ZONAUTARA.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengadakan pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi pada Rabu, 27 Mei 2026. Dalam pertemuan itu, yang berlangsung di sebuah tempat makan, mereka membahas dukungan untuk perumahan rakyat.
Menteri Maruarar, yang akrab disapa Ara, mengunggah foto pertemuan tersebut di Instagram dan menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan BI dan OJK. Namun, ia tidak merinci isi pertemuan lebih lanjut.
Secara terpisah, akun Instagram Kementerian PKP turut membagikan foto serupa, menekankan pentingnya sinergi antara ketiga pihak untuk memperkuat sektor perumahan nasional. “Sinergi antara Kementerian PKP, Bank Indonesia, dan OJK menjadi langkah penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau,” demikian pernyataan akun Instagram tersebut.
Kementerian PKP menyebutkan kebijakan dan dukungan yang telah diberikan, seperti stabilitas sektor keuangan, mendorong likuiditas pembiayaan perumahan, dan pengembangan pembiayaan perumahan berkelanjutan. Dukungan BI melalui kebijakan makroprudensial dan insentif likuiditas bagi perbankan dinilai memperkuat pembiayaan rumah bagi masyarakat.
Sementara OJK dikatakan terus mendorong industri jasa keuangan untuk meningkatkan akses pembiayaan perumahan dan memperluas inklusi keuangan. Kementerian PKP juga sedang mengembangkan program baru, termasuk perpanjangan tenor KPR hingga 40 tahun dan skema rent to own atau sewa untuk memiliki rumah, yang mulai diuji coba pada Juni 2026.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

