TERKINI
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Toilet Rest Area Tol Terpeka OKI•Studi: Kucing dengan Pakan Vegan Cenderung Kurang Kelebihan Berat Badan•Ibas Dukung UMKM Batik Kendal Tingkatkan Kelas, Budaya Lokal Dijaga•Polisi Selidiki Motif Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun•Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Bahlil: Tak Langgar Kontrak•Transformasi Tingkatkan Laba BUMN 18,4 Persen•Bagaimana Lula Berhasil Mengalahkan Putra Mantan Presiden•Gempa M4.9 Guncang Mbay, Nagekeo•Kebakaran Hutan, IHSG, dan Olahraga: Rangkuman Berita Nasional 26 Oktober 2026•Catatan perjalanan ke LMS 2026 (1): Hanya dua jam tidur menuju Jakarta•Harga emas hari ini, 26 Oktober 2026•Hasil El Clasico Barca vs Madrid: Kemenangan Real Madrid di Camp Nou•Mbappe Sumbang Dua Gol, Real Madrid Kalahkan Barcelona di El Clasico•Anggota DPR Dukung Kapolri Ungkap Kasus Narkoba di Sumut dan Aceh•Sultan Najamudin Dorong Pembinaan Sepak Bola Usia Dini•Tentara Ukraina Diselamatkan Drone Setelah 491 Hari•Indonesia Sabet Dua Gelar di Indonesia Masters 2026•Dua Pria Tewas akibat Pohon Tumbang saat Badai Boelo Melanda Inggris•Indonesia Masters dan Polemik Ijazah Gibran: Rangkuman Berita Nasional 25 Oktober 2026•WN Cina Mengamuk di Tabanan, Dipindah ke Rudenim Denpasar•Elektabilitas Partai Golkar Naik 13 Persen, Gen Z Jadi Kunci Sukses•Prabowo Bahas P3MD dan Pembangunan Kampus Bersama Gubernur URI•Polisi Sterilisasi Lokasi Ledakan Besi Tua di Belitung•Gelombang Kerusuhan di Eropa: Penjarahan dan Kebakaran Terjadi•Adam Alis Bawa Persib Raih Kemenangan 2-1 atas Garudayaksa•Elon Musk Batasi Layanan Starlink di Ukraina•MIS Alkhairaat Mogolaing dan MTsN 2 Kotamobagu juara umum Znergy Student Cup 2026•Gempa M4.7 Guncang Kab. Aceh Tamiang•Gempa M4.7 Guncang Kab. Aceh Tamiang•Harga emas hari ini, 25 Oktober 2026•
PANTAU IKLIM

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

DATA SULUT

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

KEAMANAN DIGITAL

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

INFO KAPAL

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Follow Instagram Kami
Di era digital saat ini, menguasai jurnalistik saja nyatanya tak cukup bagi media. Dalam Local Media Summit di Manhattan Hotel Jakarta, Kamis (22/10/2026), Inisiator Pantau Iklim (@pantauiklim ) yang juga sekaligus Pemred ZonaUtara, Ronny Buol (@ronnybuol ), menyoroti pentingnya penguasaan teknologi bagi para pelaku media di tengah perubahan lanskap industri digital.

Menurutnya, kemampuan jurnalistik tetap menjadi fondasi utama. Namun, media juga perlu memahami cara kerja algoritma, mengenali kebutuhan pasar, serta menguasai teknologi yang kini menjadi jalur utama distribusi konten kepada audiens.

Lantaran, sebagus apapun konten yang diproduksi, media tetap perlu memahami bagaimana teknologi bekerja. Hal ini agar informasi bisa menjangkau audiens secara efektif.

#LocalMediaSummit2026
#Media
#Jurnalistik
#Teknologi

...

81 18
Api Melalap Rumah, Warga Hanya Bisa Terdiam

Kebakaran lahan merembet ke permukiman warga di Kompleks Persada Permai Baru 2, Handil Bakti, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Seorang pria terdiam menyaksikan rumah dilalap api. Angin kencang mempercepat penyebaran kobaran, sementara minimnya sumber air menyulitkan petugas dan relawan melakukan pemadaman.

