Nasib anak‑anak dan kaum muda marginal di Indonesia: Rentan terdampak iklim tapi tidak menyadarinya
Pemerintah perlu mendefinisikan perubahan iklim secara lebih luas. Sementara masyarakat sipil dan aktivis perlu memperkuat kesadaran kritis kaum muda.
Semua tersedia di sini: Prediksi, Jadwal, Hasil Pertandingan, Tim, Klasemen dan Berita.
Baca liputan khusus Zonautara.com yang tayang di platform kolaboratif Teras.id, dengan dukungan Tempo, Tempo Institute dan IFPIM
Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.
Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.
Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.
Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.
Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.
Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.
Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.
Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.
Dari total luas areal sekitar 2,8 hektare, diperkirakan hanya sekitar satu hektare lahan aktif yang tersisa. Dengan rata-rata 60 hingga 80 ton sampah masuk setiap hari, kapasitas TPA Poyowa Kecil di Kotamobagu terus tergerus.
Secara kasat mata, kondisinya sudah kritis. Tim Zonautara.com yang berkunjung beberapa kali ke lokasi pada awal Juni 2026, menyaksikan tumpukan sampah yang sudah meluber melewati tanggul penahan. Tanggul TPA sendiri menjadi polemik. Pada Mei 2025, anggota Pansus DPRD yang melakukan kunjungan lapangan menemukan bahwa tanggul sepanjang sekitar 100 meter dalam kondisi bermasalah.
TPA ini dibangun pada tahun 2015, dua tahun setelah tenggat penutupan open dumping sesuai regulasi. Fasilitas ini dirancang sebagai sanitary landfill. Tapi menurut Pansus LKPJ DPRD Kotamobgu sistem tersebut tidak pernah benar-benar berfungsi.
Dari analisis dokumen hasil uji air di beberapa sungai di Kotamobagu, kuat dugaan lindi limbah dari TPA mencemari aliran sungai yang airnya digunakan warga.
TPA ini terus menerima hingga 80 ton sampah setiap hari, karena memang tidak ada tempat lain. Menutupnya tanpa menyiapkan alternatif berarti sampah seluruh kota akan menumpuk di jalan-jalan. Ini adalah definisi dari bom waktu. Bukan karena suatu saat ia akan meledak secara tiba-tiba, melainkan karena kerusakannya sudah terjadi, pelan-pelan, setiap hari, melalui rembesan lindi yang mengalir ke sungai, melalui bakteri feses yang mencemari air, melalui sampah yang terus menumpuk di atas lahan yang sudah tidak mampu menampung.
Dan seperti semua bom waktu, semakin lama dibiarkan, semakin besar kerusakannya ketika akhirnya tak bisa lagi ditampung.
Selengkapnya baca di https://s.id/sampahkota05
#terasid
#sampahkota
#kotamobagu
Dari total luas areal sekitar 2,8 hektare, diperkirakan hanya sekitar satu hektare lahan aktif yang tersisa. Dengan rata-rata 60 hingga 80 ton sampah masuk setiap hari, kapasitas TPA Poyowa Kecil di Kotamobagu terus tergerus.
Secara kasat mata, kondisinya sudah kritis. Tim Zonautara.com yang berkunjung beberapa kali ke lokasi pada awal Juni 2026, menyaksikan tumpukan sampah yang sudah meluber melewati tanggul penahan. Tanggul TPA sendiri menjadi polemik. Pada Mei 2025, anggota Pansus DPRD yang melakukan kunjungan lapangan menemukan bahwa tanggul sepanjang sekitar 100 meter dalam kondisi bermasalah.
TPA ini dibangun pada tahun 2015, dua tahun setelah tenggat penutupan open dumping sesuai regulasi. Fasilitas ini dirancang sebagai sanitary landfill. Tapi menurut Pansus LKPJ DPRD Kotamobgu sistem tersebut tidak pernah benar-benar berfungsi.
Dari analisis dokumen hasil uji air di beberapa sungai di Kotamobagu, kuat dugaan lindi limbah dari TPA mencemari aliran sungai yang airnya digunakan warga.
TPA ini terus menerima hingga 80 ton sampah setiap hari, karena memang tidak ada tempat lain. Menutupnya tanpa menyiapkan alternatif berarti sampah seluruh kota akan menumpuk di jalan-jalan. Ini adalah definisi dari bom waktu. Bukan karena suatu saat ia akan meledak secara tiba-tiba, melainkan karena kerusakannya sudah terjadi, pelan-pelan, setiap hari, melalui rembesan lindi yang mengalir ke sungai, melalui bakteri feses yang mencemari air, melalui sampah yang terus menumpuk di atas lahan yang sudah tidak mampu menampung.
