Connect with us

ZONA DAERAH

Tomohon Evening Christmas Parade siap digelar

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Tomohon Evening Christmas Parade 2018 dipastikan siap dihelat. Berbagai persiapan pun terus dilakukan untuk mematangkan iven yang rencananya akan dilaksanakan pada 12 Desember tersebut.

Teranyar, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menggelar rapat yang dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota (Sekkot), Rabu (5/12/2018).

Rapat bersama unsur perangkat daerah, para Camat, Lurah bersama unsur terkait dipimpin Asisten Perekonomian Setda Kota Tomohon Max Mentu.

Iven dalam rangka perayaan Natal yang merupakan kegiatan perdana di Kota Tomohon ini mengambil tema ‘Sparkling Christmas’.

Iven ini pun akan melibatkan unsur masyarakat kelurahan, Perangkat Daerah, BUMN/BUMD, perusahan swasta, sekolah, organisasi keagamaan dan masyarakat umum, di dalamnya ada iringan kendaraan hias bernuansa Natal baik roda empat maupun roda dua, kendaraan tradisional, serta pejalan kaki.

Mentu mewakili Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman berharap, kegiatan yang keikutsertaannya terbuka untuk umum ini akan berlangsung sukses.

“Suksesnya kegiatan ini tentu adanya dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Mari kita sukseskan kegiatan,” katanya.

Dia pun mengimbau, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat Kota Tomohon terus menjaga keamanan, menciptakan suasana kondusif, di dalamnya juga terus membina kerukunan antarumat beragama.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Wakil Rakyat

Identitas budaya Sulut harus ditonjolkan di Bandara Sam Ratulangi

Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado akan dibangun lebih besar.

Bagikan !

Published

on

Fanny Legoh

Manado, ZONAUTARA.com – Rencana Pemerintah untuk membangun bandara internasional Sam Ratulangi lebih besar dan megah, mendapat dukungan dari DPRD Sulawesi Utara.

Hanya saja, menurut legislator Fraksi PDIP, Fanny Legoh, unsur dan nuansa budaya diharapkan harus menonjol karena bandara merupakan pintu gerbang daerah ini bagi para pendatang, baik turis domestik maupun internasional.

“Sebagai contoh, bandara internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali yang sarat dengan ornamen bernuansa budaya mereka. Begitu tiba di bandara, kita bisa tahu dan akan selalu ingat dengan budaya-budaya Bali,” terang Legoh kepada wartawan, Rabu (23/10/2019) siang.

Menurut personel Komisi IV bidang Kesra itu, saat ini bandara Sam Ratulangi yang didatangi ratusan hingga ribuan turis sama sekali tidak menggambarkan kearifan lokal. Karena itu, ia meminta agar nuansa dengan motif budaya Sulut yang harus ada di bandara Sam Ratulangi berasal dari seluruh daerah dan suku.

“Harus ada budaya dari Minahasa Raya, Bolaang Mongondouw dan Nusa Utara. Bukan hanya agar budaya kita dikenal dan diingat orang banyak, tapi sebagai penegasan kebesaran dan kekuatan budaya masih kita pegang dan kita hormati,” tambah personel Komisi IV bidang Kesra itu.

Karena itu, kata Legoh, dirinya mengusulkan Komisi IV untuk melaksanakan pertemuan segitiga dengan pihak PT Angkasa Pura dan Pemerintah Provinsi terkait pembangunan bandara ini.

Seperti diketahui, bandara Sam Ratulangi baru menggunakan bahasa Manado dalam pengumuman penerbangan bagi para penumpang. Sedangkan ornamen-ornamen dengan nuansa budaya Sulut tidak nampak. (K-02)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

Baca Juga

<

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com