ZONAUTARA.com – Basarnas telah memutuskan untuk memperpanjang operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, selama tiga hari ke depan. Keputusan ini diambil usai melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda, setelah pencarian memasuki hari ketujuh.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa perpanjangan operasi ini dilakukan karena masih ada 16 penumpang yang belum ditemukan. “Hari ini adalah hari ketujuh sesuai SOP operasi pencarian. Kami sepakat menambah pelaksanaan operasi selama tiga hari ke depan,” ujar Yudhi pada Selasa (21/7).
Sebelumnya, dari total 78 penumpang KM Nurul Salsa, sebanyak 59 orang telah ditemukan selamat dan 3 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dalam penelusuran pada hari ketujuh, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban pertama ditemukan pukul 08.45 WITA di sekitar Pulau Pamulikang, dan korban kedua ditemukan pukul 18.00 WITA di sebelah timur perairan Pulau Sanane Besar.
Seluruh korban tersebut dievakuasi ke KN SAR Kamajaya dan selanjutnya akan dibawa ke Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Sulsel. Laksamana Yudhi menambahkan bahwa area pencarian diperluas hingga 2.924 mil laut persegi, dibagi dalam lima sektor pencarian dengan melibatkan berbagai armada, termasuk KRI Marlin-877, KRI Hiu-634, KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, dan dukungan dari unsur udara Lanud Hasanuddin.
“Hari ini mungkin lebih luas, sekitar 2.924 mil laut, yang masih tetap kita bagi menjadi lima sektor. Namun masing-masing sektor area pencariannya akan lebih luas, yaitu sekitar 494,5 mil laut di masing-masing sektor,” terangnya. Hingga kini, tim SAR masih berupaya maksimal untuk menemukan 16 korban yang belum ditemukan, dengan harapan tambahan waktu operasi dapat membantu.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

