ZONAUTARA.com – Inggris bersiap menghadapi suhu puncak hingga 35°C pada hari Jumat, dengan prediksi cuaca ekstrem akan berlanjut sampai akhir pekan depan. Pada Kamis, suhu melebihi 34°C untuk kedelapan kalinya tahun ini, memecahkan rekor sebelumnya yang terjadi pada tahun 1976 dan 2020.
Gelombang panas ketiga tahun ini yang dimulai awal pekan ini diperkirakan akan bertahan hingga minggu depan, sebelum cuaca lebih sejuk dan tidak stabil tiba. Namun, bagian-bagian di selatan dan timur Inggris masih akan mengalami suhu panas. Peringatan kesehatan terkait panas berskala amber dan kuning dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) tetap berlaku hingga Minggu pukul 21.00 BST.
Pada hari Kamis, suhu mencapai puncak 35,5°C di Wisley, Surrey. Di Wales, Bute Park di Cardiff mencatatkan suhu 31,3°C, Charterhall di Skotlandia mencapai 29,3°C, dan di Irlandia Utara, suhu tertinggi tercatat 27,5°C di Killowen. Pemusatan panas diperkirakan bergeser lebih ke barat Inggris, seperti Berkshire, Wiltshire, Hampshire, Oxfordshire, dan bagian timur Wales, dengan suhu mencapai hingga 34 atau 35°C di beberapa lokasi.
Gelombang panas ini tidak diperkirakan akan memecahkan rekor suhu harian, namun telah mencapai delapan hari dengan suhu 34°C atau lebih sepanjang tahun ini, menjadi rekor kalender baru. Dalam gelombang panas bulan Juni, suhu tertinggi mencapai 37,7°C di Lingwood, Norfolk, melampaui rekor bulan Juni sebelumnya. Wales juga mencatat hari terpanas bulan Juni dengan 35,9°C di Cardiff.
Peringatan kesehatan terkait panas dari UKHSA menunjukkan kemungkinan dampak signifikan pada layanan kesehatan dan sosial, terutama bagi orang yang berusia 65 tahun ke atas, anak-anak, atau mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Kondisi ini diperparah dengan tingginya tingkat serbuk sari, yang bisa sangat mengganggu bagi penderita alergi.
Diolah dari laporan BBC News.

