Follow Instagram Kami
Segenap jajaran tim Zonautara.com, mengucapkan Minal aidin wal faizin, taqabbalallahu minna wa minkum.

Di hari yang fitri ini, semoga kita kembali pada kesederhanaan: merawat alam, menjaga ciptaan, dan meneguhkan iman sebagai bentuk kemenangan sejati.

🙏🙏🙏

...

2 0
Umat muslim Muhammadiyah telah menggelar shalat Idul Fitri 1447 H pada Jumat 20 Maret 2026. Di Kotamobagu, shalat Ied dipusatkan di halaman SMK Muhammadiyah, Gogagoman.

#idulfitri
#lebaran

...

1 0
Pemerintah Kepulauan Sitaro merespons pemberitaan tentang paradoks Pala Siau sebagai komoditas unggulan berkualitas dunia tetapi belum mampu mensejahterakan petani. Liputan khusus yang dilakukan Zonautara.com itu mengungkap sejumlah fakta bahwa meski Pala Siau telah diakui sebagai yang terbaik di dunia dan telah mendapat sertifikat Indikasi Geografis sebagai jaminan mutu yang khas, namun ada banyak persoalan yang perlu dibenahi oleh Pemkab Sitaro agar komoditas hasil bumi ini selain memberi jaminan kesejahteraan bagi masyarakat, juga menjadi kebanggaan bagi Sitaro.

Bupati Kepulauan Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit mengakui memang ada kondisi di mana petani pala menghadapi tekanan harga. Sementara, di sisi lain pemerintah daerah juga belum menikmati kontribusi yang signifikan dalam bentuk pendapatan asli daerah dari sektor ini. 

Selengkapnya baca di: https://s.id/palasiau08

#terasid
#palasiau

...

5 0
“Mau bagaimana lagi, meski di sana ada rumah dan kebun kami, tapi kami tidak bisa lagi menghuni kampung itu. Semua tinggal kenangan yang tidak bisa kami lupakan,” ujar opa Yacob yang kini berusia 78 ini saat kami ditemui di Kawasan Hunian Tetap Relokasi Pasca Bencana Erupsi Gunung Ruang di Modisi.

Ia mengingat betul bagaimana kejadian pada April 2024, ketika Gunung api yang menjadi latar belajang rumah mereka di Pulau Ruang itu menunjukkan kekuatannya melalui letusan besar yang mengguncang wilayah kepulauan di utara Sulawesi. Saat itu dentuman erupsi terdengar hingga belasan kilometer. Kolom abu tebal membumbung tinggi ke langit, sementara material vulkanik dimuntahkan dari perut gunung. Warga yang bermukim di dua kampung di Pulau Ruang harus meninggalkan rumah mereka dalam waktu singkat dan dievakuasi menuju Pulau Tagulandang hingga ke Kota Bitung di daratan Sulawesi Utara untuk menghindari ancaman bahaya. Peristiwa tersebut kemudian tercatat sebagai salah satu erupsi terbesar gunung berapi di Indonesia dalam setengah abad terakhir

Dua tahun berlalu kondisi Pulau Ruang perlahan berubah. Aktivitas gunung kini kembali berada pada status normal, dan suasana di pulau kecil itu mulai tenang. Dari kejauhan, puncak gunung tampak menjulang dengan lereng yang sebagian masih memperlihatkan bekas aliran material vulkanik. Namun Opa Yacob tak bisa lagi tinggal di Pumpente, kampung tempat ia dan keluarganya selama ini menjalani kehidupan.

Opa Jacob bersama 800 lebih jiwa warga Pulau Ruang kini sudah mendapat rumah di Modisi, Bolaang Mongondow Selatan. Bahkan mereka juga sudah bukan lagi warga Kabupaten Kepulauan Sitaro, karena pemerintah telah memindahkan mereka secara permanen. Tapi di hunian tetap yang dibangun modern itu, nestapa baru harus mereka hadapi.

Bagaimana kisah Opa Jacob dan para penyintas bencana erupsi Gunung Ruang menjalani hari? Ikuti Laporan Mendalam Zonautara.com, yang akan tayang mulai 23 Maret 2026 di Teras.id.

#terasid
#gunungruang
#huntapmodisi

...

6 0
Berdasarkan sebaran per pulau, penduduk Indonesia hingga saat ini masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Dengan luas hanya sekitar 7 persen dari total wilayah
Indonesia, Pulau Jawa ditempati oleh 151,6 juta jiwa atau 56,9% penduduk Indonesia.

#data 
#penduduk

...

0 0
🌙 PROMO IFTAR PALING DICARI DI KAI MEYA 🌙

Masih bingung buka puasa di mana?
Ini yang lagi banyak di-reserve sekarang 👇

🔥 FREE TAKJIL di setiap pembelian menu
🔥 Menu spesial dengan rasa premium & plating eksklusif
🔥 Suasana cozy + view yang bikin momen makin berkesan

Mulai dari 59K aja kamu sudah bisa nikmati pengalaman Iftar yang beda ✨

🍽 Best Seller:
* Tuna Gohu – 59K
* Salmon Kuah Kelapa – 165K
* Sate Bakar Rica – 115K

🥤 Favorite Drinks:
* Red Room
* Matcha Citrus

⚠️ Slot buka puasa TERBATAS & cepat penuh setiap hari
(terutama weekend)

📞 Reserve sekarang juga: +62 811 4300 039
Atau DM ke @kai.meya 

Jangan sampai kehabisan tempat — biasanya SOLD OUT sebelum jam berbuka.

