ZONAUTARA.com – Keluarga dari Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai mengunjungi Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/10) untuk menanyakan kelanjutan kasus kematian Valdo. Valdo diduga tewas ditembak oleh juniornya, Bharada Andika Rahmadani, di Mako Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten.
Ardy Mbalembout, kuasa hukum keluarga Valdo, menyampaikan bahwa mereka telah menyerahkan surat kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto sebelum kunjungan ini. “Kami ke Mabes Polri dalam rangka ingin menanyakan perkembangan surat kami ke Pak Kapolri hari kemarin ya,” ujar Ardy di Mabes Polri, Rabu.
Dalam kesempatan tersebut, Ardy menuntut agar Kapolri mengusut tuntas pembunuhan berencana yang menewaskan Valdo. “Pada intinya kehadiran kami ke sini untuk meminta perlindungan hukum kepada Pak Kapolri agar Propam Polda Metro Jaya bekerja secara profesional mengusut tuntasnya kasus pembunuhan berencana terhadap almarhum Valdo Fernandez,” tambahnya.
Kuasa hukum lainnya, Petrus Bala Pattyona, turut mempertanyakan mengapa kepolisian belum merilis kasus ini. “Maksud kedatangan kami itu bahwa kami ingin mempertanyakan, kenapa sudah sejak tanggal 16 sampai hari ini, sudah 10 hari pihak kepolisian belum mengumumkan tersangkanya? belum merilis,” katanya.
Andika telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penanganan kasus dilakukan secara profesional dan objektif, dengan perkembangan akan disampaikan kepada publik sesuai hasil pemeriksaan dan fakta terverifikasi.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

