ZONAUTARA.com – Kementerian Sosial (Kemensos) Indonesia telah memulai pengoperasian dapur umum di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) hari ini, menyusul terjadinya gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Dapur umum ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban gempa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan dalam pernyataan tertulis di Jakarta bahwa dapur umum yang berlokasi di Kecamatan Aesesa tersebut akan menyediakan sekitar 750 hingga 1.000 bungkus makanan untuk makan malam para pengungsi. Pelayanan akan ditingkatkan mulai Selasa (18/8), dengan target pengolahan sekitar 1.000 bungkus makanan setiap kali memasak, atau sekitar 3.000 bungkus dalam sehari. Angka ini akan terus disesuaikan dengan kondisi kebutuhan di lapangan.
Gus Ipul menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama Kemensos selama masa tanggap darurat. “Yang paling penting kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Dapur umum kita siapkan, logistik terus kita gerakkan, dan tim di lapangan terus melakukan asesmen,” jelasnya. Kerjasama dilakukan dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri dan sejumlah pihak lainnya untuk memastikan warga mendapatkan pelayanan yang diperlukan.
Kemensos juga menyalurkan 1.000 paket sembako dan 48 ton beras reguler untuk Kabupaten Nagekeo. Bantuan tambahan dari Sentra Efata Kupang dikirim berupa berbagai kebutuhan pengungsian dan kebutuhan dasar, seperti tenda, velbed, family kit, dan perlengkapan lainnya. Selain di Nagekeo, dapur umum juga didirikan di wilayah Manggarai dan Sikka, dengan rencana ekspansi ke Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Ende.
Sejauh ini, total dukungan indikatif Kemensos mencapai Rp13,2 miliar, termasuk dana santunan bagi korban meninggal dunia dan korban luka. Gus Ipul menekankan bahwa masyarakat terdampak harus mendapatkan makanan, tempat yang aman, dan kebutuhan dasar lainnya selama masa tanggap darurat, sambil tim terus melakukan penyesuaian apabila ada kebutuhan yang perlu diperkuat.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

