ZONAUTARA.com – Granit Xhaka, gelandang Sunderland, dipastikan tidak akan membela Timnas Swiss dalam lanjutan UEFA Nations League bulan ini. Absennya pemain senior ini disebabkan oleh keterlibatannya dalam penyelidikan hukum mengenai dugaan penggunaan sertifikat vaksin covid-19 palsu.
Melalui pernyataannya di akun Instagram, Senin (21/9), Xhaka menyatakan menarik diri dari skuad timnas untuk menyelesaikan persoalan hukum yang tengah menjadi sorotan. “Dalam beberapa hari terakhir, muncul pemberitaan lama terkait persoalan saya ini. Saya ingin membereskannya sendiri,” tulis Xhaka.
Xhaka mengungkapkan bahwa keputusan untuk memperoleh sertifikat vaksin palsu didorong oleh ketidakpercayaannya terhadap vaksin covid-19 selama pandemi. “Terkait vaksin covid-19, saya pribadi saat itu masih ragu dan berpikir dua kali soal itu. Saya tidak percaya dengan vaksin dan dihantui kekhawatiran serta ketakutan,” ungkapnya. Emosi yang tidak stabil akhirnya membawanya membeli sertifikat palsu tersebut.
Kasus ini sedang ditangani intensif oleh Kantor Kejaksaan Luzern. Pengacara dokter yang terlibat membantah pembuatan sertifikat secara tidak sah, sementara Xhaka telah menyatakan siap bekerjasama dengan pihak berwenang.
Pelatih Murat Yakin kehilangan Xhaka yang sebelumnya masuk daftar untuk menghadapi Makedonia Utara, Skotlandia, dan Slovenia. Hingga kini, belum ada sanksi yang diumumkan, sementara Sunderland juga belum memberikan keterangan resmi.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

