Sony Sanjaya Ungkap 20 Tokoh Besar dalam Kasus Korupsi MBG

Sony Sanjaya ajukan diri sebagai Justice Collaborator untuk ungkap lebih dari 20 tokoh besar dalam kasus korupsi MBG.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator dalam kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengacara Sony, Krisna Murti, menegaskan bahwa kliennya tidak bermaksud menghindari proses hukum yang berjalan. “Bukan menghindar dari permasalahan hukum tapi kami ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa saja yang terlibat di dalam program unggulan presiden ini,” ujarnya kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Senin (8/6).

Dalam keterangannya, Krisna Murti menjelaskan bahwa Sony Sanjaya telah mengungkap lebih dari 20 tokoh besar yang terlibat dalam kasus tersebut kepada penyidik. “Lebih dari 20 nama itu disebutkan, cuman klien kami bilang itu baru sebagian,” ujarnya.

Krisna menyebutkan bahwa pengajuan Justice Collaborator juga telah dilakukan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dengan harapan dapat memudahkan penyidik dalam melakukan pengembangan perkara korupsi MBG. “Dengan adanya JC kita lebih memudahkan penyidik untuk melakukan pengembangan terhadap pihak-pihak yang terkait,” jelasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola program MBG. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi, memaparkan bahwa program MBG seharusnya dikelola oleh yayasan yang terafiliasi dengan sekolah penerima. Namun, pelaksanaannya justru melibatkan SPPG yang ditunjuk berdasarkan afiliasi dengan petinggi BGN, yang tidak memiliki syarat untuk menjadi mitra SPPG.

Syarief juga mengungkapkan bahwa penyelewengan tersebut termasuk mark up harga dalam pengadaan sejumlah barang, seperti 21.801 unit motor listrik senilai Rp1,03 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.994 unit tablet, dan 5.400 unit televisi 75 inch. Kejagung terus menjalankan penyidikan lebih lanjut dalam mengungkap kerugian yang dialami program MBG.




Diolah dari laporan CNN Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com