Connect with us

Zona Tomohon

Eman: Koperasi Harus Mampu Berinovasi di Zaman Now

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman melantik Dewan Koperasi Pimpinan Daerah (Dekopinda) Kota Tomohon, di sela-sela Kegiatan Pembinaan, Pengawasan dan Penghargaan Koperasi Berprestasi, di Rogs Cafe, Kamis (11/10/2018).

Dalam sambutannya, Eman mengatakan, Dekopinda Kota Tomohon yang diketuai Josias Makalew ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk koperasi-koperasi yang ada di Kota Tomohon.

Dengan adanya Dekopinda Kota di Kota Tomohon, kata Eman, diharapkan koperasi-koperasi yang ada bisa terus berinovasi.

“Koperasi saat ini harus mampu berinovasi di zaman now,” ungkap Eman.

Menurut dia, koperasi harus mampu berinovasi khususnya dalam hal manajemen.

Dia menegaskan, pihaknya terus memperhatikan koperasi-koperasi yang aktif dan berprestasi di Kota Tomohon.

Salah satunya, lanjut dia, dengan memberikan penghargaan dalam bentuk uang pembinaan.

“Untuk koperasi-koperasi yang berprestasi akan kami berikan penghargaan berupa uang pembinaan. Saat ini sementara dibahas bersama DPRD. Itu merupakan bentuk motivasi kepada koperasi-koperasi yang melaksanakan RAT dan aktif,” katanya.

Di mana, lanjut Eman, besaran uang pembinaan yang direncanakan, yakni terbaik pertama Rp15 juta, terbaik kedua Rp12,5 juta dan ketiga Rp10 juta.

“Dengan demikian kita berharap Tomohon bisa menjadi percontohan dalam bidang koperasi,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Tomohon Miky YL Wenur, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Pdt Juberth Nixon Purnama, Pengurus Dekopinwil, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tomohon Jane Mendur dan pengurus koperasi berprestasi di Tomohon.

 

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

Lebaran Ketupat di ‘Kamja’ Tomohon dirayakan terbatas dan patuhi protap

Published

on

Pimpinan Daerah DMI Kota Tomohon Zamroni Khan di sela-sela perayaan Lebaran Ketupat di Kampung Jawa Tomohon. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Sepekan pasca-Hari Raya Idul Fitri, dirayakan oleh umat muslim sebagai Lebaran Ketupat.

Bagi umat muslim yang ada di Kelurahan Kampung Jawa (Kamja), Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Lebaran Ketupat merupakan salah satu kearifan lokal yang terus dilestarikan dan dilaksanakan dari tahun ke tahun.

Tak sedikit masyarakat dari dan luar Kota Tomohon yang ‘menyerbu’ daerah ini di saat perayaan Lebaran Ketupat.

Sayangnya, perayaan Lebaran Ketupat di Kampung Jawa Tomohon Minggu (31/5/2020), tidak akan seperti tahun-tahun sebelumnya. Banyaknya tamu hingga macetnya jalanan kini tidak akan didapati.

Pasalnya, perayaan Lebaran Ketupat kini harus dirayakan secara terbatas dan bahkan menggunakan prosedur tetap (protap) penanganan Covid-19.

Doa bersama di Masjid Nurul Iman yang biasanya dihadiri seluruh jamaah pun kini hanya dihadiri para tokoh agama dan tokoh masyarat bersama Ketua BTM Agussalim Saleh dan Lurah Aep Satriya Wibawa dan dipimpin langsung Imam Masjid Suharto Abusalam.

Sementara, umat muslim di Kampung Jawa hanya bisa merayakan Lebaran Ketupat dengan anggota keluarga.

Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tomohon Zamroni Khan mengatakan, kearifan lokal yang selama ini dirayakan tetap dilaksanakan dan dipertahankan.

“Namun, karena ini keadaan pandemi, tentu harus mengikuti imbauan pemerintah. Antara lain, cukup merayakan dengan keluarga inti, tidak mengundang saudara-saudara yang dari luar,” ujar Zamroni.

Menurut Zamroni, dalam perayaan Lebaran Ketupat, jamaah pun dilarang berkerumun, tetap pakai masker dan dilarang berpelukan atau bersalaman.

Dia berharap, kondisi saat ini bisa segera berlalu sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, bahkan bisa merayakan hari raya keagamaan secara bersama-sama tanpa adanya batasan seperti saat ini.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com