Connect with us

Bencana dan Musibah

Sulut Diguncang Gempa Magnitudo 5,6

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (13/10/2018), sekitar pukul 12.35 WITA.

Gempa bumi ini pun terasa di wilayah Tomohon dan Manado.

Pantauan Zona Utara, guncangan ini pun sempat membuat panik masyarakat yang ada di wilayah Kota Tomohon. Di mana, masyarakat yang berada di dalam rumah berhamburan keluar.

Dilansir dari laman BMKG, gempa berkekuatan magnitudo 5,6 ini berpusat di 38 Km Tenggara Kota Bitung, dengan kedalaman 97 Km.

BMKG menyatakan, gempa tersebut pun tak berpotensi tsunami.

 

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Bencana dan Musibah

Sudah 23 korban tewas gempa Maluku

Ratusan orang menderita luka-luka, ribuan lainnya mengungsi.

Bagikan !

Published

on

Bangunan Pasar Apung di Maluku Tengah rusak akibat gempa (Dok BNPB)

ZONAUTARA.com – Hingga Kamis (26/9/2019) pukul 21.53 WITA, sudah terdata sebanyak 23 korban tewas akibat gempa bermagnitudo 6,5 yang mengguncang Maluku. Data itu diekspose oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Korban meninggal tertinggi diidentifikasi di Kabupaten Maluku Tengah, sebanyak 14 orang,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/9/2019).

Sebanyak enam korban juga ditemukan tewas di Kota Ambon, sedangkan di Kabupaten Seram bagian barat ada 3 korban tewas.

Agus juga menjelaskan ada lebih dari 100 orang yang menderita luka-luka, akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Korban luka-luka terdapat di Kabupaten Maluku Tengah. Lebih dari 100 orang mengalami luka di Desa Liang. Di Kota Ambon, lima orang luka dan telah mendapatkan perawatan medis. Sedangkan Kabupaten Seram Bagian Barat, satu orang luka di Desa Waisama.

“Sekitar 15.000 warga masih mengungsi pascagempa karena rumah mereka rusak dan mengantisipasi gempa susulan yang membahayakan bangunan tempat tinggal,” kata Agus.

Berbagai infrastruktur publik juga mengalami kerusakan seperti fasilitas pendidikan, rumah ibadah, perkantoran dan fasilitas umum.

Kerusakan rumah di wilayah terdampak mencapai 171 unit, dengan rincian 59 rusak berat, 45 rusak sedang dan 67 rusak ringan. Fasilitas pendidikan rusak sebanyak 5 unit antara lain beberapa bangunan di Universitas Pattimura dan Kampus IAIN.

Kebutuhan korban pasca bencana sangat diperlukan seperti makanan, kebutuhan bayi, air minum obat-obatan, suplai air bersih dan juga penanganan trauma healing.

“Tenda sangat dibutuhkan mengingat wilayah Maluku mengalami hujan,” kata Agus.

Pemerintah daerah setempat dibantu banyak pihak masih terus melakukan upaya-upaya penanganan darurat di lapangan. Tim kaji cepat melakukan pendataan untuk melihat secara lebih rinci kondisi di lapangan. Tim BNPB telah berada di lokasi untuk mendukung penanganan darurat.

Gempa bumi magnitudo 6,8 mengguncang Kota Ambon, Kamis (26/9/2019) pukul 08.46.45 WIT. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemudian memutakhirkan gempa menjadi magnitudo 6,5.

BMKG mencatat terjadi 59 kali gempa bumi susulan hingga pukul 14.00 Wita dengan besaran yang bervariasi. 

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com