ZONAUTARA.com – Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang dikenal sebagai Gus Ipul, mengumumkan rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Dua program bansos yang dikelola Kementerian Sosial, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), akan dijajaki untuk disalurkan melalui mekanisme baru ini. Biasanya, bantuan tersebut disalurkan melalui transfer bank.
“Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes (Koperasi Desa). Karena di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai salah satunya gerai dari Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara),” ujar Gus Ipul setelah menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7).
Gus Ipul menambahkan bahwa Kementerian Sosial telah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi serta pihak-pihak terkait lainnya untuk mempersiapkan penyaluran bansos melalui KDMP di berbagai lokasi. “Mudah-mudahan nanti targetnya, ya katanya tadi kira-kira di Agustus ini akan dicoba,” jelasnya.
Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo memberikan arahan agar implementasi program KDMP terus diperkuat. Ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang mendorong penerima bansos untuk menjadi anggota KDMP sebagai prioritas.
Selain itu, Kemensos mendapat tugas untuk memfasilitasi pemasaran dan promosi produk yang dihasilkan penerima manfaat program pemberdayaan sosial melalui jaringan KDMP. Data Kementerian Koperasi menunjukkan bahwa hingga pertengahan Juli 2026 telah ada 15.845 KDMP yang rampung dibangun, sementara 19.539 koperasi lainnya dalam proses pembangunan. Pemerintah menargetkan pembangunan fisik 35.000 KDMP selesai pada Agustus 2026.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

