ZONAUTARA.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengimbau pemerintah daerah Provinsi Maluku untuk memaksimalkan potensi kemaritiman yang dimiliki sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Ribka menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan sumber daya laut Maluku untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Wilayah ini saya lihat dari sisi maritimnya sangat menjanjikan prospeknya, baik yang ada di atas laut maupun di bawahnya seperti ikan, mutiara dan lain-lain, sehingga pengelolaannya harus lebih baik supaya bisa ada pendapatan lebih baik lagi,” ujar Ribka dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026). Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan Gubernur Maluku dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku serta Bupati/Wali Kota se-Provinsi Maluku di Kantor Gubernur Maluku.
Ribka menjelaskan sektor kemaritiman memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, dengan lebih dari 15 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Dia menilai karakteristik wilayah kepulauan Maluku memberikan peluang besar untuk pengembangan sektor maritim secara berkelanjutan. Dia juga menyoroti capaian ekonomi daerah seperti pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maluku Barat Daya sebesar 12,41 persen dan Kota Ambon sebesar 5,71 persen pada triwulan IV tahun 2025, yang melampaui rataan nasional.
Ribka menambahkan pentingnya peran sektor swasta dalam menggerakkan perekonomian daerah. “Kami harapkan mesin-mesin birokrasi maupun swasta ini juga perlu kita hidupkan,” tuturnya. Selain itu, ia mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda dalam menjaga stabilitas wilayah dan berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat untuk mendukung program pembangunan di Maluku.
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Duta Besar Seychelles untuk Indonesia dan ASEAN Nico Barito, serta Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath. Hadir pula sejumlah pejabat, Forkopimda, dan bupati/wali kota se-Maluku, baik secara langsung maupun virtual.
Diolah dari laporan Detik.

