TERKINI
PDIP Desak Penegakan Hukum Tegas bagi Korporasi Pembakar HutanKantor Pemkot Pattani Diserang, Dilempar Bom dan DibakarPolri Salurkan Bantuan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla12 Orang Ditangkap dalam Kasus Kecelakaan Maut A66BREAKING: Gempa M6.2 Guncang MALUKUBRTDAYABREAKING: Gempa M6.2 Guncang MALUKUBRTDAYABREAKING: Gempa M6.2 Guncang MALUKUBRTDAYABREAKING: Gempa M6.2 Guncang MALUKUBRTDAYAGusdurian Kotamobagu soroti masalah sampah dari hulu ke hilir lewat nobar Pulau PlastikPemprov Sulut godok Ranperda CSR: Izin usaha perusahaan nakal bisa dicabutWarga Mentawai Disidang karena Diduga Menyediakan Jasa Internet Ilegal7 Aplikasi Lowongan Kerja Populer untuk Pengguna AndroidTNI Kerahkan 3 Batalyon Untuk Atasi Karhutla di Kalbar335 Konsesi Hutan Sumatra dan Kalimantan Terbakar, 85.000 Ha HangusBNPB Gunakan 4 Helikopter Water Bombing untuk Karhutla di KalselMengapa Motor Susah Distarter? Ini Faktor Penyebab UmumnyaMenteri Inggris Desak Media Sosial Hapus Video Berkendara BerbahayaNovrieta Tampie sebut digitalisasi sekolah tak harus tunggu fasilitas lengkapBitung catat 70 kasus kebakaran lahan hingga Agustus 2026Perkuat ketertiban dan bencana dari desa, Kejati Sulut bentuk AslinmasResmikan gedung PTSP dan Gereja Imanuel, Kajati Sulut jamin laporan warga ditindaklanjuti 1×24 jamGempa M5.6 Guncang MALUKUTENGAHKombinasi El Nino dan monsun Australia pemicu kekeringan ekstrem di SulutPrabowo & Inovasi Karhutla, Keamanan Jakarta: Rangkuman Berita Nasional 24 Agustus 2026Harga emas hari ini, 24 Agustus 2026Kebijakan Pembatasan Akses Perbankan bagi Perusahaan Pelanggar HAM Menimbulkan KontroversiEfek Tidur Siang Setiap Hari bagi KesehatanPrabowo Subianto Tinjau Karhutla Pekanbaru Disambut Kabut AsapPrabowo Gelar Rapat Penanganan Karhutla di RiauPrabowo Pimpin Rapat Penanganan Karhutla di Pekanbaru
PANTAU IKLIM

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

DATA SULUT

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

KEAMANAN DIGITAL

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

INFO KAPAL

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Platform laporan warga, kerugian ekonomi petani & nelayan, dan data ilmiah terbuka tentang dampak iklim di Sulut.

Akses ribuan data tentang Sulawesi Utara yang terstruktur dan interaktif melalui platform yang dikembangkan Zonautara.com berbasis peta.

Pelajari keamanan siber dari nol hingga mahir. Ratusan artikel, modul interaktif, dan direktori tools terlengkap.

Temukan jadwal dan rute kapal Pelni dalam peta interaktif sesuai pelabuhan tujuan semua pelabuhan di Indonesia. Diupdate setiap bulan.

Follow Instagram Kami
Jarak itu terasa semakin ironis ketika diletakkan bersebelahan dengan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus, tepat ketika saya sedang menyaksikan kekeringan dan kebakaran lahan di Bolaang Mongondow.

Di depan MPR, DPR dan DPD, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dan menegaskan bahwa keadaan pangan nasional aman serta pemerintah yakin mampu menghadapi El Niño tahun ini. Pada pidato yang sama Presiden juga mengatakan sesuatu yang menurut saya jauh lebih penting daripada seluruh angka produksi pangan yang disampaikan hari itu: kemerdekaan adalah apa yang dapat dirasakan oleh rakyat.

Kalimat itu sebaiknya tidak diperlakukan sekadar sebagai bagian yang bagus untuk dipotong menjadi konten media sosial Istana.

Bawalah kalimat tersebut ke Babo dan tanyakan kepada petani yang harus menyewa ekskavator untuk mendapatkan air. Bawalah ke Diat, tempat puluhan hektare sawah gagal ditanami. Bawalah ke Langagon, ke Inobonto, ke Tambun, atau ke peternak yang harus mencari air dari tempat lain supaya sapinya dapat minum.

Dengan ukuran yang dibuat Presiden sendiri, bahwa kemerdekaan harus dapat dirasakan rakyat, kita mempunyai alasan yang sangat sah untuk bertanya seberapa jauh kemerdekaan itu telah sampai ke sini.

Swasembada pangan nasional adalah pencapaian yang patut dihargai. Menurunkan harga pupuk, memperbesar ketersediaannya, membangun infrastruktur, menyediakan pompa dan meningkatkan produksi tentu bukan hal kecil.

Tetapi keberhasilan makro tidak boleh membuat kita lupa bahwa ketahanan pangan sebenarnya berlangsung di jutaan petak lahan yang masing-masing mempunyai persoalan air, tanah dan risiko berbeda. Negara boleh memiliki stok beras yang aman sementara satu keluarga petani kehilangan seluruh modalnya.

