ZONAUTARA.com – Iran mengancam akan melancarkan serangan yang lebih dahsyat, besar, dan presisi jika Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan ulang terhadap Teheran. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi, pada Sabtu.
“Jika Amerika Serikat dan rezim Israel kembali salah perhitungan dan membuat kesalahan dengan menyerang kami, serangan kami kali ini akan lebih dahsyat, besar, dan presisi dari sebelumnya,” kata Shekarchi, seperti dikutip kantor berita Fars. Ia menambahkan bahwa militer Iran sudah sepenuhnya siap untuk bertempur.
Laporan dari Wall Street Journal pada Jumat menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump menolak usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz selama sepekan. Presiden Trump juga sedang mempertimbangkan serangan baru setelah Pemilihan Umum sela di AS.
Pada 28 Februari, AS dan Israel telah menyerang sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas dengan serangan telak oleh Iran terhadap target musuh. Meskipun pada pertengahan Juni Teheran dan Washington sempat menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan, konflik kembali berlanjut tak lama setelahnya.
Hingga saat ini, ketegangan antara kedua negara masih belum terselesaikan. Iran menunggu tanggapan akhir dari AS terkait pembukaan Selat Hormuz, sementara ada kekhawatiran bahwa konflik bisa meluas hingga Samudra Hindia.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

