Menteri Keuangan Purbaya Kaget Besarnya Tambahan Anggaran Kementerian

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkejut dengan besarnya usulan tambahan anggaran dari beberapa kementerian dan lembaga.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan terkejut dengan besarnya usulan tambahan anggaran dari sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L). Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa dirinya tetap memantau belanja K/L demi menjaga anggaran belanja pemerintah tetap terkendali.

Dalam pernyataannya kepada CNBC Indonesia, Purbaya mengingatkan bahwa sejak awal tahun ia sudah meminta K/L untuk aktif membelanjakan anggaran. “Nah kan saya sejak awal tahun sudah bilang ke Kementerian Lembaga, belanja, belanja, belanja. Mereka senang bahkan ngusul dengan tambahan anggaran yang besar. Yang kadang-kadang saya bilang, aduh, besar amat,” ungkap Purbaya.

Purbaya menegaskan pentingnya pemantauan realisasi belanja K/L untuk memastikan disiplin fiskal dan menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%. “Jadi selalu saya monitor, atau anak buah saya laporkan saya kondisi anggarannya seperti apa. Setiap bulan kan ada APBN kita. Jadi kita monitor terus dari bulan ke bulan,” katanya.

Berdasarkan data dari APBN KiTa, belanja negara hingga akhir Mei 2026 mencapai Rp 1.365,4 triliun, meningkat 34,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam rincian tersebut, belanja K/L mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 58,9%, mencapai Rp 517,7 triliun.

Peningkatan belanja ini meliputi hampir semua komponen belanja, termasuk belanja pegawai, barang, modal, dan bantuan sosial. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada belanja barang, yang meningkat hingga 114,9% menjadi Rp 209,3 triliun, didorong oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan penyaluran mencapai Rp 86,6 triliun. Selain itu, belanja pegawai naik 25,2% menjadi Rp 155,1 triliun, dipengaruhi oleh pengangkatan 355.000 ASN baru dan percepatan pembayaran tunjangan untuk pendidik non-PNS.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com