Connect with us

PRESS REVIEW

Kapal dibajak di perairan Maluku, 2 ABK meninggal

Tim penyelamat sedang berusaha berkomunikasi dengan penyandera.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi (Pixabay.com)

ZONAUTARA.com – Sebuah kapal nelayan, KM Mina Sejati dibajak di perairan Kepulauan Aru, Maluku, Minggu (18/8/2019) malam. Pembajaknya adalah anak buah kapal (ABK) itu sendiri.

Saat pembajakan terjadi, 13 ABK menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut. Sebanyak 11 ABK telah diselamatkan dan dievakuasi oleh KM Samudera Gemilang dan KM Terus Jaya yang berada di lokasi kejadian. Dua ABK meninggal dunia.

Dari keterangan ABK yang selamat, pembajakan terjadi dilakukan oleh tiga ABK lainnya yang menguasai kapal dengan membawa senjata tajam berupa samurai dan parang. Mereka menyandera 20 orang ABK lainnya.

Dikutip dari terasmaluku.com, Kapal Perang RI (KRI) Teluk Lada-521 telah berhasil mendekati dan berupaya berkomunikasi dengan para penyandera.

“Saya langsung memerintahkan Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada III dan Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada III agar mengerahkan unsur-unsurnya yang paling dekat dengan lokasi kejadian,” ujar panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI I N.G. Ariawan, di Sorong Papua, Senin (19/8).

Kepala Kantor SAR Ambon Muslimum menjelaskan KM Mina Sejati mengalami bocor, kamar mesin sudah tergenang air, butiran tenggelam namun masih bisa mengapung.

Seluruh awak kapal berjumlah 36 orang. Para pembajak sudah diketahui identitasnya, yakni Nurul Huda (masinis), Ferri Dwi Lesmaa dan Qersim Ibnu Malik.

Bagikan !
Beri Donasi
Advertisement
12 Comments

12 Comments

  1. Pingback: Pembantaian di KM Mina Sejati: 7 ABK tewas, 23 misterius, 3 pelaku tidak diketahui, 13 loncat ke laut - Tak sekadar menyajikan berita

  2. Pingback: movies

  3. Pingback: movies online

  4. Pingback: karan johar

  5. Pingback: Top Movies

  6. Pingback: Movies1

  7. Pingback: 11 10 2019

  8. Pingback: smotretonline2015.ru

  9. Pingback: Serial smotret

  10. Pingback: kinokrad

  11. Pingback: kinokrad 2020

  12. Pingback: ñïèñîê íîâûõ ôèëüìîâ

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

PRESS REVIEW

Ini isi SE Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020

Dengan dibatalkannya UN Tahun 2O2O maka keikutsertaan UN tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Mendikbud saat mengumumkan UN 2020 dibatalkan melalui Konferensi Video, Selasa (24/03/2020).(Image: Humas/Ibrahim)

ZONAUTARA.com – Berkenaan dengan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang semakin meningkat, maka kesehatan lahir dan batin siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.

Sehubungan dengan ha1 tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 24 Maret 2020, yang berisikan hal-hal sebagai berikut:

Satu, Ujian Nasional (UN):

a. UN Tahun 2020 dibatalkan, termasuk Uji Kompetensi Keahlian 2020 bagi Sekolah Menengah Kejuruan;

b. Dengan dibatalkannya UN Tahun 2O2O maka keikutsertaan UN tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang Iebih tinggi;

c. Dengan dibatalkannya UN Tahun 2020 maka proses penyetaraan bagi lulusan program Paket A, program Paket B, dan program Paket C akan ditentukan kemudian.

Dua, proses Belajar dari Rumah dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Belajar dari Rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun keluiusan;

b. Belajar dari Rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid-19;

c. Aktivitas dan tugas pembelajaran Belajar dari Rumah dapat bervariasi antarsiswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/ fasilitas belajar di rumah;

d. Bukti atau produk aktivitas Belajar dari Rumah diberi umpan baiik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif.

Tiga, Ujian Sekolah untuk kelulusan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Ujian Sekolah untuk kelulusan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran ini;

b. Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya;

c. Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh;

d. Sekolah yang telah melaksanakan Ujian Sekolah dapat menggunakan nilai Ujian Sekolah untuk menentukan kelulusan siswa. Bagi sekolah yang belum melaksanakan Ujian Sekolah berlaku ketentuan sebagai berikut:

1) kelulusan Sekolah Dasar (SD)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;

2) kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) / sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan; dan

3) kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / sederajat ‘ ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Empat, Kenaikan Kelas dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Ujian akhir semester untuk Kenaikan Kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya Surat Edaran ini;

b. Ujian akhir semester untuk Kenaikan Kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofoiio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya;

c. Ujian akhir semester untuk Kenaikan Kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Lima, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dinas Pendidikan dan sekolah diminta menyiapkan mekanisme PPDB yang mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orangtua secara {isik di sekolah;

b. PPDB pada Jalur Prestasi dilaksanakan berdasarkan:

1) akumulasi nilai rapor ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir; dan/ atau

2) prestasi akademik dan non-akademik di luar rapor sekolah;

c. Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan mekanisme PPDB daring.

Enam, Dana Bantuan Operasional Sekolah atau Bantuan Operasionai Pendidikan dapat digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah termasuk untuk membiayai keperluan dalam pencegahan pandemi Covid19 seperti penyediaan alat kebersihan, hand sanitizer, disinfectant, dan masker bagi warga.

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com