Tito Minta Peserta Sespim Lemdiklat Polri Susun Kebijakan Sains

Mendagri Tito Karnavian dorong peserta Sespim Lemdiklat Polri gunakan data dan sains dalam kebijakan.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengimbau para peserta Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri untuk membiasakan diri dalam menyusun kebijakan berbasis sains dan data. Imbauan ini ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam Dialog Kebangsaan yang digelar di Gedung Tribrata Convention Center Dharmawangsa, Jakarta, pada Senin (31/8).

Tito menegaskan para peserta yang dipersiapkan menjadi pemimpin strategis di masa depan harus mampu menghadapi persoalan dengan keputusan tepat dan cepat. “Setiap pengambilan keputusan, saya minta rekan-rekan selalu mengambil keputusan berbasis sains, berbasis data,” katanya.

Ia menjelaskan, pendidikan formal bukan hanya untuk mendapatkan gelar, tetapi untuk mengasah pola pikir ilmiah. Tito mencontohkan bagaimana jenjang pendidikan sarjana dirancang untuk mengubah kebiasaan mengambil keputusan secara insting menjadi pendekatan yang lebih sistematis dan ilmiah.

Menurutnya, semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin kompleks kemampuan individu dalam mencari referensi, memahami metodologi, menganalisis data, dan mengambil kesimpulan. Kemampuan ini dianggap penting bagi para pemimpin dalam menangani persoalan di lapangan.

Lebih lanjut, Tito menyatakan bahwa pemimpin yang tangguh tidak hanya bergantung pada otoritas, tetapi juga harus bisa menyusun konsep dan menentukan arah organisasi. “Kita nanti memiliki kekuasaan, kapolres, kapolda, kajati, kajari, [atau] mungkin menjadi komandan di TNI, tapi power is not enough,” ujarnya.




Ia menambahkan bahwa pengetahuan menjadi kunci dalam membangun kepemimpinan konseptual, dan ini dapat diperoleh dari pengalaman, belajar dari orang lain, serta membaca berbagai referensi. Tito juga mendorong para peserta untuk memperluas horizon pendidikan hingga ke luar negeri, karena pendidikan di negara maju memberi wawasan lebih dari aspek pengetahuan, budaya, dan jaringan internasional.

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com