ZONAUTARA.com – Aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat mendorong kebutuhan akan layanan logistik yang lebih efisien dan berkualitas. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa sektor transportasi dan pergudangan mengalami pertumbuhan 8,04% secara tahunan pada kuartal I 2026.
Pertumbuhan ini selaras dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, di mana perusahaan logistik seperti J&T Express mencatat peningkatan jumlah pengiriman lebih dari 65% pada paruh pertama tahun 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. CEO J&T Express, Robin Lo, menyatakan teknologi bukan hanya investasi melainkan cara untuk memastikan pertumbuhan volume dapat diikuti oleh efisiensi dan konsistensi layanan.
Di tingkat global, J&T Express melaporkan volume pengiriman mencapai 17,503 miliar paket selama semester I 2026, meningkat 25,1% secara tahunan. Khusus di Asia Tenggara, volume meningkat 71,2% menjadi 5,523 miliar paket. Pemanfaatan teknologi seperti Automatic Sorting System hingga penggunaan artificial intelligence dan data analytics menjadi strategi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi.
Lebih lanjut, Brand Manager J&T Express, Herline Septia, menyatakan perusahaan berupaya meningkatkan pengalaman pelanggan dengan berbagai program, termasuk Kurir Bintang 5 dan portal jntdekatdihati.com untuk mendengarkan masukan dari pelanggan. Upaya ini diharapkan dapat menjadikan layanan J&T Express lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan.
Dalam memperingati ulang tahun perusahaan ke-11, berbagai program diluncurkan, termasuk diskon ongkir dan J&T Brand Week. Program Jawara Lokal bersama Kementerian UMKM juga dijalankan untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memperluas distribusi dan akses pasar.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

