Connect with us

Sosial Kemasyarakatan

3 ide cerita dihasilkan dari workshop Viu Short Movie di Manado

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Workshop Viu Short Movie sudah berlangsung selama empat hari di Manado. Sejak hari pertama para peserta sudah dibekali dengan cara memilih ide, menyusun ide, dan menuliskan ide menjadi sebuah tulisan.

Hari ke empat Viu short movie, Kamis (10/1/2019) para peserta sudah memasuki tahap pemilihan ide cerita yang akan diproduksi nantinya.

Dari hasil workshoop selama empat hari Viu Short Movie menyaring tiga ide cerita yang nantinya salah satu akan diproduksi oleh para peserta workshop.

Ketiga ide cerita yang diangkat adalah bakuku (teriak) yang menceritakan tentang mitos bahwa ketika mau menyeberangi sungai orang Minahasa harus bakuku terlebih dahulu

Ide cerita kedua adala soal bersin, yang ingin menceritakan tentang mitos seseorang harus berhenti sejenak dari aktifitasnya jika tiba-tiba bersin.

Lalu bakera (mandi uap), yang menceritakan tentang mitos keharusan seorang ibu yang baru melahirkan wajib bakera, agar dijauhkan dari ganguan roh halus dan berguna bagi kesehatan.

Dari tiga ide cerita ini, nantinya akan dipilih salah satu untuk diproduksi di Manado.

Menurut Bani dan Tulik yang merupakan mentor pada Viu Short Movie, sebaiknya film yang diproduksi dapat menggambarkan kondisi di Sulawesi Utara atau Manado agar bisa mengenalan daerah peserta sendiri.

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Bakera, ide film pendek dalam VIU Short Movie siap diproduksi - Zona Utara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sosial Kemasyarakatan

Di Summer Camp, Anastasya bekali anak-anak Pasar Bersehati soal jurnalistik

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.comIven Summer Camp yang dilaksanakan Komunitas Dinding Manado, membekali sebanyak 36 anak-anak di Pasar Bersehati Manado, tentang pengetahuan jurnalistik, Sabtu (13/07/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Yonif 712 Teling, menghadirkan narasumber Presenter Kompas TV Manado, Anastasya Lensun.

Di mana, Anastasya memotivasi setiap anak agar memiliki moto hidup berdoa, berusaha dan yakin.

Dia mengatakan, menjadi presenter atau wartawan harus memiliki mental yang kuat dan siap ditempatkan di mana saja.

Dia berkisah, dirinya terus berusaha walaupun pernah gagal sebanyak 5 kali untuk mengapai cita-cita. Salah satunya, gagal kuliah di Cina dan gagal menjadi Polwan.

“Mari jadikan mimpi menjadi nyata. Sesuai dengan tema yang ada, agar adik-adik bisa sukses seperi kakak, jadi presenter yang bisa kenal dengan orang-orang besar seperti Gubernur,” ungkap Presenter yang akrab disapa Tasya ini.

Dalam kesempatan itu, Anastasya juga  memberikan motivasi soal Presenter yang dilandaskan dengan praktik.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com