Polisi Gunakan Sonar dan Drone Cari Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Polisi gunakan sonar dan drone untuk mencari korban kapal tenggelam KM Feronia di Labuan Bajo. Operasi SAR melibatkan 76 personel gabungan.

Redaktur AI
Penulis:
Foto: Antara – Top News

ZONAUTARA.com – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur mengerahkan teknologi sonar dan drone robot bawah laut guna mencari korban tenggelamnya KM Feronia di perairan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Hingga kini, korban tersebut belum ditemukan meski telah memasuki hari kesepuluh pencarian.

Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, menyatakan bahwa pihaknya tidak hanya menggunakan alat canggih seperti kapal pemburu cepat KPC 2007 dan RIB 02, tetapi juga melibatkan tim SAR gabungan. “Sampai dengan hari kesepuluh pencarian korban tenggelam yang merupakan dive master belum juga ditemukan, walaupun sejumlah alat canggih sudah diterjunkan,” ujarnya di Kupang, Sabtu.

Operasi pencarian melibatkan 76 personel gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Pelindo, serta masyarakat setempat. Penyisiran bawah laut dilakukan di sejumlah titik di sekitar lokasi awal tenggelamnya kapal, meliputi perairan Tatawa Besar, Batu Bolong, Mawan, Batu Tiga, dan Sebayur di kawasan Taman Nasional Komodo.

Untuk memperluas jangkauan pencarian, berbagai peralatan canggih seperti sonar single beam dan drone bawah air milik Ditpolairud Polda NTT, ROV milik PT Farmindo, dan side scan sonar milik Koarmada II TNI AL Surabaya dioperasikan. Namun, setelah evaluasi menyeluruh, Basarnas Maumere memutuskan untuk menghentikan operasi pencarian karena korban dan bangkai kapal utama belum ditemukan.

Meskipun operasi resmi dihentikan, patroli rutin tetap dilakukan oleh Ditpolairud Polda NTT di perairan Taman Nasional Komodo. Irwan menegaskan, “Kami mengimbau kapal-kapal wisata dan nelayan yang beraktivitas di perairan Taman Nasional Komodo agar segera menginformasikan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan KM Feronia.”




Jajaran Ditpolairud Polda NTT menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta memfasilitasi doa bersama di Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebagai bentuk penghormatan dan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Diolah dari laporan Antara – Top News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com