap
#map
#zonapedia
...
Personel Polsek Bandar, Polres Batang, Jawa Tengah memberikar pelayanan pengawalan kepada seorang warga yang merasa khawatir saat melintasi jalan minim penerangan pada malam hari. Peristiwa ini terjadi tengah malam saat petugas sedang melaksanakan patroli rutin. Seorang wanita yang baru saja pulang kerja mendekati kendaraan patroli petugas untuk menanyakan arah.
Menyadari rute perjalanan warga tersebut menuju Pecalungan melewati area rawan dan gelap, petugas langsung mengambi tindakan preventif dengan melakukan pengawalan. Aksi ini pun menuai pujian netizen.
Sang perempuan bernama Nella (@hai.nellaa) tersebut tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih melalui komentar pada unggahan akun IG @sonnyjohnbmc yang memposting aksi polisi yang menuai simpati tersebut.
Personel Polsek Bandar, Polres Batang, Jawa Tengah memberikar pelayanan pengawalan kepada seorang warga yang merasa khawatir saat melintasi jalan minim penerangan pada malam hari. Peristiwa ini terjadi tengah malam saat petugas sedang melaksanakan patroli rutin. Seorang wanita yang baru saja pulang kerja mendekati kendaraan patroli petugas untuk menanyakan arah.
Menyadari rute perjalanan warga tersebut menuju Pecalungan melewati area rawan dan gelap, petugas langsung mengambi tindakan preventif dengan melakukan pengawalan. Aksi ini pun menuai pujian netizen.
Sang perempuan bernama Nella (@hai.nellaa) tersebut tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih melalui komentar pada unggahan akun IG @sonnyjohnbmc yang memposting aksi polisi yang menuai simpati tersebut.
...
KAMI BERSAMA ANDRIE YUNUS
Aktivis KontraS, Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis malam, 12 Maret 2026 di Jakarta. Akibat serangan itu, Andrie mengalami luka bakar serius 24% di sekujur tubuh; terutama area tangan kanan dan kiri, muka, dada dan, bagian mata.
Peristiwa ini terjadi sesaat setelah Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) tersebut melakukan rekaman podcast "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di Kantor YLBHI.
Sekitar pukul 23.37 WIB, Andrie Yunus mengendarai motor melewati Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat. Kemudian dua pria berboncengan menggunakan motor, menghampiri secara melawan arah dan, salah satunya menyiramkan air keras ke arah. Andrie berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya.
KontraS melalui pernyataan sikap mengungkapkan, tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM.
Usut tuntas, ungkap motif di balik serangan, dan tangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus!
#KamiBersamaAndrieYunus
KAMI BERSAMA ANDRIE YUNUS
Aktivis KontraS, Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis malam, 12 Maret 2026 di Jakarta. Akibat serangan itu, Andrie mengalami luka bakar serius 24% di sekujur tubuh; terutama area tangan kanan dan kiri, muka, dada dan, bagian mata.
Peristiwa ini terjadi sesaat setelah Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) tersebut melakukan rekaman podcast "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di Kantor YLBHI.
Sekitar pukul 23.37 WIB, Andrie Yunus mengendarai motor melewati Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat. Kemudian dua pria berboncengan menggunakan motor, menghampiri secara melawan arah dan, salah satunya menyiramkan air keras ke arah. Andrie berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya.
KontraS melalui pernyataan sikap mengungkapkan, tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM.
Usut tuntas, ungkap motif di balik serangan, dan tangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus!
#KamiBersamaAndrieYunus
...
Kami menemui Garry, Desta dan Boy. Tiga sekawan ini sudah sebulan belum bersekolah. Gedung SD di Kawasan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Pasca Bencana Erupsi Gunung Ruang di Modisi, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) belum bisa digunakan. Padahal dari amatan kami, gedung mewah itu sudah lengkap dengan perabotan dan peralatan belajar mengajar lainnya.
Guru mereka yang kami temui juga mengungkapkan hal yang sama. Mereka rindu masuk kelas lagi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolsel menurut mereka belum juga datang berkunjung dan memastikan kapan proses belajar mengajar bisa segera dilaksanakan.
Bagaimana kisah tiga sekawan ini dan ratusan orang lainnya harus dievakuasi dari pulau Ruang pada April 2024, kemudian hidup hampir dua tahun di lokasi pengungsian dan kini berada di Huntap Modisi dengan segala persoalannya?
