Burnham Janji Keras Kurangi Penyeberangan Perahu Kecil ke Inggris

Andy Burnham janji tegas kurangi penyeberangan perahu kecil ke Inggris dengan kebijakan keras dan kolaborasi.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Andy Burnham memberikan janji bahwa pemerintahannya akan “tak kenal lelah” dalam mengurangi jumlah orang yang tiba di Inggris menggunakan perahu kecil. Perdana menteri mengatakan bahwa kemajuan telah dicapai dan pemerintah sedang “mengubah pendekatan secara keseluruhan”, dengan menggandakan jumlah petugas penegak hukum yang bertugas menangani geng-geng penyelundup orang di kedua sisi Selat Channel.

Pernyataan itu disampaikan Burnham saat berada di Dover. “Orang-orang ingin melihat isu ini ditangani. Kami juga perlu membangun sistem yang menawarkan jalur aman bagi orang-orang, karena hal itu juga menghilangkan daya tarik dari geng-geng,” ujarnya. Diskusi politik mengenai kebijakan Inggris terhadap migrasi ilegal kembali mencuat setelah puluhan ribu migran berenang ke wilayah ekslave Spanyol, Ceuta, pada Kamis.

Burnham mencatat bahwa 98% dari orang-orang yang berenang ke wilayah Afrika tersebut telah dikembalikan ke Maroko – langkah yang menurutnya telah menangani isu mendesak. Namun, dia menambahkan, “Ada isu yang lebih luas mengenai area Schengen dan hubungan kami dengannya, dan tentu saja, saya ingin berada dalam dialog rutin dengan Uni Eropa mengenai isu-isu tersebut.”

Komentar ini muncul tak lama setelah Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa jumlah petugas National Crime Agency (NCA) yang menangani geng-geng penyelundup yang memfasilitasi penyeberangan perahu kecil telah meningkat menjadi hampir 800 dari sebelumnya 376 pada awal 2025. Burnham mengatakan telah terjadi peningkatan serupa jumlah petugas Prancis.

Saat ditanya apakah dia ingin mengubah nada debat mengenai perahu kecil, Burnham mengatakan bahwa dia ingin “menangani isu tersebut, bukan bermain politik dengan isu tersebut”. Dia menambahkan, “Publik tidak menyukai gagasan bahwa perbatasan terlihat seperti tidak terkendali. Kami perlu mengembalikan kendali itu. Tetapi kami juga perlu memberikan dukungan kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkannya.”




Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com