BREAKING NEWS: Mobil drag race hantam penonton di Kotamobagu, 6 orang dilaporkan meninggal

Seluruh korban dilaporkan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Yusril Umbola
Penulis: Yusril Umbola
Editor: Redaktur
Mobil yang menabral penonton di drag race di Kotamobagu. (Foto: ZOnautara.com/Yusril Umbolla)

KOTAMOBAGU — Kecelakaan maut dilaporkan terjadi dalam ajang Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 di Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Satu mobil peserta dilaporkan kehilangan kendali sesaat setelah melakukan start, kemudian menghantam kerumunan penonton yang berada di tepi lintasan.

Berdasarkan keterangan awal sejumlah warga di lokasi, insiden tersebut menyebabkan sedikitnya 16 orang menjadi korban. Enam orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Namun, jumlah korban tersebut masih berdasarkan kesaksian warga dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian maupun instansi terkait.

Seluruh korban dilaporkan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, ratusan orang masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Saksi mata bernama Areng Mokoginta mengatakan mobil peserta mulai oleng sekitar 300 meter dari titik start. Kendaraan tersebut kemudian mengarah ke sisi jalan dan menghantam sekelompok penonton.




“Mobil oleng dan langsung menghantam kumpulan penonton. Korban sampai terbang ke got,” kata Areng saat ditemui di lokasi.

Menurut kesaksian warga, kecelakaan terjadi di sekitar pertigaan Lapangan Potondon. Penonton disebut berdiri sangat dekat dengan badan jalan yang digunakan sebagai lintasan.

Warga juga menyoroti batas pengaman di lokasi perlombaan yang dinilai tidak cukup aman untuk melindungi penonton. Ketika mobil kehilangan kendali, kendaraan tersebut disebut dapat langsung mengarah ke kerumunan tanpa terhalang pembatas yang memadai.

Ajang balap tersebut digelar di sirkuit nonpermanen Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kotamobagu. Berdasarkan poster kegiatan, kejuaraan berlangsung pada 6–9 Agustus 2026 dan mempertandingkan drag race serta drag bike.

Belum diketahui secara pasti penyebab mobil kehilangan kendali. Identitas pengemudi dan para korban juga belum diperoleh.

Petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Polisi diharapkan segera melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta menyelidiki standar pengamanan dan perizinan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Penyelenggara belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden ini.

Catatan redaksi: Informasi mengenai enam korban meninggal dan total 16 korban masih bersumber dari kesaksian warga. Data dapat berubah setelah ada keterangan resmi dari kepolisian, rumah sakit, atau pemerintah setempat.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com