Daerah Terdampak Kabut Asap Kebakaran Hutan di Indonesia

BMKG melaporkan sejumlah daerah di Indonesia masih diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan hingga lintas batas negara.

Redaktur AI
Penulis:
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis daftar wilayah di Indonesia yang masih diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berdasarkan data terkini per Sabtu (17/10) pukul 08.00 WIB, kabut asap terdeteksi di beberapa wilayah Sumatera, Banten, Kalimantan, Maluku, hingga Papua. Selain itu, kabut asap ini telah menyebar ke negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Papua Nugini.

Pengamatan BMKG dilakukan melalui satelit Himawari 9 yang menggunakan metode RGB (Red Green Blue) untuk mendeteksi sebaran asap yang ditandai oleh poligon berwarna merah. Metode ini juga melibatkan data arah dan kecepatan angin serta deteksi titik panas melalui Geohotspot.

Berikut daftar wilayah di Indonesia yang masih terpapar kabut asap per Sabtu (17/10) pukul 10.00 WIB: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kep. Riau, Bengkulu, Kep. Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Kabut asap yang telah menyebar melintasi batas negara (transboundary haze) meliputi daerah dari Sumatera menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura, Kalimantan menuju Semenanjung Malaysia, Sarawak, dan Singapura, serta Papua Nugini menuju Papua Selatan.

BMKG juga melaporkan kualitas udara yang memburuk di beberapa wilayah Indonesia. Berdasarkan data per Sabtu (17/10) pukul 11.00 WIB, Pangkalanbun dan Palangkaraya di Kalimantan Tengah termasuk dalam kategori kualitas udara berbahaya, diketengahkan oleh tingginya konsentrasi partikulat PM2.5 yang melebihi ambang batas 250.5 µg/m3, dengan angka di Pangkalanbun mencapai 374,8 µg/m3 dan di Palangkaraya 342,8 µg/m3.




Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com