Agustus 2026: Ketika angka pertumbuhan dan kegelisahan publik berjalan berlawanan arah

Tiga momentum bertemu di Agustus: perayaan kemerdekaan yang kontras dengan kesulitan hidup sehari-hari; peringatan satu tahun kematian Affan Kurniawan, dan tenggat moral atas Tuntutan Rakyat 17+8 yang belum dijawab pemerintah secara berarti.

TERKINI
John Herdman Minta Maaf, Janji Bangkit di Laga Terakhir IndonesiaIndonesia dan Thailand Tegaskan Dukungan Perdamaian di MyanmarImigrasi Bali Panggil WNA AS Promosi Lahan di KintamaniBank DBS Gelar Forum untuk Bantu Nasabah KeuanganPrabowo Subianto Terima Tanda Kehormatan dari Angkatan Bersenjata ThailandHarga Minyak, Sekolah Rakyat: Rangkuman Berita Nasional 3 Agustus 2026Live Streaming Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026Golden Tulip Pontianak Sambut Ulang Tahun Ketiga dengan Promo Sunday BrunchPrabowo Diundang MPR RI untuk Sampaikan Pidato KenegaraanKementerian PU Distribusikan 8.000 Liter Air Bersih ke Halmahera TimurBos Alva Harap Insentif Motor Listrik Berjangka PanjangBGN Naikkan Status Keracunan MBG Menjadi Kejadian FatalFA Inggris Akan Tarik Dukungan untuk Presiden Fifa InfantinoSejarah Kepemilikan Spanyol atas Wilayah Ceuta dan MelillaKebijakan Kesejahteraan Pekerja, Ekspor, dan Swasembada Gula: Rangkuman Berita Nasional 3 Agustus 2026Pelawak Diding Boneng Meninggal Dunia pada Usia 76 TahunEmpat Pekerja Proyek Tewas dalam Penyerangan OPM di PapuaMenteri Agama: Kerukunan Penting bagi Pembangunan NegaraRed Velvet Segera Comeback dengan EP Baru “Velvet Summer”Trump Usulkan Pembicaraan Baru dengan Iran Dimulai SeninAgustus 2026: Ketika angka pertumbuhan dan kegelisahan publik berjalan berlawanan arahInsiden Keamanan Pangan, Tragedi Kebakaran: Rangkuman Berita Nasional 2 Agustus 2026BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Aceh dan Sumatera BaratUstaz Firdaus: Ceramah Tentang Kematian Sebelum Meninggal DuniaPesawat Wisata Jatuh di Nazca Lines, 13 TewasDua Kru Tewas Setelah Helikopter Pemadam Kebakaran Tabrakan di YunaniKebakaran Kapal, Dukungan Milenial: Rangkuman Berita Nasional 2 Agustus 2026Polandia Juara VNL 2026 Putra Setelah Tundukkan ASPanduan Lengkap Instalasi Microsoft Photos di LaptopJuru Parkir Liar di Wisata Cibodas Ditangkap Polisi
PANTAU IKLIM

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

DATA SULUT

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

KEAMANAN DIGITAL

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

INFO KAPAL

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Follow Instagram Kami
OBROLAN REDAKSI: DI BALIK LIPUTAN SATWA KUNCI SULAWESI UTARA

Apa yang terjadi ketika lebih dari seratus kamera jebak tidak merekam satu pun babirusa? Mengapa anoa dan babirusa sudah memasuki tahun keempat tanpa rencana aksi konservasi nasional yang berlaku?

Temuan-temuan itu menjadi dasar Zonautara.com menyusun seri liputan 𝐒𝐚𝐭𝐰𝐚 𝐊𝐮𝐧𝐜𝐢 𝐒𝐮𝐥𝐚𝐰𝐞𝐬𝐢 𝐔𝐭𝐚𝐫𝐚: sepuluh tulisan tentang yaki, maleo, anoa, dan babirusa.

Dalam Live Instagram Obrolan Redaksi, kami akan bercerita proses di balik seri ini: perjalanan ke lapangan selama bertahun-tahun, riset dan penelusuran data, permintaan informasi kepada lembaga terkait, hingga berbagai kesenjangan dan perbedaan keterangan yang kami temukan.

