Connect with us

ZONA DAERAH

Mantan Kadis Pendidikan Minahasa dijeblos ke jeruji besi

Published

on

MINAHASA, ZONAUTARA.comKejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa mengeksekusi satu terpidana kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Minahasa tahun 2012, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Papakelan Tondano, Selasa (15/1/2019).

Lelaki HDR alias Denni (50), yang merupakan mantan Kepala Dinas (Kadis) Minahasa dijeblos ke jeruji besi oleh Tim Jaksa Eksekutor Kejari Minahasa berdasarkan putusan Kasasi Mahkamah Agung nomor 374 K/PID.SUS/2018.

Kepala Kejari Minahasa Rakhmat Taufik melalui Kasi Intelejen Noprianto Sihombing mengatakan, dalam putusan tersebut, Denni dihukum bersama terpidana lainnya lelaki JHT alias Jhon (51).

Di mana, kata dia, Denni divonis dengan hukuman penjara selama lima tahun. Sementara lelaki Jhon divonis empat tahun penjara.

Keduanya juga divonis membayar denda masing-masing Rp200 juta, subsider enam bulan penjara. Selain itu, keduanya pun divonis membayar uang pengganti sebesar Rp447.726.000 dengan pembayaran paling lambat 1 bulan.

“Jika tidak dibayar, harta benda para terpidana akan disita sebagai pengganti. Namun jika tak ada atau tidak mencukupi, keduanya harus menjalani kurungan penjara selama 2 tahun,” ujarnya.

Menurut dia, terpidana Denni dieksekusi dengan cara baik, karena bersikap kooperatif. Pihaknya pun mengharapkan sikap yang sama dari terpidana Jhon.

“Kalau tidak kooperatif pastinya akan kami jemput,” tegas Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parsaoran Simorangkir.

Dia menambahkan, putusan Kasasi kedua terpidana berbeda dengan putusan banding yang hanya memvonis
keduanya dengan kurungan penjara selama satu tahun dan dua bulan untuk Denni dan Jhon selama satu tahun dengan denda Rp50 juta.

Diketahui, kasus yang merugikan negara sekitar Rp800 juta tersebut dilakukan saat terdakwa Denni masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Minahasa dan terpidana Jhon menjabat sebagai kepala di salah satu Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Minahasa. (K-03)

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

25 Anggota PPK se-Kota Tomohon untuk Pilkada 2020 resmi dilantik

Published

on

Ketua KPU Tomohon saat melantik para anggota PPK. (Foto: zonautara.com)

TOMOHON, ZONAUTARA.comSetelah melalui sejumlah tahapan seleksi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon akhirnya menetapkan 25 nama yang lulus menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ke-25 anggota PPK untuk lima Kecamatan se-Kota Tomohon ini pun resmi dilantik oleh Ketua KPU Kota Tomohon, Harryanto Lasut, dalam acara pelantikan yang digelar di Villa Emita Hotel Kakaskasen, Sabtu (29/2/2020).

“Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa, saya melantik saudara-saudara sebagai Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon,” ujar Lasut saat melantik para anggota PPK.

Menurut dia, para anggota PPK ini akan melakukan tugas yang menjadi tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Saudara-saudara akan mengawal tahapan pelaksanaan Pilkada, dari Tinoor sampai Lahendong dan dari Taratara sampai Kumelembuai, sehingga kita dapat melahirkan pemimpin ke depan, baik Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon,” kata Lasut.

Lasut pun mengucapkan selamat kepada para anggota PPK yang telah dilantik.

“Banyak selamat dan semoga Tuhan memberkati kita sekalian dan Tuhan memberkati Kota Tomohon,” pungkasnya.

Pelantikan Anggota PPK tersebut pun turut dipantau oleh Anggota Bawaslu Kota Tomohon.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Erens Kereh, perwakilan Dandim 1302/Minahasa, perwakilan Kejari Tomohon, serta empat Komisioner KPU, masing-masing Stenly Kowaas, Robby Golioth, Jacobus Wowor dan Albertien Vierna Pijoh.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com