ZONAUTARA.com – Tanggal 23 Oktober 2026 ditandai dengan berbagai dinamika, baik dalam negeri maupun internasional. Jadwal Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi sorotan utama di sektor pendidikan Indonesia, sedangkan di luar negeri, kebijakan minyak Presiden Trump mengundang perhatian setelah memicu lonjakan harga energi global. Di tengah gejolak tersebut, langkah-langkah untuk menertibkan pertambangan di Papua dan inisiatif sosial lokal seperti 'Rantang Kasih' di Banyuwangi menunjukkan respons beragam pemerintah terhadap tantangan yang dihadapi.
Jadwal TKA SMA Diumumkan Kemendikdasmen
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk SMA/MA dan SMK/MAK yang akan dimulai pekan depan. Dikutip dari Antara, Toni Toharuddin menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta tetap menjadi prioritas utama.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
Trump Gunakan UU Perang Dingin untuk Minyak AS
CNBC Indonesia melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump menggunakan undang-undang era Perang Dingin untuk memperkuat industri minyak di tengah lonjakan harga energi akibat konflik dengan Iran. Kebijakan ini memungkinkan pemberian insentif keuangan untuk proyek minyak, termasuk pipa dan penyimpanan bahan bakar.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Penertiban Tambang di Papua Direspons Advokat
CNN Indonesia memberitakan bahwa advokat Haris Azhar menanggapi penertiban tambang PT Kristalin Ekalestari oleh Satgas PKH di Papua Tengah. Haris menyayangkan tindakan tersebut yang dinilainya kurang transparan, meski perusahaan telah memegang Izin Usaha Pertambangan yang sah.
Baca selengkapnya di CNN Indonesia – Nasional →
Program Rantang Kasih untuk Lansia di Banyuwangi
Detik mengabarkan bahwa program 'Rantang Kasih' di Banyuwangi berlanjut dengan mendistribusikan makanan kepada lansia miskin setiap pagi. Program ini memberikan bantuan materi dan dukungan moral bagi para penerima manfaat.
Baca selengkapnya di Detik – Berita →
Kegiatan TKA yang akan segera dimulai akan menjadi ujian bagi pelaksanaan sistem pendidikan di Indonesia di masa depan. Sementara itu, kebijakan minyak AS yang kontroversial berpotensi memicu perubahan besar dalam pasar energi global, menekan negara-negara yang bergantung pada impor minyak.

