ZONAUTARA.com – Uang memang bisa mengantarkan kita melakukan hal hal yang membuat kita bahagia, namun, memiliki banyak uang tidak menjamin lebih banyak kebahagiaan.

Yang penting adalah bukan tindakan membeli, tetapi bagaimana Anda mengolah uang yang meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan hidup.

Mengutip tulisan Kevin Dickinson di Big Think, untuk membantu kita menimbun kepuasan hidup, ia menawarkan lima prinsip tentang cara membelanjakan uang dengan bijak.

1. Membeli pengalaman, lebih dari barang material

Barang material akan selalu kurang sepanjang kita hidup. Selalu ada hal hal yang baru yang perlu untuk dipenuhi jika kita sekali bergantung padanya.

Pengalaman, di sisi lain, tetap bersama Anda. Pengalaman menjadi bagian sentral dari identitas, dan Anda pasti lebih mengingatnya daripada pembelian materi. Akibatnya, kita mengembangkan hubungan emosional yang lebih kuat dengan pengalaman, yang tetap kuat lama setelah pengalaman berlalu.

2. Gunakan uang Anda untuk kebermanfaatan bersama

Karena sifat sosial kita, prinsip lain adalah memberi manfaat kepada orang lain dengan uang kita. Sebuah studi yang dilakukan oleh Dunn et al telah menunjukkan bahwa peserta yang menghabiskan uang untuk sosial akan mendapatkan kepuasan yang lebih tinggi.

3. Beli kesenangan-kesenangan kecil

Dickinson menyarankan untuk membeli kesenangan yang lebih kecil dan lebih sering daripada kesenangan yang besar dan mahal. Hal ini karena pembelian yang lebih kecil cenderung memiliki lebih banyak hal baru.

Jadi, dengan memanjakan diri sendiri dengan kesenangan yang sering dan sekilas, anda dapat memanfaatkan ledakan kesenangan yang menyertai menit singkat saat menikmati kebahagiaan kecil itu.

4. Pertimbangkan bagaimana pembelian anda dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari

Semakin jauh masa depan yang dipertimbangkan, semakin abstrak perkiraan. Karena itu, penulis menyarankan untuk selalu mempertimbangkan bagaimana pembelian akan memengaruhi kehidupan sehari-hari Anda.

Hati-hati ketika membandingkan barang satu dengan yang lain. Saat membandingkan hal satu dengan yang lain dalam berbelanja, terkadang hal itu malah mengalihkan fokus Anda.

Anda bukan malah mencari fitur dan atribut yang akan membuat kita bahagia, namun sebagai gantinya, Anda lebih fokus pada perbedaan opsi yang tersedia.

Akibatnya, Anda membeli sesuatu untuk mendapatkan penawaran terbaik, bukan barang yang Anda inginkan atau yang lebih sesuai dengan keadaan kita. Selain itu, semakin banyak pilihan yang harus kita bandingkan, semakin tidak bahagia kita dengan pilihan kita.

5. Ikuti pengalaman orang lain

Prinsip terakhir Dickinson adalah bahwa cara terbaik untuk menyenangkan diri Anda adalah dengan melihat pengalaman orang lain. Genre film tertentu, misalnya, cenderung populer di kalangan demografi tertentu. Anak-anak muda sama-sama menyukai komedi dan horor, sedangkan penonton 65+ lebih menyukai drama dan thriller. Tetapi Anda tidak harus mengikuti selera normatif demografis.

Kita juga dapat membuat keputusan yang lebih baik dengan mendengarkan apa yang orang lain katakan tentang keinginan kita sendiri.

Tidak semua dari kita mendapatkan lotere, atau bahkan gaji yang tinggi per tahunnya. Tetapi jika kita belajar bagaimana membelanjakan uang kita untuk hal-hal yang benar-benar membuat kita bahagia, kita semua mungkin, setidaknya sedikit, lebih bahagia.



=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id