Kapolda Sulut: Lima orang sudah diperiksa dalam tragedi drag race Kotamobagu, termasuk pengemudi

Sebanyak 8 orang meninggal dunia dalam insiden ini dan 9 orang masih dirawat di rumah sakit.

Yusril Umbola
Penulis: Yusril Umbola
Editor: Redaktur
Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib dan Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie saat menjenguk salah satu korban drag race di RS Monompia Kotamobagu. (Foto: Zonautara.com/Yusril Umbolla)

ZONAUTARA.com — Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie mengatakan kepolisian telah memeriksa sejumlah orang terkait tragedi drag race di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu.

Hal itu disampaikan Roycke saat doorstop di depan Ruangan Kanaan RSU Monompi bersama wartawan usai meninjau tempat kejadian perkara (TKP) dan menjengguk korban yang masih dirawat di rumah sakit, Senin (10/8/2026).

Menurut Roycke, hingga saat ini sudah ada lima orang yang diperiksa. Salah satunya adalah pengemudi mobil yang keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton.

“Kalau tidak salah, kemarin sudah lima orang. Ya, termasuk yang mengendarai mobil,” kata Roycke.

Roycke menegaskan, kepolisian masih melakukan proses penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran hukum atau perbuatan melawan hukum dalam peristiwa tersebut.




“Kalau ada pelanggaran hukum atau perbuatan melawan hukum, tentunya kita akan melakukan proses penyelidikan,” ujarnya.

Ia menyebut semua pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan berpotensi diperiksa, termasuk panitia penyelenggara. Namun, Roycke menekankan proses hukum tetap harus mengikuti mekanisme dan asas praduga tak bersalah.

“Tentunya semua pihak kita akan periksa. Ini kan kita akan lihat alurnya, dari panitia penyelenggara, siapa potensi yang ada di sini,” katanya.

Terkait pengemudi, Roycke menyebut potensi penetapan tersangka cukup besar apabila unsur kelalaian terbukti.

Roycke juga menyampaikan bahwa perkara tersebut sementara ditangani Polres Kotamobagu. Namun, ia membuka kemungkinan kasus itu ditarik ke Polda Sulut agar proses penanganannya lebih terbuka dan akuntabel.

“Ini sementara saya melihat Polres. Tapi saya akan menarik kasus ini supaya kita akan lebih terbuka, akuntabilitas penegakan hukum akan kita laksanakan,” ujarnya.

drag race
Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib dan Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie saat berada meninjau tempat kejadian perkara insiden drag race di Upai. (Foto: Zonautara.com/Yusril Umbolla)

Sebelum memberikan keterangan, Roycke bersama Wali Kota Kotamobagu, Dandim, Kapolres, dan jajaran terkait telah meninjau TKP kecelakaan. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia dan mendoakan korban luka segera pulih.

“Saya Kapolda Sulawesi Utara dan jajaran menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban yang sudah mendahului kita,” katanya.

Roycke menyebut jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut sebanyak delapan orang. Sementara delapan korban lainnya masih menjalani pengobatan secara intensif, dan satu korban mengalami luka ringan.

Tragedi drag race di Upai terjadi pada Minggu (9/8/2026) sore. Sebuah mobil peserta keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton hingga menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com