ZONAUTARA.com – Blok M di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini dikenal bukan hanya sebagai kawasan terminal, tetapi juga sebagai lokasi Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang telah menjadi magnet bagi banyak anak muda, terutama Gen Z. Berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, taman ini memiliki sejarah panjang sejak masa Gubernur Militer Daan Jahja pada tahun 1948.
Taman Literasi dengan luas 9.710 meter persegi ini menawarkan berbagai fasilitas modern seperti perpustakaan mini, amfiteater, taman bermain anak, toilet, mushola, dan pilihan kuliner. Fasilitas yang ada menjadikan taman ini tujuan populer, terutama pada akhir pekan serta sore hingga malam hari. Menurut Nasya, mahasiswi jurusan jurnalistik yang sering berkunjung, Blok M seolah telah menjadi pusat kegiatan bagi Gen Z.
“Sekarang tuh orang-orang malah lebih seringnya ke Blok M. Sampai orang-orang bilangnya ini negara Blok M kan, dan apa-apa dikit-dikit Blok M,” kata Nasya.
Ruang terbuka hijau ini tak hanya untuk rekreasi, tetapi juga untuk kegiatan produktif seperti membaca buku, mengerjakan tugas, hingga bekerja. Adi, seorang content creator, rutin mengerjakan konten fotografi di sini. Ia menyebut Blok M sebagai “surga” bagi Gen Z yang ingin berkumpul dan berkreasi.
“Biasanya kalau main seringnya ke Blok M, daerah sekitar sini buat ngonten sih, fotoin orang random.” ujarnya.
Kemudahan akses dan ruang yang ramah kantong menjadi daya tarik lain. Nasya menilai fleksibilitas dalam membawa makanan dari luar sangat membantu menghemat pengeluaran. Taman ini juga mudah dijangkau karena terintegrasi dengan berbagai moda transportasi umum seperti halte CSW, terminal Blok M, dan stasiun MRT Jakarta.
Taman Literasi ini diresmikan kembali pada 18 September 2022, di bawah pengelolaan PT Integrasi Transit Jakarta setelah dicanangkan oleh Gubernur Anies Rasyid Baswedan pada 2021. Dalam pernyataannya, Anies menegaskan pentingnya taman ini bagi Jakarta yang bukan hanya sekedar pusat pemerintahan.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