Kami juga akan membagikan gambaran tentang apa yang akan pembaca temukan dalam sepuluh tulisan tersebut, serta cerita di balik foto-foto yang hampir seluruhnya merupakan karya tim kami sendiri.

Ikuti Obrolan Redaksi di Live Instagram Zonautara.com:

🗓️ 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐬𝐚, 𝟒 𝐉𝐮𝐥𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟔
🕗 𝐏𝐮𝐤𝐮𝐥 𝟏𝟓:𝟎𝟎 𝐖𝐈𝐓𝐀
📍 𝐈𝐧𝐬𝐭𝐚𝐠𝐫𝐚𝐦 @𝐳𝐨𝐧𝐚𝐮𝐭𝐚𝐫𝐚𝐝𝐨𝐭𝐜𝐨𝐦

Mari melihat lebih dekat bagaimana sebuah liputan panjang dikerjakan, diuji, dan dipertanggungjawabkan kepada pembaca.

#ObrolanTerasTempo 
#Konservasi
#Terasid

...

18 1
Pasar Inobonto, Bolaang Mongondow terbakar, Minggu 2 Agustus 2026.

Pasar yang tepat dilintasi jalur Trans Sulawesi ini selalu ramai. Wilayah Inobonto selama ini juga dikenal sebagai daerah yang berangin kencang, apalagi saat musim kemarau seperti saat sekarang.

Hingga berit ini ditayangkan pada pukul 15:50 WITA belum diketahui penyebab kebakaran dan kerugian.

#kebakaran

...

135 0
Anoa hanya ada di pulau Sulawesi. Satwa ini hidup menyendiri, mudah agresif, dan sangat pemalu, sehingga jarang sekali terlihat manusia.

Anoa yang paling mudah kami potret justru yang lahir di balik pagar, di Anoa Breeding Centre dekat Manado, satu-satunya penangkaran anoa di Indonesia yang kini dikelola BKSDA Sulawesi Utara.

Di sanalah persoalannya terlihat jelas. Sampai Juli 2026, penangkaran itu merawat sebelas ekor anoa, terdiri atas sembilan anoa dataran rendah dan dua anoa pegunungan. Tidak ada kelahiran baru sejak Juli 2023. Yang tercatat justru sebuah keguguran pada Desember 2024, ketika usia kandungan sudah lima bulan. Anoa memang berbiak lambat, dengan masa bunting sembilan sampai sepuluh bulan dan hanya satu anak setiap siklus. Sampai kini, belum ada satu pun anoa hasil penangkaran yang dilepasliarkan ke alam.

Sementara target populasi anoa di luar habitat alaminya untuk Indonesia adalah 75 individu.

Di alam, keadaannya lebih genting. Anoa dataran rendah dan anoa pegunungan masing-masing diperkirakan tinggal kurang dari 2.500 individu dewasa, dan tidak ada satu pun kelompok yang diyakini berisi lebih dari 250 ekor dewasa. Anoa juga masih ditemukan terjerat, dan dagingnya sesekali masih dijumpai dalam pemeriksaan di jalan.

Penangkaran tetap berharga sebagai tempat penelitian, pendidikan, dan cadangan terakhir. Tetapi belasan ekor di dalam kandang tidak dirancang untuk menjadi jaring pengaman bagi populasi liar yang sedang menyusut. Penelitian genetik terbaru bahkan menunjukkan populasi anoa di pulau-pulau kecil yang terisolasi justru lebih tangguh, dan melindungi tempat berlindung alami seperti itu jauh lebih murah daripada membiakkannya di kandang.

Kisah lengkapnya ada dalam seri sepuluh tulisan tentang empat satwa kunci Sulawesi Utara, yang tayang mulai hari ini Senin 27 Juli 2026, di https://teras.id/zonautara-com

Sebagian tulisan hanya untuk pelanggan. Dukung jurnalisme independen dari daerah dengan berlangganan di https://s.id/dukungzu.

#SatwaKunciSulut
#Anoa
#Wallacea
#Konservasi
#Terasid

...

