Muskot PELTI Kotamobagu dibuka, Pemkot dorong pembinaan atlet berkelanjutan

Editor: Redaktur
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, berfoto bersama usai kegiatan, (Foto: Diskominfo KK).

ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota Kotamobagu mendorong pembinaan olahraga tenis dilakukan secara berkelanjutan dan terarah untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Pesan tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, saat membuka Musyawarah Olahraga Kota (Muskot) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Kotamobagu, Kamis (27/8/2026).

Mewakili Wali Kota Kotamobagu, Sahaya mengatakan Muskot tidak seharusnya hanya menjadi forum pergantian atau penetapan kepengurusan.

Menurut dia, forum tersebut perlu dimanfaatkan untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun arah pembinaan tenis di Kotamobagu.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan selamat melaksanakan Musyawarah Olahraga Kota Persatuan Tenis Seluruh Indonesia Kota Kotamobagu,” kata Sahaya dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Kotamobagu.




Ia berharap Muskot dapat menghasilkan program yang mampu memperkuat organisasi sekaligus menjawab kebutuhan pembinaan atlet.

“Saya berharap kegiatan musyawarah ini tidak hanya menjadi forum untuk memilih dan menetapkan kepengurusan, tetapi lebih dari itu menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, menyatukan visi, memperkuat organisasi, serta merumuskan program-program strategis dalam rangka memajukan olahraga tenis di Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Pemkot dorong pembinaan berkelanjutan

Sahaya mengatakan pemerintah daerah memandang pembinaan olahraga sebagai proses yang membutuhkan kesinambungan dan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, pengembangan cabang olahraga tenis juga perlu dilakukan dengan perencanaan yang jelas.

“Pemerintah Kota Kotamobagu memandang bahwa pembinaan olahraga harus dilaksanakan secara berkelanjutan, terarah, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.

Menurut Sahaya, tenis memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menyumbangkan prestasi bagi daerah.

Ia berharap PELTI bersama pemerintah, KONI, pelatih, atlet, dan pihak terkait dapat membangun ekosistem pembinaan yang konsisten sehingga kesempatan atlet untuk berkembang tidak berhenti pada kompetisi tingkat daerah.

Target prestasi hingga internasional

Pemerintah Kota Kotamobagu juga berharap pembinaan yang dilakukan PELTI dapat menghasilkan atlet yang mampu bersaing pada jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

“Kita semua berharap, melalui pembinaan yang konsisten serta dukungan dari berbagai pihak, akan lahir atlet-atlet tenis yang berprestasi dan mampu mengukir pencapaian, bukan hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Nasional, bahkan hingga ke tingkat Internasional,” kata Sahaya.

Muskot PELTI Kota Kotamobagu tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda Kota Kotamobagu, Sekretaris PELTI Provinsi Sulawesi Utara Gege Rey, Ketua PELTI Kota Kotamobagu Resty A. Mangkat Somba, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta, pengurus KONI Kota Kotamobagu, serta anggota PELTI Kota Kotamobagu.

Forum tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga memperkuat arah organisasi dan menyusun program pembinaan yang dapat menjadi fondasi pengembangan tenis di Kota Kotamobagu.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com