Dan seperti semua bom waktu, semakin lama dibiarkan, semakin besar kerusakannya ketika akhirnya tak bisa lagi ditampung.
Selengkapnya baca di https://s.id/sampahkota05
#terasid
#sampahkota
#kotamobagu
...
Bincang Redaksi: "Kota Yang Tak Pernah Selesai Dengan Sampahnya"
(Bagian 2)
Bincang Redaksi: "Kota Yang Tak Pernah Selesai Dengan Sampahnya"
(Bagian 2)
...
Begitulah . . . 😀😀😂😂 ...
Kasiem membayar Rp 6 ribu per bulan. Sampahnya diangkut sebulan sekali, kadang lebih lama. Guntur membayar Rp 15 ribu per bulan. Sampahnya tidak diangkut selama dua minggu. Pedagang Pasar 23 Maret membayar retribusi yang tidak jelas mencakup apa. Mereka semua memenuhi kewajibannya, tetapi Pemerintah lalai.
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, pada Pasal 5, menyatakan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah bertugas menjamin terselenggaranya pengelolaan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan. Pasal 11 undang-undang yang sama menegaskan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pelayanan dalam pengelolaan sampah secara baik dan berwawasan lingkungan.
Retribusi adalah instrumen untuk mewujudkan hak itu. Ketika retribusi dipungut tetapi layanan tidak diberikan, yang terjadi bukan sekadar kelalaian administratif. Yang terjadi adalah pelanggaran kontrak sosial antara negara dan warganya. Pemerintah Daerah bisa dianggap melanggar prinsip dasar pelayanannya.
Perda Nomor 3 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Sampah yang disebut DPRD sangat sakti, pada kenyataannya hanya menjadi macan kertas. Warga di lorong-lorong dan pedagang kecil di pasar dipunggut retribusinya, namun lingkungan mereka dibiarkan tercemar dengan bau sampah, sementara sungai yang mengaliri kehidupan mereka tanpa disadari ikut tercemar.
Pemerintah Kota Kotamobagu tidak bisa terus berbangga di balik sejarah manis Piala Adipura masa lalu.
Selengkapnya baca di: https://s.id/sampahkota04
#terasid
#sampahkotamobagu
#sampah
Kasiem membayar Rp 6 ribu per bulan. Sampahnya diangkut sebulan sekali, kadang lebih lama. Guntur membayar Rp 15 ribu per bulan. Sampahnya tidak diangkut selama dua minggu. Pedagang Pasar 23 Maret membayar retribusi yang tidak jelas mencakup apa. Mereka semua memenuhi kewajibannya, tetapi Pemerintah lalai.
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, pada Pasal 5, menyatakan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah bertugas menjamin terselenggaranya pengelolaan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan. Pasal 11 undang-undang yang sama menegaskan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pelayanan dalam pengelolaan sampah secara baik dan berwawasan lingkungan.
Retribusi adalah instrumen untuk mewujudkan hak itu. Ketika retribusi dipungut tetapi layanan tidak diberikan, yang terjadi bukan sekadar kelalaian administratif. Yang terjadi adalah pelanggaran kontrak sosial antara negara dan warganya. Pemerintah Daerah bisa dianggap melanggar prinsip dasar pelayanannya.
Perda Nomor 3 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Sampah yang disebut DPRD sangat sakti, pada kenyataannya hanya menjadi macan kertas. Warga di lorong-lorong dan pedagang kecil di pasar dipunggut retribusinya, namun lingkungan mereka dibiarkan tercemar dengan bau sampah, sementara sungai yang mengaliri kehidupan mereka tanpa disadari ikut tercemar.
Pemerintah Kota Kotamobagu tidak bisa terus berbangga di balik sejarah manis Piala Adipura masa lalu.
Selengkapnya baca di: https://s.id/sampahkota04
#terasid
#sampahkotamobagu
#sampah
...
Ribuan mahasiswa masih bertahan di depan Gedung DPR RI hingga sore ini. Massa terus menyampaikan aspirasi secara bergantian dari atas mobil komando sambil menunggu respons dari pihak parlemen.
Hingga pukul 16.50 WIB, gerbang DPR masih tertutup dan belum terlihat pimpinan maupun anggota DPR yang keluar untuk menemui massa aksi. Situasi terpantau kondusif dengan aparat keamanan tetap berjaga di sekitar area demonstrasi.
Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal tuntutan mereka dan menunggu itikad DPR untuk membuka ruang dialog.
Repost dari @voxnetizens
Ribuan mahasiswa masih bertahan di depan Gedung DPR RI hingga sore ini. Massa terus menyampaikan aspirasi secara bergantian dari atas mobil komando sambil menunggu respons dari pihak parlemen.
Hingga pukul 16.50 WIB, gerbang DPR masih tertutup dan belum terlihat pimpinan maupun anggota DPR yang keluar untuk menemui massa aksi. Situasi terpantau kondusif dengan aparat keamanan tetap berjaga di sekitar area demonstrasi.
Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal tuntutan mereka dan menunggu itikad DPR untuk membuka ruang dialog.
Repost dari @voxnetizens
...
BINCANG REDAKSI | LIVE
DI BALIK 10 KALI ADIPURA KOTAMOBAGU: Sampah Kota yang Tak Pernah Selesai
Selama satu bulan penuh, Tim Zonautara.com turun ke lapangan, masuk ke TPA yang hampir penuh, menyusuri lorong-lorong permukiman, duduk bersama sopir truk yang bergaji di bawah UMP, membuka dokumen anggaran, dan mengonfrontasi pejabat, dan juga membaca data uji laboratorium.
Hasilnya: serial liputan mendalam yang mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik sepuluh Piala Adipura Kota Kotamobagu.
Beberapa fakta yang kami temukan:
— Data laboratorium terakreditasi menunjukkan pencemaran feses di sungai kota mencapai 160 kali batas aman
— TPA satu-satunya sudah mendekati kapasitas penuh, disebut "bom waktu" oleh Kepala DLH sendiri
— Retribusi dipunggut bahkan ada yang membayar setahun penuh, tapi warga di lorong-lorong menunggu truk sampah berminggu-minggu
— Petugas kebersihan bergaji Rp2 juta, tanpa kartu BPJS Ketenagakerjaan, tanpa APD memadai
— Dua Instruksi Walikota ditandatangani lalu dilupakan
Sebagian artikel sudah tayang. Sisanya sedang dalam penjadwalan. Sabtu 20 Juni 2026 Pukul 14.00 WITA , kami memperbincangkan hasil liputan ini secara terbuka melalui Live Instagram @zonautaradotcom
Sila bergabung dan berdiskusi
#terasid #Kotamobagu #LiputanMendalam #SampahKota #ObrolanTerasTempo
BINCANG REDAKSI | LIVE
DI BALIK 10 KALI ADIPURA KOTAMOBAGU: Sampah Kota yang Tak Pernah Selesai
Selama satu bulan penuh, Tim Zonautara.com turun ke lapangan, masuk ke TPA yang hampir penuh, menyusuri lorong-lorong permukiman, duduk bersama sopir truk yang bergaji di bawah UMP, membuka dokumen anggaran, dan mengonfrontasi pejabat, dan juga membaca data uji laboratorium.
Hasilnya: serial liputan mendalam yang mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik sepuluh Piala Adipura Kota Kotamobagu.
Beberapa fakta yang kami temukan:
— Data laboratorium terakreditasi menunjukkan pencemaran feses di sungai kota mencapai 160 kali batas aman
— TPA satu-satunya sudah mendekati kapasitas penuh, disebut "bom waktu" oleh Kepala DLH sendiri
— Retribusi dipunggut bahkan ada yang membayar setahun penuh, tapi warga di lorong-lorong menunggu truk sampah berminggu-minggu
— Petugas kebersihan bergaji Rp2 juta, tanpa kartu BPJS Ketenagakerjaan, tanpa APD memadai
— Dua Instruksi Walikota ditandatangani lalu dilupakan
Sebagian artikel sudah tayang. Sisanya sedang dalam penjadwalan. Sabtu 20 Juni 2026 Pukul 14.00 WITA , kami memperbincangkan hasil liputan ini secara terbuka melalui Live Instagram @zonautaradotcom
Sila bergabung dan berdiskusi
#terasid #Kotamobagu #LiputanMendalam #SampahKota #ObrolanTerasTempo
...
Kejati Sulut Tahan Mantan Kadis ESDM Pemprov Terkait Kasus Korupsi
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Sulut) menahan mantan Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut tahun 2019, Bart Adrianus Tinungki, Kamis (18/6/2026) malam.
