Connect with us

Zona Tomohon

Tomohon Pilot Project SP4N Ombudsman RI

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP), Kota Tomohon dipilih Ombudsman Republik Indonesia  menjadi salah satu Pilot Project Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) bersama tujuh daerah lainnya di Indonesia.

Ini terungkap saat Ombudsman Republik Indonesia berkunjung ke Kota Tomohon Rabu (18/7/2018. Dadan Suparjo Suharmawijaya SIP MSi selaku anggota Ombudsman RI mengatakan, pihaknya bersama Kemanpan RB dan Kantor Staf Presiden mendorong kegiatan besar untuk mengawal SP4N.

“Kami memiliki program pendampingan dan akan dipilih daerah pelopor. Dan saat ini ada delapan sampel daerah untuk mengawali dan Tomohon masuk dalam kriteria utama yang telah memiliki  MPP, Command Centre dan Tempat Pengelola Pengaduan.  Untuk itu, maksud kedatangan kami daerah ini yaitu Kota Tomohon nantinya akan dijadikan pilot project SP4N,” terang Dadan.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat menerima kunjungan, mengapresiasi Ombudsman  RI yang telah memilih Kota Tomohon untuk ditinjau.

“Ini merupakan penghargaan bagi kami masyarakat dan Pemerintah Kota Tomohon,” ujar Eman.

Berkaitan dengan MPP yang merupkaan MPP keenam di Indonesia, Jumat (13/7/2018) Wali Kota Tomohon menjadi pembicara pada diskusi bulanan Leaders Talk terkait MPP yang diadakan di Kementrian Sekretariat Negara.

Rombongan menyempatkan meninjau Mal Pelayanan Publik Kota Tomohon Wale Kabasaran. Hadir Tim Ombudsman  RI Bapak Patnuaji Aji Indrarto, Ibu Fatamoya Kusmayanti, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut Helda Tirajoh SH, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc MTh, Asisten Umum Ir Corry Caroles dan jajaran pemerintah Kota Tomohon

 

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

Kantongi 7.933 dukungan, KPU nyatakan dokumen RoSe memenuhi syarat

Published

on

Ketua KPU saat menyerahkan berita acara penerimaan berkas kepada bapaslon perseorangan RoSe. (Foto: zonautara.com/Christo Senduk)

TOMOHON, ZONAUTARA.comProses pemeriksaan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon Robert Pelealu dan Sello Fransiskus HA Soekirno, di Komisi Pemilihan Umum (KPU) berlangsung panjang, Sabtu (23/2/2020).

Terpantau, bapaslon yang dikawal puluhan pendukungnya ini tiba di kantor KPU Tomohon sekitar pukul 10.00 WITA.

Keduanya pun kemudian secara langsung menyerahkan dokumen syarat dukungan tersebut kepada kepada pihak KPU Tomohon.

Usai diserahkan, tim dari KPU pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap ribuan syarat dukungan berupa formulir yang disertai KTP Elektronik dari pendukung.

Proses tersebut pun berlangsung hingga sekitar pukul 20.15 WITA.

Hasilnya, Ketua KPU Harryanto Lasut bersama empat komisioner lainnya masing-masing Stenly Kowaas, Robby Golioth, Jacobus Wowor dan Albertien Vierna Pijoh dokumen menyatakan, syarat dukungan dari bapaslon berjuluk RoSe tersebut telah memenuhi syarat untuk diproses ke tahap selanjutnya.

“Jumlah dukungan yang diserahkan berjumlah 7.962. Namun, setelah dilakukan pengecekan, jumlah dukungan yang lengkap berjumlah 7.933, dengan sebaran di lima kecamatan,” ujar Lasut.

Menurut Lasut, jumlah syarat dukungan yang dimasukkan oleh pasangan yang berlatarbelakang Jaksa dan TNI ini pun telah memenuhi syarat minimal yang ditetapkan oleh KPU, yaitu sebanyak 7.097 dukungan.

“Berdasarkan hasil pengecekan dukungan bapaslon perseorangan Robert Pelealu dan Sello Fransiskus HA Soekirno dinyatakan memenuhi yarat dukungan dan sebaran. Sehingga dokumen bapaslon perseorangan kami nyatakan diterima,” pungkas Lasut.

Proses penyerahan dan pengecekan dokumen syarat dukungan tersebut diawasi langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon Deisy T Soputan dan Anggota Bawaslu Merwan Irfan Dokal.

Diketahui, usai dinyatakan memenuhi syarat, dokumen bapaslon perseorangan tersebut selanjutnya akan diverifikasi administrasi oleh pihak KPU.

Tak hanya itu, ribuan dukungan tersebut akan diverifikasi secara faktual satu per satu oleh KPU.

Sementara itu, bapaslon RoSe saat diwawancarai mengatakan, data yang dimasukkan merupakan data yang benar.

Sehingga, pihaknya optimis syarat dukungan yang telah dimasukkan akan diterima dan bisa menjadi tiket bagi bapaslon tersebut untuk mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 23 September 2020 mendatang.

“Kami sudah mengantisipasi jika terjadi kekurangan. Yang pasti, dukungan ini akan kita jaga dan kembangkan,” ujar bapaslon RoSe, didampingi Ketua Tim LO Philip Karamoy.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com