(CEK FAKTA) : Klaim Bantuan Sosial Digital Rp1,5 Juta dari Kemensos

Berdasarkan verifikasi Zonautara.com, informasi ini :

ZONAUTARA.com – Beredar unggahan poster di media sosial Facebook yang menampilkan foto Menteri Sosial Saifullah Yusuf, disertai tautan yang mengklaim adanya program bantuan sosial (bansos) digital dari Kementerian Sosial dengan nilai Rp1,5 juta per orang.

Namun, setelah ditelusuri video tersebut tidak benar atau hoaks.

Narasi yang beredar

🇮🇩📢 BANSOS RESMI KEMENSOS — DAFTAR SEKARANG!
💸 Rp1.500.000 Bantuan Tunai Siap Disalurkan!
📲 Pendaftaran 100% Online. Tanpa Calo. Tanpa Ribet.
🛡️ Resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
👉 Untuk keluarga yang butuh, bantuannya nyata.
👉 Untuk masa depan yang lebih baik, mulai dari sini.
✅ Cek Hak Anda.
✅ Daftar Sekarang.
✅ Semua Gratis.

Pemeriksaan Fakta

Tim Cek Fakta ZONAUTARA.com melakukan penelusuran, dan saat memasukan kata kunci “Bansos go digital” tidak muncul penjelasan seperti ramai di media sosial.

Dikutip dari situs resmi kemensos.go.id, Kemensos sedang mengembangkan infrastruktur digital bernama Digital Public Infrastructure (DPI) bekerja sama dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Sistem ini mencakup tiga layanan utama, yakni:

  • Identitas Digital,

  • Pembayaran Digital, dan

  • Data Exchange,

yang semuanya akan terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sementara, dilansir dari Tempo.co, Kementerian Sosial (Kemensos) tidak pernah mengumumkan atau menyebarluaskan program bantuan sosial digital dengan mekanisme seperti yang tercantum dalam tautan tersebut. Untuk dapat menerima bansos resmi dari Kemensos, masyarakat harus terlebih dahulu terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pendaftaran ke DTKS dilakukan dengan datang langsung ke kantor desa atau kelurahan dengan membawa e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Adapun istilah “Bansos Go Digital” memang benar digunakan oleh Kemensos, tetapi bukan dalam konteks pemberian bantuan melalui tautan tidak resmi. Istilah ini merujuk pada upaya transformasi digital dalam sistem perlindungan sosial, agar penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran, akurat, dan adil.

Kesimpulan

Unggahan poster di media sosial Facebook yang menampilkan foto Menteri Sosial Saifullah Yusuf, disertai tautan yang mengklaim adanya program bantuan sosial (bansos) digital dari Kementerian Sosial dengan nilai Rp1,5 juta per orang adalah tidak benar atau hoaks.

Baca juga Cek Fakta Lainnya :

Jika anda merasa konten ini bermanfaat, anda dapat berkontribusi melalui DONASI. Klik banner di bawah ini untuk menyalurkan donasi, agar kami dapat terus memproduksi konten yang bermanfaat




WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com