Adrianus keluar dari gedung Kejati Sulut mengenakan rompi merah muda dan dikawal oleh Tim Pidana Khusus Kejati Sulut. Ia ditahan terkait kasus korupsi pengelolaan tambang PT HWR di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara pada tahun 2013-2025.
Dalam kasus ini, ia diduga menerima uang dari PT HWR untuk mempermudah pengelolaan tambang selama periode tersebut. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 45 miliar.
"Selain itu, ada kerugian lingkungan," Asisten Pidana Khusus Kejati Sulut, Zein Mungaran.
Laporan: @tonnyrarung
Kejati Sulut Tahan Mantan Kadis ESDM Pemprov Terkait Kasus Korupsi
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Sulut) menahan mantan Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut tahun 2019, Bart Adrianus Tinungki, Kamis (18/6/2026) malam.
Adrianus keluar dari gedung Kejati Sulut mengenakan rompi merah muda dan dikawal oleh Tim Pidana Khusus Kejati Sulut. Ia ditahan terkait kasus korupsi pengelolaan tambang PT HWR di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara pada tahun 2013-2025.
Dalam kasus ini, ia diduga menerima uang dari PT HWR untuk mempermudah pengelolaan tambang selama periode tersebut. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 45 miliar.
"Selain itu, ada kerugian lingkungan," Asisten Pidana Khusus Kejati Sulut, Zein Mungaran.
Laporan: @tonnyrarung
...
Kepolisian menghadang aksi Aliansi Perempuan Indonesia (API) agar tidak mencapai Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta.
Penghadangan mengakibatkan ketegangan dan aksi saling dorong. Aksi API pada kamis (18/6) menuntut @prabowo turunkan harga kebutuhan, ciptakan lapangan kerja, dan tolak MBG.
Repost dari @progresip_
#demo
Kepolisian menghadang aksi Aliansi Perempuan Indonesia (API) agar tidak mencapai Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta.
Penghadangan mengakibatkan ketegangan dan aksi saling dorong. Aksi API pada kamis (18/6) menuntut @prabowo turunkan harga kebutuhan, ciptakan lapangan kerja, dan tolak MBG.
Repost dari @progresip_
#demo
...
Hari Selasa, 16 Juni 2026, pukul 10.27.45 WIB wilayah Palu, Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,03° LS ; 120,24° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 42 km tenggara Palu, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun.
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap) dan hasil observasi instrumentasi, gempa bumi ini dirasakan dengan:
1. skala intensitas VI-VII MMI di Palu
2. skala intensitas V-VI MMI di Sigi
3. skala intensitas III MMI di Polewalimandar, Mamasa, Mamuju, Pasang Kayu
4. skala intensitas II-III MMI di Pinrang, Pare-Pare, Pohuwatu, Boalemo, Kab. Gorontalo Utara, Kab. Gorontalo, Luwu Utara
Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 11.20.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 9 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M5,1.
BMKG akan terus memonitor perkembangan aktivitas gempa bumi susulan, dampak gempa bumi ini, serta segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah.
Hari Selasa, 16 Juni 2026, pukul 10.27.45 WIB wilayah Palu, Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,03° LS ; 120,24° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 42 km tenggara Palu, Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun.
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap) dan hasil observasi instrumentasi, gempa bumi ini dirasakan dengan:
1. skala intensitas VI-VII MMI di Palu
2. skala intensitas V-VI MMI di Sigi
3. skala intensitas III MMI di Polewalimandar, Mamasa, Mamuju, Pasang Kayu
4. skala intensitas II-III MMI di Pinrang, Pare-Pare, Pohuwatu, Boalemo, Kab. Gorontalo Utara, Kab. Gorontalo, Luwu Utara
Hingga saat ini sudah ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 11.20.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 9 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M5,1.
BMKG akan terus memonitor perkembangan aktivitas gempa bumi susulan, dampak gempa bumi ini, serta segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah.
...
Antrian kendaraan yang sangat panjang di ruas jalan Kaiya - Kotamobagu, karena ada penguatan dan penggantian jembatan bailey di Muntoi.
Antrian kendaraan yang sangat panjang di ruas jalan Kaiya - Kotamobagu, karena ada penguatan dan penggantian jembatan bailey di Muntoi. ...
Kalian Tim yang mana di Piala Dunia kali ini?
Kalian Tim yang mana di Piala Dunia kali ini? ...
Beberapa cctv di sekitar lokasi aksi unjuk rasa di Jakarta tiba tiba tidak berfungsi.
Beberapa cctv di sekitar lokasi aksi unjuk rasa di Jakarta tiba tiba tidak berfungsi. ...
