ZONAUTARA.com – Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) resmi berkolaborasi strategis dengan USEA Pte. Ltd., anak perusahaan U-NEXT HOLDINGS, untuk memodernisasi ekosistem lisensi musik latar (Background Music/BGM) di Indonesia. MoU ditandatangani untuk menciptakan sistem lisensi yang transparan dan akuntabel berbasis teknologi.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Jerry Chen dari USEA dan Makki Omar Parikesit yang mewakili Ketua LMKN Pencipta, Andi Muhanan Tambolutut. Langkah ini penting untuk transformasi administrasi musik komersial di Indonesia, mengingat selama ini pengelolaan masih banyak dilakukan secara manual.
Kemitraan ini akan mengembangkan ekosistem digital yang mencakup fungsi administratif dan teknis untuk mempermudah pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban lisensi sekaligus memberi kepastian royalti bagi para pencipta musik. Sebelum kesepakatan ini, LMKN melakukan diskusi dan studi banding ke JASRAC di Tokyo, mendapatkan wawasan berharga mengenai tata kelola lisensi musik Jepang.
Jerry Chen menyatakan bahwa lisensi musik seharusnya tidak hanya dianggap sebagai beban administratif tetapi harus dikelola strategis untuk memperkuat brand dan pengalaman pelanggan. “Bersama LMKN, kami ingin membangun ekosistem yang memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha sekaligus melindungi hak para pencipta,” kata Jerry.
Makki Omar Parikesit menambahkan bahwa modernisasi ini mendesak di tengah ekspansi sektor komersial Indonesia. “LMKN memandang pemanfaatan teknologi sebagai bagian penting dalam memperkuat administrasi lisensi,” tuturnya, berharap kolaborasi ini menjadi fondasi ekosistem yang lebih relevan dengan dunia usaha saat ini.
Pascapenandatanganan MoU, LMKN dan USEA akan melanjutkan diskusi teknis, menyusun perjanjian kerja sama lanjutan, dan memulai implementasi pilot di lapangan.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

