ZONAUTARA.com – Eks Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk segera mencapai kesepakatan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya serangan antara kedua negara.
Dalam beberapa waktu terakhir, Rusia telah melancarkan serangkaian serangan menggunakan rudal jelajah dan balistik, bom luncur, serta drone bertenaga jet. Serangan tersebut terjadi di saat perkembangan di garis depan relatif melambat, sekitar 4,5 tahun setelah Rusia memulai invasi skala penuh ke Ukraina.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melalui pernyataannya pada Sabtu (26/9) memperingatkan bahwa Rusia terus meningkatkan serangan. “Sangat penting bagi mitra kita untuk tidak melupakan: Rusia meningkatkan eskalasi setiap hari,” tulis Zelensky. Ia menyoroti sasaran serangan termasuk Kyiv dan Zaporizhzhia, serta wilayah Odesa, Sumy, dan Kharkiv.
Dalam insiden di Zaporizhzhia, dua perempuan dilaporkan tewas setelah tertimbun reruntuhan rumah mereka akibat serangan Rusia, menurut administrasi militer regional setempat. Serangan di kota Sumy juga menyebabkan dua orang meninggal dunia, sementara di wilayah Kyiv, serangan drone Rusia melukai dua orang dan memicu kebakaran di Distrik Boryspil.
Sementara itu, Ukraina melancarkan serangan drone jarak jauh terhadap fasilitas industri dan kilang minyak di Rusia. Serangan di wilayah Krasnodar, Rusia bagian selatan, menewaskan tiga orang. Trump, setelah bertemu Zelensky di New York, mengungkapkan harapannya agar persoalan ini dapat diselesaikan. “Suatu hari nanti, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, mungkin sebelum musim dingin yang berat, mereka akan membuat kesepakatan,” kata Trump.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

