Connect with us

Hukum dan Kriminal

Kejati Sulut dan Kejari Tomohon Wakili Kejagung di Pameran PKNRM

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon mewakili Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia, dalam pelaksanaan Pameran Pekan Kerja Nasional Revolusi Mental (PKNRM), Jumat (26/10/2018).

Dalam pameran yang dilaksanakan di lapangan KONI Manado dan dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tersebut, Kejati Sulut dan Kejari Tomohon tampil dalam satu stand yang sama.

Kepala Kejari (Kajari) Tomohon melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Wilke Rabeta membenarkan hal tersebut.

“Kejati Sulut dan Kejari Tomohon terlibat dalam PKNRM tahun 2018, khususnya terkait Gerakan Indonesia Melayani melalui pameran,” kata Rabeta.

Menurut dia, ada sejumlah hal yang ditampilkan oleh pihaknya dalam pameran tersebut.

“Kami memamerkan kegiatan-kegiatan yang telah kami laksanakan dalam bentuk foto, video, website, miniatur, maket panflet, stiker, brosur, Jaksa Cilik, Duta Adhyaksa dan lain-lain,” ujarnya.

Kegiatan yang dipamerkan, lanjut Rabeta, yaitu kegiatan Jaksa Agung RI dan kegiatan lainnya di Kejaksaan Agung RI, kegiatan Kajati Sulut, kegiatan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4D), Kejati Sulut, program Jaksa Menyapa, serta Jaksa Masuk Sekolah dari Kejari Tomohon dan lainnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com