Nantikan liputan kami yang akan tayang pada pekan terakhir Maret 2026 di teras.id.
#terasid
#huntapmodisi
#gunungruang
Kami menemui Garry, Desta dan Boy. Tiga sekawan ini sudah sebulan belum bersekolah. Gedung SD di Kawasan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Pasca Bencana Erupsi Gunung Ruang di Modisi, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) belum bisa digunakan. Padahal dari amatan kami, gedung mewah itu sudah lengkap dengan perabotan dan peralatan belajar mengajar lainnya.
Guru mereka yang kami temui juga mengungkapkan hal yang sama. Mereka rindu masuk kelas lagi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolsel menurut mereka belum juga datang berkunjung dan memastikan kapan proses belajar mengajar bisa segera dilaksanakan.
Bagaimana kisah tiga sekawan ini dan ratusan orang lainnya harus dievakuasi dari pulau Ruang pada April 2024, kemudian hidup hampir dua tahun di lokasi pengungsian dan kini berada di Huntap Modisi dengan segala persoalannya?
Nantikan liputan kami yang akan tayang pada pekan terakhir Maret 2026 di teras.id.
#terasid
#huntapmodisi
#gunungruang
...
Bangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana erupsi Gunung Ruang ini tampak mewah. Tapi . . . dari seharian kami mewawancarai mereka, terungkap sejumlah persoalan yang jika tidak segera ditangani dengan serius, akan berdampak ke banyak hal.
Malam ini, kami menginap di sini. Menempuh perjalanan yang lumayan ekstrim dari Kotamobagu, agar bisa melihat, mendengar serta merasakan apa yang dikeluhkan 282 kepala keluarga ini, serta menelisik janji-janji pemerintah apa saja yang belum atau tidak terealisasikan.
Nantikan laporan kami yang akan tayang pada pekan terakhir Maret 2026.
#gunungruang
#huntapmodisi
Bangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana erupsi Gunung Ruang ini tampak mewah. Tapi . . . dari seharian kami mewawancarai mereka, terungkap sejumlah persoalan yang jika tidak segera ditangani dengan serius, akan berdampak ke banyak hal.
Malam ini, kami menginap di sini. Menempuh perjalanan yang lumayan ekstrim dari Kotamobagu, agar bisa melihat, mendengar serta merasakan apa yang dikeluhkan 282 kepala keluarga ini, serta menelisik janji-janji pemerintah apa saja yang belum atau tidak terealisasikan.
Nantikan laporan kami yang akan tayang pada pekan terakhir Maret 2026.
#gunungruang
#huntapmodisi
...
Nantikan liputan khusus Zonautara.com yang mengulas relokasi warga terdampak bencana erupsi gunung ruang.
Tayang di Teras.id pada pekan terakhir Maret 2026.
#terasid
#gunungruang
Nantikan liputan khusus Zonautara.com yang mengulas relokasi warga terdampak bencana erupsi gunung ruang.
Tayang di Teras.id pada pekan terakhir Maret 2026.
#terasid
#gunungruang
...
Pagi di Kotamobagu selalu punya cara sederhana untuk membuat siapa pun berhenti sejenak. Kota kecil yang terletak di bagian selatan Provinsi Sulawesi Utara ini berada di wilayah dataran tinggi yang dikelilingi perbukitan Bolaang Mongondow. Secara geografis, Kotamobagu menjadi penghubung antara wilayah pesisir dan pegunungan di kawasan Bolaang Mongondow Raya.
Topografinya didominasi dataran bergelombang dengan latar perbukitan, membuat udara pagi terasa lebih sejuk dibanding banyak kota lain di Sulawesi Utara. Saat matahari baru muncul di balik perbukitan, kabut tipis sering masih menggantung di atas jalan dan atap rumah, menciptakan suasana tenang yang khas kota kecil.
Dengan luas wilayah sekitar 108 km² dan jumlah penduduk lebih dari 120 ribu jiwa, Kotamobagu tetap mempertahankan ritme hidup yang tidak tergesa. Mayoritas warganya berasal dari suku Mongondow, dengan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di kota ini.
Di antara kabut pagi, udara dingin, dan jalanan yang belum ramai, Kotamobagu seperti mengingatkan bahwa keindahan tidak selalu datang dari kota besar, kadang justru dari ketenangan sebuah kota kecil di kaki perbukitan.
:: Direkam apa adanya dengan handphone seadanya.