...

1 1
Keberanian si anak yang luar biasa.
Lokasi: tidak diketahui.

#berani

...

23 0
Pada Kamis malam tanggal 12 Maret 2026, Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Salemba, Jakarta. Sekitar 24% dari tubuhnya mengalami luka bakar.

Andrie sudah lebih dari 10 tahun mengawal isu pelanggaran HAM berat dan kemunduran reformasi Indonesia, termasuk revisi UU TNI yang memperluas jabatan sipil bagi militer. Ia bekerja di jalanan hingga ruang sidang sebagai pengacara publik.

Kasus yang menimpa Andrie menunjukkan kerentanan bagi mereka yang secara aktif memperjuangkan HAM (human rights defenders). Per 2025, Amnesty International Indonesia mencatat ada 285 serangan terhadap pembela HAM.

Percobaan pembunuhan terhadap Andrie memperlihatkan bahwa ruang sipil di Indonesia tidak lagi sekadar menyempit, tetapi menjadi arena berbahaya bagi pembela HAM.

Selengkapnya baca di: https://zonautara.com/2026/03/16/teror-aktivis-ham-kian-ganas-dan-meluas-inikah-saatnya-pbb-lebih-serius-memantau-indonesia/

#pembelaham

...

267 0
Sebuah kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang melayani rute Bitung-Ternate dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan antara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (15/3). 

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, kapal KM Gandha Nusantara 17 tersebut berangkat dari Bitung menuju Ternate pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 22.00 WIT. Namun dalam perjalanan, tepatnya pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT, kapal mengalami kerusakan mesin saat berada di perairan Maluku Utara.

Setelah kerusakan terjadi, kru kapal berupaya melakukan perbaikan secara mandiri. Namun hingga beberapa jam kemudian, upaya tersebut belum berhasil memperbaiki kerusakan pada mesin kapal. Kapten kapal kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak PELNI. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Basarnas Ternate untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan.

"Pada pukul 12.15 WIT, Tim Rescue Kansar Ternate bersama unsur yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata untuk melakukan proses evakuasi," ujar Ferdinando.

Kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian sempat berupaya melakukan penarikan terhadap kapal yang mengalami kerusakan. Namun upaya tersebut mengalami kendala akibat kondisi cuaca di perairan yang cukup ekstrem.
Tinggi gelombang di sekitar lokasi mencapai sekitar 2,5 hingga 3 meter sehingga menyulitkan proses penarikan kapal. Selain itu, kapal yang mengalami kerusakan juga dilaporkan mengalami kemiringan sekitar 20 derajat.

Hingga saat ini kondisi kru kapal dilaporkan masih dalam pemantauan, sementara proses evakuasi terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang yang berada di kapal saat kejadian. Seluruhnya masih dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan.

#kapalrusak

...

92 0
Sudah sebulan para nelayan di Kawasan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Pasca Bencana Erupsi Gunung Ruang di Modisi, Bolsel belum juga melaut. Padahal perahu-perahu bantuan pemerintah bagi mereka cukup besar dan bagus, juga dilengkapi dengan mesin tempel.

Sejumlah nelayan yang ditemui Tim Zonautara.com di Huntap mengutarakan keinginan mereka yang besar untuk segera melaut. Karena sebagaimana sewaktu masih di Pulau Ruang, Sitaro, hasil dari melaut lebih dari cukup untuk menghidupi keluarga dan menabung. Alasan utama belum melaut bukan karena tidak mengenal kawasan perairan di Bolsel, tetapi karena para nelayan ini belum punya uang untuk beli BBM dan beli peralatan tangkap ikan yang memadai.

"Bahkan untuk makan sehari-hari pun kami sangat kesulitan. Janji pemerintah untuk memberikan dana jatah hidup selama 6 bulan pertama di sini entah menguap kemana," ujar salah satu nelayan.

Bagaimana kondisi 282 keluarga yang harus dievakuasi dari pulau Ruang pada April 2024, kemudian hidup hampir dua tahun di lokasi pengungsian dan kini berada di Huntap Modisi dengan segala persoalannya?

Nantikan liputan kami yang akan tayang pada pekan terakhir Maret 2026 di teras.id.

#terasid
#huntapmodisi
#gunungruang

...

14 0
Personel Polsek Bandar, Polres Batang, Jawa Tengah memberikar pelayanan pengawalan kepada seorang warga yang merasa khawatir saat melintasi jalan minim penerangan pada malam hari. Peristiwa ini terjadi tengah malam saat petugas sedang melaksanakan patroli rutin. Seorang wanita yang baru saja pulang kerja mendekati kendaraan patroli petugas untuk menanyakan arah.

Menyadari rute perjalanan warga tersebut menuju Pecalungan melewati area rawan dan gelap, petugas langsung mengambi tindakan preventif dengan melakukan pengawalan. Aksi ini pun menuai pujian netizen.

Sang perempuan bernama Nella (@hai.nellaa) tersebut tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih melalui komentar pada unggahan akun IG @sonnyjohnbmc yang memposting aksi polisi yang menuai simpati tersebut.

...

21 2

Ingin berkontribusi?

Kami menerima sumbangan tulisan berupa artikel, opini, tulisan ilmiah, paper, maupun informasi dan data lainnya. Klik untuk submit tulisan anda!
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com