ZONAUTARA.comMakin pesatnya penggunaan komunikasi dan media chatting membuat kreativitas pengembangannya pun beraneka ragam. Salah satunya yaitu produksi emoji dengan berbagai macam bentuk sebagai representasi dari berbagai hal di dunia nyata.

Sayangnya, media komunikasi yang dilakukan dengan chat kurang mewakili apa yang ingin kita sampaikan. Mulai dari ekspresi, symbol, logo, dan lain-lain. Maka dari itu, emoji menyajikan berbagai macam bentuk yang mewakili isi komunikasi lewat chat.

Per 2020, sebanyak 117 emoji baru telah dirilis, dan akan semakin banyak di tahun-tahun berikutnya. Pertambahan emoji tersebut telah menambah jumlah emoji menjadi lebih dari 3.000 emoji.

Sekarang, anda bisa mengirim emoji Wanita dengan janggut, pasangan antar ras, bendera transgender, dan hati yang menyala-nyala. Ekspresi yang anda tunjukkan makin banyak diwakilkan oleh symbol emoji tersebut.

Awal mula keberadaan emoji

Awalnya, emoji tak sembarangan dan tiba-tiba muncul di media sosial. Munculnya emoji ini telah diawali oleh Unicode Consortium sejak tahun 1995. Saat itu, organisasi nirlaba AS mengenalkan 76 piktogram pertama kali.

Konsorsium tersebut telah mengembangkan karakter pemrosesan teks elektronik dengan symbol sejak tahun 1991 dan menetapkan standar untuk bentuk karakter dan symbol. Dalam perkembangannya, piktogram dalam bentuk emoji telah dikodekan secara seragam dalam berbagai platform meski dengan style yang berbeda-beda.

Meski piktogram telah ditemukan sejak tahun 1991, namun piktogram yang ditemukan oleh Shigetaka Kurita di tahun 1999 dianggap sebagai pelopor lahirnya emoji modern. Emoji tersebut berupa satu set berjumlah 176 piktogram sederhana dan mendapatkan popularitas yang fantastis.

Di tahun 2010, Unicode akhirnya meluncurkan 1.000 emoji untuk mengikuti tren yang sebelumnya telah berkembang pesat.

Perkambangan emoji

Saat ini, emoji telah berkembang sangat banyak. Dari macam-macam warna kulit, emoji anti-intimidasi, dan lain-lain.

Saat ini, telah diperkirakan telah ada lebih dari 5 milyar emoji yang telah digunakan di Facebook dan Facebook Messenger. Waktu paling populer saat menggunakan emoji adalah saat tahun baru.

Saat ini, emoji yang paling populer dan banyak digunakan di Facebook dan Twitter adalah emoji tertawa dengan mata yang penuh kebahagiaan. Berbeda dengan Twitter dan Facebook, emoji hati lah yang menguasai Instagram.