Ketika karhutla merambah permukiman, bukan hanya lahan yang terbakar, tetapi juga tempat warga menggantungkan hidup.

#Karhutla #KalimantanSelatan #BaritoKuala #Kebakaran

...

262 4
MENAMPUNG 16 JUTA METER KUBIK AIR, TAPI TIDAK SEMUA SAWAH DAPAT AIR. BAGAIMANA BISA?

Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, memiliki kapasitas tampung sekitar 16,23 juta meter kubik air. Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai sekitar Rp2,02 triliun ini diresmikan pada Februari 2024.

Namun, besarnya kapasitas bendungan belum berarti seluruh manfaat irigasi yang direncanakan telah sampai kepada petani.

Dari target layanan 2.214 hektare, baru 908 hektare daerah irigasi eksisting yang telah memperoleh pasokan air. Sementara jaringan pengembangan untuk 1.306 hektare lainnya belum dibangun.

Di tengah kemarau panjang 2026, perbedaan itu semakin terasa. Sebagian petani masih bisa mengolah sawah karena mendapat air irigasi. Di desa lainnya, petani kesulitan air, lahan mengering, dan kegiatan pertanian terganggu.

Mengapa bendungan sebesar ini belum dapat melayani seluruh sawah yang direncanakan? Apa yang menghambat pembangunan jaringan irigasi? Siapa yang bertanggung jawab menyelesaikannya?

Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, Zonautara.com menghadirkan 10 laporan jurnalistik tentang PSN di Sulawesi Utara.

Kami menelusuri manfaat yang telah dirasakan masyarakat, pekerjaan yang belum selesai, serta persoalan di balik pembangunan infrastruktur bernilai triliunan rupiah.

MULAI TAYANG SENIN, 19 OKTOBER 2026 di TERAS.id

Dukung jurnalisme independen Zonautara.com dan ikuti seluruh rangkaian liputan ini.

Cukup Rp17.500 untuk berlangganan dan mengakses 10 laporan.

🔗 s.id/dukungzu 
🎟️ Kode voucher: "TerasZU"

Karena keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari besarnya anggaran atau kapasitas infrastruktur. Yang lebih penting, seberapa jauh manfaatnya sampai kepada masyarakat.

#2TahunPrabowoGibran
#TerasID
#PSN
#BendunganLolak

...

21 0
RP2 TRILIUN, TAPI BELUM SELURUH SAWAH DAPAT AIR.

Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, telah diresmikan sejak Februari 2024. Pembangunannya menelan anggaran sekitar Rp2,02 triliun.

Namun, ada pekerjaan yang belum selesai.

Dari target layanan irigasi 2.214 hektare, baru 908 hektare yang telah memperoleh air. Itupun pada irigasi existing yang sudah ada puluhan tahun lalu. Jaringan pengembangan untuk 1.306 hektare lainnya belum dibangun.

Di tengah kemarau panjang 2026, sebagian petani masih bisa mengolah sawah berkat irigasi. Sementara petani di wilayah lain menghadapi kesulitan air.

Mengapa jaringan irigasi itu belum terbangun? Apa yang menghambatnya? Siapa yang bertanggung jawab memastikan manfaat bendungan sampai kepada petani?

Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, Zonautara.com berkolaborasi dengan TEMPO dan Teras.id menghadirkan 10 laporan tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi Utara.

Kami menelusuri apa yang sudah dibangun, manfaat yang benar-benar dirasakan warga, serta persoalan yang masih menyertai proyek-proyek bernilai besar tersebut.

Mulai tayang 19 Oktober 2026.

Dukung jurnalisme independen yang diusung Zonautara.com dan baca seluruh rangkaian liputan ini dengan berlangganan melalui: s.id/dukungzu

Biaya berlangganan hanya Rp17.500 untuk akses 10 laporan mendalam. Gunakan voucher "TerasZU"

Karena keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari besarnya anggaran dan megahnya infrastruktur. Yang juga penting adalah manfaatnya bagi masyarakat.

#2TahunPrabowoGibran
#TerasID
#PSN
#BendunganLolak

...

36 0
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com