29 0
Babirusa jantan punya taring yang tumbuh menembus moncongnya sendiri, lalu melengkung ke arah dahi. Satwa seunik ini hanya ada di Sulawesi, dan sudah dilindungi penuh oleh hukum Indonesia sejak 1931, perlindungan tertua untuk satwa mana pun di pulau ini.

Foto ini kami ambil di Suaka Margasatwa Nantu, Gorontalo. Bukan di Sulawesi Utara. Itupun setelah beberapa kali ke Nantu.

Di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, pemantauan dengan kamera jebak pada 2024 dipasang di lebih dari 100 titik. Tidak satu pun babirusa terekam. Pada 2025, dari 74 titik, hanya satu individu yang tertangkap kamera. Babirusa ini menjadi salah satu yang paling kritis di antara empat satwa kunci Sulawesi Utara.

Salah satu ancaman bagi babirusa di hutan adalah jerat. Alat yang dipasang untuk babi hutan itu tidak memilih mangsa. Apa yang lewat akan menjadi korban. Sepanjang 2020 sampai 2025, petugas membongkar 2.240 jerat, dan babirusa termasuk satwa yang tersangkut. Ancaman lainnya adalah wabah demam babi afrika yang mematikan bagi babi liar. Penyakit ini tidak menular ke manusia, tetapi bagi babirusa dampaknya terlihat jelas pada kamera jebak yang nyaris kosong.

Kisah lengkapnya ada dalam seri sepuluh tulisan tentang empat satwa kunci Sulawesi Utara, tayang bertahap di https://teras.id/zonautara-com

Sebagian tulisan hanya untuk pelanggan. Dukung jurnalisme independen dari daerah dengan berlangganan di https://s.id/dukungzu.

#SatwaKunciSulut
#Babirusa
#Wallacea 
#Konservasi
#Terasid

...

22 0
Yaki, monyet hitam berjambul yang hanya hidup di ujung utara Sulawesi, tidak ada di belahan bumi mana pun yang lain. Statusnya Kritis, dan namanya masuk daftar 25 primata paling terancam di dunia.

Tidak seperti maleo, memotret yaki tidak sulit. Di Taman Wisata Alam Batu Putih, sekelompok yaki bahkan tenang saja ketika kami dekati. Mereka terbiasa dengan kehadiran para peneliti yang mengikuti dan mencatat mereka hampir setiap hari. Pun demikian dengan kehadiran wisatawan.

Justru di situ persoalannya! Peneliti yang mengawasi hanya bekerja di petak seluas sekitar 200 hektare. Untuk seluruh kawasan Tangkoko, hanya ada sembilan orang penjaga. Di dalam lingkaran yang diawasi, sebagian kelompok yaki bertahan bahkan bertambah. Di luar lingkaran itu, tidak ada yang bisa menjamin.

Tekanannya nyata. Sebagian yaki ditemukan kehilangan pergelangan tangan atau kaki karena jerat yang sebenarnya dipasang untuk babi hutan. Sepanjang 2020 sampai 2025 petugas membongkar 2.240 jerat di kawasan taman nasional, dan yaki termasuk satwa yang tersangkut. Tengkoraknya pun masih dicari untuk sebagian ornamen busana adat. Sementara hutannya terus menyempit oleh kebun dan tambang.

Tetapi ada juga yang berhasil. Program pendidikan konservasi di Tangkoko tumbuh dari empat sekolah menjadi 21 sekolah, dan evaluasi sepuluh tahun menunjukkan dampaknya bertahan pada pengetahuan serta perilaku anak-anak terhadap yaki.

Kisah lengkapnya kami tulis dalam seri sepuluh tulisan tentang empat satwa kunci Sulawesi Utara, tayang bertahap mulai Senin 27 Juli 2026 di Teras.id.

Sebagian tulisan hanya untuk pelanggan. Dukung jurnalisme independen dari daerah dengan berlangganan di s.id/dukungzu.

Foto: Ronny Adolof Buol

#SatwaKunciSulut
#Yaki 
#Wallacea 
#Konservasi
#Terasid

...

8 0
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com