Produksi jagung nasional dapat meningkat sementara satu hamparan jagung di Inobonto mati. Tidak ada kontradiksi statistik di sana; yang ada adalah perbedaan antara melihat pangan sebagai angka produksi dan melihat pangan sebagai kehidupan orang yang memproduksinya.

Selengkapnya baca di sini: https://zonautara.com/2026/08/17/merdeka-tetapi-petani-masih-membeli-air/

...

217 0
Kebakaran terjadi di Buyat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Minggu 16 Agustus 2026.

Belum ada loporan soal korban. kerugian dan penyebab kebakaran. Saat ini api sudah berhasil diatasi.

#kebakaran

...

1 0
Kami menemui para petani di beberapa sentra pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow. Salah satunya di Babo, Kecamatan Sangtombolang ini. 

Kami berbicara dengan mereka, melihat dan mendengar bagaimana mereka menghadapi kemarau ekstrem tahun ini. Satu hal yang pasti, para petani mengalami kesulitan.

Selain di Bolaang Mongondow, kami juga mendatangi pulau Siau di Sitaro melihat petani pala dan kondisi pulau yang kering. Di Bitung kami berbicara dengan nelayan penangkap tuna yang menghadapi gelombang besar dan ikan yang semakin menjauh. Di Bolaang Mongondow Selatan kami ingin melihat masyarakat pesisir di Teluk Tomini dan di Kotamobagu kami ingin  memotret masyarakat urban menghadapi tahun-tahun yang semakin panas.

Seri Liputan Mendalam Dampak Krisis Iklim Bagi Kelompok Rentan di Sulawesi Utara ini, akan tayang akhir Agustus 2026 di teras.id/zonautara.com.

#krisisiklim
#keadilaniklim
#elnino
#terasid

...

362 1
Kebakaran kembali terjadi di perbukitan di Kaiya, Inobonto, Bolaang Mongondow, Sabtu malam (15/8/2026)

#karhutla 
#kemarau

...

593 0
Kebakaran lahan terjadi puluhan titik di Bolaang Mongondow. Sepanjang amatan Tim Zonautara.com yang berkeliling, setidaknya lebih dari 20 titik sedang terbakar.

Petugas gabungan berupaya menangani kebakaran di beberapa titik.

#karhutla
#kemarau
#elnino

...

196 0
🚨 UPDATE UPAYA EVAKUASI 🚨

Gempa NTT – per pukul ±11.00 WITA (15 Agustus 2026)
Pelabuhan Laurentius Say (Maumere)

Tim SAR Gabungan (Kantor SAR Maumere + Basarnas) telah berhasil mengevakuasi 3 korban dari reruntuhan ruang tunggu:
1 orang meninggal dunia (Meliana Nenong, 54 tahun)
2 orang luka-luka

Semua korban sudah dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere.
Ruang tunggu dinyatakan nihil (tidak ada lagi korban di lokasi).

Tim SAR Gabungan saat ini sedang bergerak ke Kabupaten Nagekeo (pusat dampak) dan lokasi lain yang terdampak untuk memperluas penyisiran & evakuasi.

Polisi (Polda NTT) membantu proses pendataan dan evakuasi di wilayah Flores.
BPBD + TNI + Polri + Basarnas tetap berkoordinasi di lapangan.

Evakuasi Warga

Di Nagekeo: sekitar 2.000 orang melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih tinggi saat peringatan tsunami aktif.
Warga pesisir Sikka, Maumere, dan wilayah utara Flores sempat dievakuasi ke dataran tinggi.
Peringatan dini tsunami sudah berakhir, tetapi warga tetap diimbau waspada gempa susulan dan tidak memasuki bangunan yang rusak.

Pendataan korban masih terus berlangsung dilakukan otoritas.

Tetap pantau informasi resmi dari Basarnas, BPBD, dan BNPB.

#UpdateGempaNTT #Maumere #PelabuhanLorensSay #Sikka #GempaFlores #InfoBMKG

...

16 0
Berikut status terkini (Pkl 09.30 WIB) berdasarkan laporan terakhir dari SAR Maumere, Basarnas, BNPB, dan BMKG:
Pelabuhan Laurentius Say (Lorens Say) Maumere, NTT pasca gempa 7,7 pada Sabtu 15/8/2026

Ruang tunggu roboh.
Korban yang dikonfirmasi SAR:
1 orang meninggal dunia (Meliana Nenong, 54 tahun)
2 orang luka-luka

Semua sudah dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere.
Tim SAR sedang bergerak ke lokasi terdampak lain (termasuk Nagekeo).

Catatan: BNPB sempat melaporkan 2 orang meninggal (1 laki-laki & 1 perempuan) di Pelabuhan El Say/Sikka. Data ini masih dalam proses verifikasi.

Peringatan dini tsunami sudah dicabut (berakhir sekitar pukul 07.30 WIB).
Gempa susulan masih terjadi (tercatat puluhan kali, terbesar sekitar M 6,2).
Kerusakan bangunan masih dalam pendataan (Labuan Bajo, Ruteng, Maumere, dll).
Belum ada laporan lonjakan korban atau kerusakan baru yang signifikan di Sikka setelah pagi tadi.

#UpdateGempaNTT #Maumere #PelabuhanLorensSay #Sikka #GempaFlores #InfoBMKG

...

19 0
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com