#MorningVibes #Kotamobagu
Pagi di Kotamobagu selalu punya cara sederhana untuk membuat siapa pun berhenti sejenak. Kota kecil yang terletak di bagian selatan Provinsi Sulawesi Utara ini berada di wilayah dataran tinggi yang dikelilingi perbukitan Bolaang Mongondow. Secara geografis, Kotamobagu menjadi penghubung antara wilayah pesisir dan pegunungan di kawasan Bolaang Mongondow Raya.
Topografinya didominasi dataran bergelombang dengan latar perbukitan, membuat udara pagi terasa lebih sejuk dibanding banyak kota lain di Sulawesi Utara. Saat matahari baru muncul di balik perbukitan, kabut tipis sering masih menggantung di atas jalan dan atap rumah, menciptakan suasana tenang yang khas kota kecil.
Dengan luas wilayah sekitar 108 km² dan jumlah penduduk lebih dari 120 ribu jiwa, Kotamobagu tetap mempertahankan ritme hidup yang tidak tergesa. Mayoritas warganya berasal dari suku Mongondow, dengan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di kota ini.
Di antara kabut pagi, udara dingin, dan jalanan yang belum ramai, Kotamobagu seperti mengingatkan bahwa keindahan tidak selalu datang dari kota besar, kadang justru dari ketenangan sebuah kota kecil di kaki perbukitan.
:: Direkam apa adanya dengan handphone seadanya.
#MorningVibes #Kotamobagu
...
SMA Negeri 2 Pamekasan, Jawa Timur menolak 1.022 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) As-Salman Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Senin (9/3/2026).
Penolakan dilakukan akibat adanya ikan lele mentah, bahkan ada yang masih hidup dalam menu MBG. Lele hidup, tanpa dicuci dimasukkan ke satu kotak dengan dua iris tahu dan dua iris tempe.
Paket MBG yang ditolak SMAN 2 Pamekasan itu adalah jatah siswa selama tiga hari. Mulai Senin, Selasa, hingga jatah MBG pada hari Rabu.
Kepala SMAN 2 Pamekasan, Moh Arifin mengatakan, menu MBG sengaja ditolak oleh pihak sekolah. Sebab kondisinya sudah amis. Bahkan berselang beberapa jam diprediksi akan membusuk.
"Ada dua iris tempe dan tahu. Ikan lelenya amis, mentah bahkan ada yang masih hidup dan bergerak di dalam kotak plastik," kata dia.
Dikatakan, pihak sekolah memutuskan untuk mengembalikan menu tersebut karena khawatir akan membahayakan siswa. Sebab, lele mentah akan merusak tempe dan tahu.
Selain itu, menu MBG berpotensi tidak dibawa pulang oleh siswa. Sehingga akan mencemari lingkungan sekolah. "Baunya sangat amis. Siswa pun tidak ingin menerimanya," kata dia.
Moh. Arifin menyampaikan, sekolah sudah menghubungi SPPG terkait, dan berharap ada perbaikan yang dilakukan.
Ahli Gizi SPPG As-Salman, Fikri Mutawakkil mengakui adanya penolakan menu MBG di SMAN 2 Pamekasan. Ia pun mengaku sudah meminta maaf kepada pihak sekolah.
"Kami meminta maaf. Dengan adanya penolakan ini, kami akan terus mengevaluasi diri dan terus memperbaiki," kata dia.
Fikri menjelaskan, penggunaan lele marinasi sengaja dilakukan untuk menjaga gizi siswa. Sebab, lele marinasi mentah gizinya lebih banyak dibanding lele yang dimasak dua kali.
"Lele marinasi itu tahan satu hari. Kami sudah lakukan uji coba di dapur," kata dia.
Dia pun memastikan, tidak ada satu pun lele yang masih hidup didistribusikan ke sekolah. "Saya sudah cek juga ke peternak lelenya," bantah dia.
Sumber teks: Kompas.com, berita 9 Maret 2026.
#mbg
SMA Negeri 2 Pamekasan, Jawa Timur menolak 1.022 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) As-Salman Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Senin (9/3/2026).
Penolakan dilakukan akibat adanya ikan lele mentah, bahkan ada yang masih hidup dalam menu MBG. Lele hidup, tanpa dicuci dimasukkan ke satu kotak dengan dua iris tahu dan dua iris tempe.
Paket MBG yang ditolak SMAN 2 Pamekasan itu adalah jatah siswa selama tiga hari. Mulai Senin, Selasa, hingga jatah MBG pada hari Rabu.
