ZONAUTARA.com – Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Beniyanto Tamoreka, menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam mempercepat peningkatan produksi minyak nasional. Peningkatan produksi ini dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan energi dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Beniyanto melihat tiga strategi utama yang diusung adalah penerapan teknologi pada sumur tua, pengelolaan sumur tidak aktif (idle), dan percepatan proyek migas yang telah mengantongi Plan of Development (POD). “Saya kira langkah yang disampaikan Menteri ESDM ini sangat tepat dan perlu didukung,” ungkap Beniyanto. Dia menambahkan bahwa optimalisasi sumur minyak harus dipercepat agar memberikan tambahan produksi.
Selain itu, Beniyanto menekankan bahwa teknologi di lapangan yang sudah ada sangat penting untuk memperkuat cadangan migas. Namun, ia juga mengingatkan agar pengaktifan kembali sumur idle dilakukan dengan cermat, mempertimbangkan aspek teknis dan keekonomian. Ia juga mengapresiasi perkembangan positif dalam penataan sumur minyak rakyat, seperti yang dilakukan di Aceh.
Koordinasi antara Pemerintah, SKK Migas, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) juga dinilai penting untuk mengatasi persoalan investasi dan perizinan. Beniyanto menegaskan bahwa eksplorasi harus terus diperkuat untuk menemukan cadangan baru. Menurutnya, indikasi keberhasilan tidak hanya dilihat dari jumlah pengeboran, tetapi volume produksi nyata yang ditambahkan ke produksi nasional.
Beniyanto juga menekankan pentingnya strategi ini agar sesuai dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan swasembada energi. “Presiden Prabowo sudah memberikan arah yang jelas mengenai swasembada energi. Semakin besar kemampuan kita memproduksi minyak sendiri, semakin kuat ketahanan energi nasional kita,” tutup Beniyanto.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

