ZONAUTARA.com – Berita hari ini didominasi oleh ekonomi Indonesia yang menunjukkan perbaikan signifikan dan kebijakan internasional yang memengaruhi mahasiswa asing. Dengan ekonomi Indonesia semakin solid dan kebijakan imigrasi di AS yang makin ketat, isu-isu ini menjadi perhatian besar baik di tingkat nasional maupun global.
Spread Obligasi Indonesia Menyempit
Dikutip dari Antara, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa spread obligasi Indonesia berhasil ditekan hingga 188 bps pada 7 Oktober 2026, mencerminkan fundamental ekonomi makro yang kuat di tengah kondisi global menantang akibat suku bunga tinggi di AS.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
Pendapatan Negara Meningkat Signifikan
Media Indonesia melaporkan pendapatan negara hingga akhir September 2026 mencapai Rp2.341,5 triliun, meningkat 25,5% dibanding tahun sebelumnya. Menkeu Suahasil Nazara menyatakan bahwa hal ini menunjukkan kinerja anggaran yang baik, meski tetap menjaga defisit untuk meningkatkan belanja negara.
Baca selengkapnya di Media Indonesia →
Mahasiswa Asing di AS Dikenakan Biaya Tinggi
CNBC Indonesia memberitakan bahwa pemerintahan Trump mengusulkan biaya hingga US$70.000 bagi mahasiswa internasional untuk program pelatihan kerja di AS. Kebijakan ini ditujukan untuk menegakkan sistem imigrasi yang lebih ketat dan melindungi pekerja lokal.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Ke mana arah kebijakan ekonomi Indonesia dan bagaimana dampak kebijakan imigrasi ini terhadap arus masuk mahasiswa ke AS akan menjadi pertanyaan yang membutuhkan pantauan lebih lanjut.

