Pulau Siau, “Nutmeg Island” yang memikat dunia lewat wisata pala

Artikel ini tayang di Teras.id Klik tombol di bawah untuk membaca artikel lengkap.
🔓 Baca Artikel Lengkap

Ringkasan

ZONAUTARA.com – Siang itu, Dominik Derek tampak sibuk memegang telepon genggamnya. Selain sesekali menggulir media sosial, Dominik rutin memeriksa aplikasi email. Sejak beberapa tahun terakhir, dia menggantungkan hidup sebagai pemandu wisata. Biasanya, tamu yang akan datang, menghubunginya lewat media sosial dan surat elektronik.

Pria yang pernah berprofesi sebagai jurnalis dan pegawai kontrak di Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) ini mengatakan, awal tahun merupakan masa sepi kunjungan wisatawan. 

“Biasanya mulai ramai di bulan Maret sampai Desember,” ucap Dominik kepad Zonautara.com saat di rumahnya di Kelurahan Tetahadeng, Kecamatan Siau Timur, Selasa, 27 Januari 2026.

Meski begitu, Dominik memastikan setiap tamu yang datang ke Pulau Siau selalu dilayani dengan maksimal. Menurut dia, hampir semua wisatawan yang berkunjung akan langsung jatuh hati pada Sitaro.

Dia memiliki sebutan khusus untuk Pulau Siau. “Kami selalu menyampaikan ke tamu, welcome to Nutmeg Island,” katanya sambil menirukan gaya saat menyambut wisatawan.




Nutmeg merupakan bahasa Inggris dari pala, komoditi hasil bumi khas Pulau Siau yang sudah dikenal hingga mancanegara. Bagi Dominik, pala bukan sekadar komoditas ekspor atau soal panen dan transaksi jual beli di pasar, melainkan sebuah keindahan alam sekaligus warisan yang harus dirawat.

Baca artikel lengkap Pulau Siau, “Nutmeg Island” yang memikat dunia lewat wisata pala di Teras.id

🔓 Baca di Teras.id →

https://www.teras.id/zonautara-com/rubrik/jeda/pulau-siau-nutmeg-island-yang-memikat-dunia-lewat-wisata-pala-2115548

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com