ZONAUTARA.com – Manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mengonfirmasi bahwa seluruh penerbangan reguler menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap berjalan normal setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Flores, NTT. “Dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan layanan kebandarudaraan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berjalan secara normal dan optimal,” ungkap Gede Eka Sandi Asmadi, Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, pada Sabtu (15/08/2026).
Eka Asmadi menjelaskan bahwa operasional penerbangan sudah normal sejak awal terjadinya gempa. Rute penerbangan NTT yang dilayani dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencakup rute ke Labuan Bajo dan Tambolaka, baik secara langsung maupun dengan transit. Maskapai yang melayani antara lain adalah Indonesia AirAsia, Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, Super Air Jet, dan Wings Air.
Detail penerbangan rute Labuan Bajo terdiri atas sembilan penerbangan keberangkatan dan delapan kedatangan, sedangkan rute Tambolaka terdiri atas tiga penerbangan keberangkatan dan dua kedatangan. “Hingga saat ini, layanan penerbangan dari dan ke bandara-bandara di wilayah Nusa Tenggara Timur beroperasi secara normal, serta tidak terdapat pembatalan penerbangan,” jelas Eka.
Di sisi lain, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebut gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas terminal di lima bandara di NTT. Kerusakan terjadi pada gedung terminal dan bangunan administrasi, sementara landasan pacu masih dalam pemeriksaan. Dia menambahkan bahwa Bandara Soa mengalami dampak paling signifikan dengan kerusakan sedang pada landasan pacu.
Endah Purnama Sari, Kepala Bagian Humas Dirjen Perhubungan Udara, menyampaikan bahwa semua personel di bandara terdampak dalam kondisi selamat. Beberapa pelayanan navigasi penerbangan dipindahkan ke lokasi aman dan disiapkan rencana kontingensi untuk menjamin keselamatan pelayanan.
Diolah dari laporan Tirto.id.

