Percepat Herd Immunity, vaksinasi Covid-19 di Sulut ditargetkan 12.000 dosis per hari

  • Share
penyuntikan vaksin
Ilustrasi dari Unsplash.com

ZONAUTARA.COM- Juru bicara satuan tugas (Satgas) penangan Covid-19 provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steaven Dandel menekankan salah satu strategi dalam penanggulangan pandemi Covid-19 adalah vaksinasi.

“Pengendalian pandemi Covid-19 dengan strategi vaksinasi merupakan strategi yang efektif jika cakupan vaksinasi lengkap bagi semua sasaran mencapai >80 persen sehingga dapat terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok,” ujar Dandel.

Peningkatan laju vaksinasi yang didukung dengan ketersediaan vaksin Covid-19, menjadi kunci mencapai cakupan >80 persen. Rata-rata vaksinasi Covid-19 dalam satu minggu terakhir per tanggal 22-28 Agustus 2021 di Provinsi Sulut untuk dosis 1 sebesar 2911 dosis per hari dan rata-rata dosis 2 sebesar 3266 dosis per hari.

Baca Pula:  Manado dan Minsel sumbang kasus sembuh Covid-19 di Sulut terbanyak per 14 September

Dirinya menambahkan cakupan vaksinasi Covid-19 sampai dengan tanggal 29 Agustus 2021 Provinsi Sulut adalah 54,52 persen (untuk dosis 1 + dosis 2) atau sebesar 1.134.328 dosis.

Dalam rangka percepatan mencapai herd immunity maka seharusnya rata-rata per hari adalah 12.000 dosis per hari dengan target 80 hari kedepan atau sampai dengan bulan November 2021.

“Untuk mencapai target cakupan vaksinasi Covid-19, perlu peningkatan laju vaksinasi di setiap wilayah kabupaten kota, baik dosis 1 maupun dosis 2,” katanya.

Sebelumnya Dandel mengatakan pada minggu keempat bulan Agustus 2021, alokasi vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan bagi Sulut sudah bertambah, termasuk alokasi vaksin jenis Moderna bagi masyarakat untuk dosis 1 dan dosis 2.

Baca Pula:  Kota Manado sumbang 300 pasien sembuh Covid-19 di Sulut pada 21 Agustus

Distribusi vaksin dari gudang logistik Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut ke kabupaten kota telah dilakukan sejak tanggal 23 Agustus 2021.

Oleh karena itu, kata Dandel dengan tersedianya vaksin Covid-19 maka pihaknya mengimbau kepada semua masyarakat yang belum divaksin baik dosis 1 maupun dosis 2, agar segera ke fasilitas pelayanan kesehatan puskesmas dan rumah sakit.

“Atau pos sentra pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk menerima layanan vaksinasi Covid-19, termasuk ibu hamil dan anak remaja (12-17 tahun),” imbaunya.

Upaya gotong royong dalam penanggulangan pandemi Covid-19 dengan terus mentaati protokol kesehatan 6M termasuk memberi diri untuk divaksin merupakan kunci mengakhiri pandemi ini.

  • Share

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com