Kepala SMAN 2 Pamekasan, Moh Arifin mengatakan, menu MBG sengaja ditolak oleh pihak sekolah. Sebab kondisinya sudah amis. Bahkan berselang beberapa jam diprediksi akan membusuk.
"Ada dua iris tempe dan tahu. Ikan lelenya amis, mentah bahkan ada yang masih hidup dan bergerak di dalam kotak plastik," kata dia.
Dikatakan, pihak sekolah memutuskan untuk mengembalikan menu tersebut karena khawatir akan membahayakan siswa. Sebab, lele mentah akan merusak tempe dan tahu.
Selain itu, menu MBG berpotensi tidak dibawa pulang oleh siswa. Sehingga akan mencemari lingkungan sekolah. "Baunya sangat amis. Siswa pun tidak ingin menerimanya," kata dia.
Moh. Arifin menyampaikan, sekolah sudah menghubungi SPPG terkait, dan berharap ada perbaikan yang dilakukan.
Ahli Gizi SPPG As-Salman, Fikri Mutawakkil mengakui adanya penolakan menu MBG di SMAN 2 Pamekasan. Ia pun mengaku sudah meminta maaf kepada pihak sekolah.
"Kami meminta maaf. Dengan adanya penolakan ini, kami akan terus mengevaluasi diri dan terus memperbaiki," kata dia.
Fikri menjelaskan, penggunaan lele marinasi sengaja dilakukan untuk menjaga gizi siswa. Sebab, lele marinasi mentah gizinya lebih banyak dibanding lele yang dimasak dua kali.
"Lele marinasi itu tahan satu hari. Kami sudah lakukan uji coba di dapur," kata dia.
Dia pun memastikan, tidak ada satu pun lele yang masih hidup didistribusikan ke sekolah. "Saya sudah cek juga ke peternak lelenya," bantah dia.
Sumber teks: Kompas.com, berita 9 Maret 2026.
#mbg
...
Putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba, terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.
Langkah ini dapat menyebabkan eskalasi perang karena Donald Trump telah menyebut Mojtaba Khamenei sebagai pilihan yang tidak dapat diterima. Para anggota badan ulama yang bertanggung jawab memilih pemimpin tertinggi Iran mengumumkan keputusan tersebut pada hari Minggu, menyerukan kepada rakyat Iran untuk mendukungnya dan menjaga persatuan nasional.
Dalam pernyataan yang disiarkan oleh media pemerintah, majelis tersebut mengatakan bahwa Mojtaba telah dipilih melalui apa yang mereka sebut sebagai "pemungutan suara yang menentukan". Lembaga tersebut mendesak warga di seluruh negeri, “terutama para elit dan intelektual dari seminari dan universitas”, untuk menyatakan kesetiaan kepada kepemimpinan baru dan menjaga persatuan pada saat kritis bagi Iran.
Presiden AS Donald Trump mengatakan sebelumnya pada hari Minggu bahwa pemimpin tertinggi Iran berikutnya "tidak akan bertahan lama" jika Teheran tidak mendapatkan persetujuannya terlebih dahulu.
#krisisiran
#iran
Putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba, terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.
Langkah ini dapat menyebabkan eskalasi perang karena Donald Trump telah menyebut Mojtaba Khamenei sebagai pilihan yang tidak dapat diterima. Para anggota badan ulama yang bertanggung jawab memilih pemimpin tertinggi Iran mengumumkan keputusan tersebut pada hari Minggu, menyerukan kepada rakyat Iran untuk mendukungnya dan menjaga persatuan nasional.
Dalam pernyataan yang disiarkan oleh media pemerintah, majelis tersebut mengatakan bahwa Mojtaba telah dipilih melalui apa yang mereka sebut sebagai "pemungutan suara yang menentukan". Lembaga tersebut mendesak warga di seluruh negeri, “terutama para elit dan intelektual dari seminari dan universitas”, untuk menyatakan kesetiaan kepada kepemimpinan baru dan menjaga persatuan pada saat kritis bagi Iran.
Presiden AS Donald Trump mengatakan sebelumnya pada hari Minggu bahwa pemimpin tertinggi Iran berikutnya "tidak akan bertahan lama" jika Teheran tidak mendapatkan persetujuannya terlebih dahulu.
#krisisiran
#iran
...
Sign in to your account
