ZONAUTARA.com – Melintasi jalur darat Trans Kalimantan yang menghubungkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, pelancong akan disuguhi panorama perbukitan hijau hutan tropis. Salah satu titik menarik yang kini menjadi primadona adalah Air Terjun Gunung Rambutan, terletak di Batu Sopang, Kabupaten Paser, dengan ketinggian sekitar 25 meter di tepi jalan raya.
Pelancong yang melakukan perjalanan sekitar 8 jam dari Kota Banjarbaru atau 1,5 jam dari rest area Gunung Halat, akan menemukan air terjun ini sebagai oase yang sejuk. Letaknya yang strategis di pinggir jalan memungkinkan pengunjung untuk singgah tanpa biaya.
“Ternyata memang cukup indah ya air terjunnya. Apalagi ada di tepi jalan, tidak perlu masuk ke hutan seperti air terjun kebanyakan,” ungkap Wartono, pelancong asal Kalsel.
Banyak pengunjung menggunakan kesempatan singgah untuk berfoto, menikmati percikan air, atau merendam kaki di kolam alami. Keramaian ini juga membawa keuntungan bagi warga sekitar yang membuka warung makanan dan minuman.
Namun, area Gunung Rambutan dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan. Kontur jalan yang berkelok dan curam menuntut kewaspadaan ekstra dari pengemudi, terutama saat berpapasan dengan kendaraan besar.
Keberadaan air terjun ini menunjukkan kekayaan alam Kalimantan, tetapi tanpa pengelolaan profesional dan perhatian terhadap keselamatan, potensi wisata ini mungkin masih dianggap sebagai tempat persinggahan sementara dengan risiko bagi pengguna jalan.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

