Sultan Kemnaker Dituntut 6 Tahun Penjara atas Kasus Suap

Sultan Kemnaker dan delapan pejabat dituntut dalam kasus suap sertifikasi K3. Keterlibatan Noel Ebenezer juga jadi sorotan.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Sebanyak delapan mantan pejabat Kementerian Ketenagakerjaan RI, termasuk mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel Ebenezer, dituntut bersalah dalam kasus dugaan suap pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan penerimaan gratifikasi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut hukuman 6 tahun penjara untuk Sultan Kemnaker atas keterlibatannya dalam skandal ini.

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3) Fahrurozi dituntut pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan dengan denda Rp250 juta, subsider 90 hari penjara. Selain itu, ia juga diwajibkan membayar uang pengganti sejumlah Rp233 juta, subsider 2 tahun penjara.

Para terdakwa lainnya juga menghadapi tuntutan berat. Direktur Bina Kelembagaan, Hery Sutanto, dituntut dengan pidana 7 tahun penjara dan uang pengganti Rp4,7 miliar. Sub Koordinator Keselamatan Kerja, Subhan, menghadapi tuntutan 5 tahun 6 bulan penjara dan uang pengganti Rp5,8 miliar. Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, serta Supriadi juga terkena tuntutan hukum serupa dengan berbagai nominal uang pengganti dan hukuman penjara.

Noel Ebenezer dituntut dengan pidana 5 tahun penjara dan denda Rp250 juta, subsider 90 hari penjara, serta uang pengganti Rp4,4 miliar. Meski telah mengembalikan sejumlah Rp3 miliar, ia tetap harus membayar sisanya sebesar Rp1,43 miliar. Jika dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan harta bendanya tidak mencukupi untuk membayar, hukuman penjara selama 2 tahun akan dijatuhkan menggantikan sisa yang belum terbayar.

Jaksa KPK menyatakan bahwa Noel terbukti menerima uang suap sebesar Rp1 miliar, gratifikasi sebesar Rp3,4 miliar, dan hadiah berupa motor Ducati Scrambler. Kasus ini menjadi sorotan publik atas praktik korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan yang melibatkan banyak pejabat tinggi.




Diolah dari laporan CNN Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com