Connect with us

Serba Serbi

Anda Sudah Registrasi Ulang Kartu SIM?

Published

on

Masyarakat berbondong-bondong mendaftarkan kembali kartu SIM-nya di Grapari Telkomsel.(Foto: zonautara.com/Lukman Polimengo)

MANADO, ZONAUTARA.com – Sudahkah anda meregistrasikan kembali nomor kartu SIM anda yang batas waktunya jatuh pada 28 Februari 2018? Di hari itu, wartawan Zona Utara sengaja memantau aktivitas pendaftaran di Grapari Telkomsel yang berada di Kelurahan Sario, Kecamatan Sario, Kota Manado.

Wajah Asni Elsye  Piaye (63), begitu sumringah saat keluar dari kantor Grapari Telkomsel yang kala itu dikunjugi ribuan pelanggan untuk meregistrasikan atau mendaftarkan kembali kartu SIM prabayar. Perempuan yang berdomisili di Desa Pineleng, Kabupaten Minahasa, ini mengungkapkan kegembiraannya setelah kartu SIMnya berhasil teregistrasi.

“Beberapa hari lalu saya coba dari rumah, tetapi belum bisa. Mungkin ada kekeliruan dalam meregistrasi jadi mendingan ke Grapari saja,” tutur Asni, Rabu (28/2/2018).

Setelah mengantri sekitar dua jam, akhirnya proses pendaftaran kembali kartu SIM Asni hanya berlangsung kurang dari dua menit.

Junaidi Maspaitela (41), warga Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara, mengatakan bahwa proses registrasi SIM-nya di Grapari Telkomsel tak menemui kendala.

“Di kampung juga sebenarnya bisa, namun saja bertepatan ada keperluan lain di Kota Manado, jadi sekalian saja registrasi di Grapari,” tutur Junaidi.

Christy, petugas costumer service di kantor Grapari Telkomsel mengungkapkan, sejak pagi hingga sore di hari terakhir bulan Februari 2018 itu banyak sekali masyarakat yang datang meregistrasikan kartu SIM.

“Banyak masyarakat yang datang mendaftarkan kembali nomor SIM, mengingat ini batas akhir pendaftaran kembali. Dan jelang tutup jam operasional kantor, tercatat lebih dari 1000 orang yang sudah datang meregistrasi. Ada yang datang mendaftarkan dua sampai tiga nomornya,” ujar Christy.

Vice President (VP) North Region XL Axiata, Desy Sari Dewi, dalam siaran persnya mengungkapkan, hingga saat ini XL Axiata masih terus menyosialisasikan implementasi kebijakan registrasi kartu prabayar.

“Kita juga terus  mendorong masyarakat atau pelanggan yang belum melakukan registrasi prabayar, agar segera melakukan registrasi kartu prabayarnya,” tandas Desy.

Dari pantauan, hingga kini masih banyak masyarakat yang belum meregistrasikan kartu SIM-nya hingga batas waktu yang ditentukan Pemerintah berakhir.

 

Editor: Rahadih Gedoan

Serba Serbi

Tengkorak Yaki berbahan fiber ini dijual murah

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Upaya menjaga kelestarian dan semangat mengangkat budaya lokal yang berjalan beriringan, memberikan inspirasi kreatif bagi Renaldo Kumendong. Tari Kabasaran yang makin digandrungi kalangan generasi muda tentu membuat permintaan aksesoris untuk melengkapi hiasan kostum jadi sangat dibutuhkan.

Aldo, demikian sapaan akrabnya, mengganggap aksesoris Kabasaran yang tertentu tak harus asli. Kalau semuanya harus asli, seperti tengkorak yaki (macaca nigra), justru bisa merusak kelestarian ekosistem.

“Kalau ada grup Kabasaran yang baru dibentuk, misalnya anggotanya ada 6 orang, berarti akan ada 6 yaki yang diburu. Semangat mengangkat budaya lokal Minahasa sudah baik, tapi tindakan memburu satwa yang dilindungi itu tidak terpuji. Itulah mengapa saya bereksperimen dengan membuat tengkorak yaki dari bahan fiber,” kata Aldo, yang juga pentolan Sanggar Vox Teater Club.

Harga satu tengkorak yaki dijualnya murah, yaitu hanya Rp 100.000. Untuk bahan, fiber cair dipesannya dari Surabaya karena di Manado belum dijual. Ia mencampurkan fiber cair dengan satu bahan lagi yang dirahasiakan untuk membuat hasil cetakan jadi sangat kuat.

Proses pembuatannya tidak lama. Malah, imbuhnya, kalau ada yang ingin memesan, bisa ditunggu karena hanya memakan waktu 10 menit pengerjaannya. Sebenarnya bukan hanya tengkorak yaki yang bisa dibuat. Aksesoris lain seperti taring juga bisa.

“Selain bisa untuk keperluan aksesoris Kabasaran, tengkorak fiber bisa juga menjadi bahan pajangan yang artistik. Bagi yang tertarik dan ingin memesannya bisa datang ke sekretariat Sanggar Vox Teater Club yang beralamat di SMK Negeri 4 Manado,” ujarnya.

Editor: Rahadih Gedoan

Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com