Pemprov Sulut cairkan Dana Bagi Hasil Rp 114,4 Miliar ke kabupaten/kota di HUT ke-62

Yulius mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus merawat budaya gotong royong dan mapalus dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Febri Kodongan
Penulis: Febri Kodongan
Editor: Ronny Adolof Buol

ZONAUTARA.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menyalurkan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 114,4 miliar kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Sulut.

Penyaluran dana tersebut bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulut, Rabu (23/9).

Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, menyatakan bahwa penyaluran DBH senilai Rp 114.436.950.895 ini merupakan periode perhitungan Januari hingga Mei 2026. Dana tersebut langsung ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing daerah.

“Sebagai wujud sinergitas dan dukungan terhadap pembangunan daerah kabupaten/kota untuk menghadirkan kualitas layanan publik yang lebih baik, maka Dana Bagi Hasil bagi kabupaten/kota disalurkan ke RKUD masing-masing,” ujar Yulius dalam sambutannya pada Upacara HUT ke-62 Sulut di Lapangan Kantor Gubernur, Manado, Rabu (23/9).

Yulius menegaskan, percepatan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi antara Pemprov dan Pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci utama agar program pembangunan berjalan terpadu.




“Cita-cita luhur ini tidak akan pernah tercapai jika kita berjalan sendiri-sendiri, sehingga kita semua wajib mengutamakan sinergi dan kolaborasi yang kokoh,” tegas Yulius.

Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk terus merawat budaya gotong royong dan mapalus dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Mari kita melaju bersama, bekerja bersama, saling menopang, saling menguatkan, dan bersatu untuk membangun daerah menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” imbuhnya.

Capaian Ekonomi Sulut di Semester I 2026

Peringatan HUT ke-62 ini sekaligus dijadikan momentum evaluasi capaian kinerja pembangunan Pemprov Sulut sepanjang tahun berjalan.

Hingga Semester I 2026, Pemprov Sulut mencatatkan sejumlah indikator makroekonomi yang positif, di antaranya:

Pertumbuhan Ekonomi: 5,42 persen.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 76,32.

Angka Kemiskinan (Triwulan II 2026): 6,32 persen.

Inflasi Daerah: 2,53 persen.

Meski mencatatkan tren positif, Yulius mengingatkan jajarannya untuk tidak berpuas diri dan tetap fokus mendorong keberlanjutan program strategis, pembenahan infrastruktur, serta kemandirian ekonomi daerah.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com