ZONAUTARA.com – Lionel Messi kembali menunjukkan kemampuannya dengan mencetak gol yang mengesankan saat Argentina meraih kemenangan 3-1 atas Yordania dalam pertandingan Piala Dunia yang berlangsung pada Minggu (28/6/2026) waktu WIB. Dalam pertandingan ini, Messi masuk sebagai pemain pengganti dan berhasil memberikan dampak signifikan dalam waktu setengah jam yang ia mainkan.
Selama dua pertiga pertandingan, para penonton merindukan kehadiran Messi yang dikenal dengan istilah ‘Messidependencia’. Pertandingan yang berlangsung di Texas ini awalnya berjalan lambat dan terasa seperti pra-acara sebelum kedatangan sang bintang. Ketika Messi masuk ke lapangan, suasana langsung berubah menjadi momen bersejarah, saat ia kembali mengukir prestasi yang mengagumkan.
Messi, yang sudah sepakat dengan pelatih Lionel Scaloni untuk tidak bermain hingga memasuki menit ke-60, langsung memberikan kontribusi setelah masuk. Meskipun sebelumnya ia gagal mengeksekusi tendangan bebas, Messi segera mendapatkan peluang lain ketika dijatuhkan 22 yard dari gawang. Dengan posisi yang menguntungkan, Messi melesatkan bola mengelilingi pagar hidup Yordania dan berhasil mencetak gol, menjadikannya sebagai pencetak gol pertama dalam tujuh penampilan Piala Dunia berturut-turut.
Dengan tambahan gol ini, Messi kini telah mencetak enam gol dalam tiga pertandingan, menjadikannya unggul dua gol dari Kylian Mbappe dalam perburuan sepatu emas. Ini juga menjadi gol ke-19 Messi dalam sejarah turnamen ini, memperpanjang rekor yang ia buat sebelumnya dan menandai gol pertamanya di tahun ke-40 hidupnya.
Scaloni menjelaskan bahwa Messi bisa saja bermain selama 90 menit, tetapi dia ingin memberi kesempatan kepada rekan-rekannya di lapangan dan menjaga kebugarannya untuk pertandingan mendatang. Argentina kini berada dalam posisi yang lebih baik untuk melangkah ke semi-final Piala Dunia, dengan kemungkinan menghadapi Colombia atau Swiss sebagai tantangan berat mereka.
Di sisi lain, Yordania juga menunjukkan permainan yang patut dihargai. Meskipun kalah, mereka berhasil mencetak gol yang indah melalui kerja sama tim yang baik, yang dipimpin oleh kapten Ehsan Haddad. Pelatih Yordania, Jamal Sellami, merasa bangga dengan pencapaian timnya meskipun menyadari bahwa kesalahan kecil dapat berakibat fatal saat bersaing melawan tim-tim level tinggi.
Argentina melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemain untuk pertandingan ini, yang tidak lagi memiliki tujuan kompetitif bagi kedua tim. Meski Yordania tidak memiliki peluang untuk melanjutkan kompetisi, mereka berhasil menunjukkan permainan yang baik dan mencetak gol yang terbangun dengan baik.
Sumber: The Guardian

