ZONAUTARA.com – Berita utama hari ini didominasi oleh korupsi dan integritas penegakan hukum dengan dua kasus profil tinggi yang mengingatkan kita akan tantangan besar dalam tata kelola yang bersih di Indonesia. Dari Febrie Adriansyah yang berharap bisa kembali memberantas korupsi hingga dakwaan pungutan liar terhadap bekas Kadis ESDM Jawa Timur, isu ini semakin relevan bagi publik. Di sisi lain, gangguan transportasi dan potensi penyalahgunaan QRIS menunjukkan pentingnya stabilitas dan keamanan sistem layanan publik.
Febrie Adriansyah Siap Lawan Korupsi
Dikutip dari Antara, mantan Jaksa Agung Muda Febrie Adriansyah menyatakan siap kembali memberantas korupsi jika dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan pemerasan dan pencucian uang. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum bagi kepentingan bangsa dan berharap dapat terus berkontribusi dalam upaya pemberantasan korupsi bila bebas dari dakwaan.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Korupsi
Dilaporkan CNN Indonesia, mantan Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa menerima pungutan liar senilai Rp4,09 miliar terkait izin pertambangan. Sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya mengungkap dugaan penyalahgunaan jabatan untuk memeras pemohon izin, melibatkan dua pejabat lainnya.
Baca selengkapnya di CNN Indonesia – Nasional →
Gangguan KRL INKA di Pasar Minggu
Detik melaporkan bahwa kereta INKA tujuan Jakarta Kota-Bogor mengalami gangguan pintu yang tidak tertutup, mengakibatkan empat perjalanan tertunda. Meskipun upaya perbaikan dilakukan, kendala teknis tetap berdampak pada jadwal perjalanan kereta.
Baca selengkapnya di Detik – Berita →
ASPI Rekomendasikan Cabut QRIS Ilegal
Menurut Tirto.id, ASPI menegaskan komitmennya untuk mencabut layanan QRIS yang disalahgunakan untuk perjudian online. Ketua ASPI, Santoso, menekankan pentingnya menjaga integritas sistem pembayaran, dan mereka siap bertindak tegas jika ada indikasi penyalahgunaan dalam transaksi digital.
Baca selengkapnya di Tirto.id →
Dengan peningkatan kasus korupsi dan inovasi teknologi yang rentan disalahgunakan, tantangan utama ke depan adalah memastikan penegakan hukum yang efektif dan stabilitas layanan publik demi kesejahteraan masyarakat.

