MTsN 1 Palu, kantongi adiwiyata di tengah bencana

zonautara.com

PALU – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Palu adalah salah satu sekolah yang berhasil meraih penghargaan lingkungan Adiwiyata Nasional pada Desember 2018. Pihak sekolah sempat pesimistis karena gedung sekolah rusak setelah diguncang gempa 28 September lalu.

“Awalnya kami sempat putus semangat untuk bisa meraih penghargaan Adiwiyata Nasional 2018,” kata Wakil Kepala MTs Negeri 1 Palu Bidang Sarana dan Prasarana, Nur Dewi Fattah.

Sebelum bencana 28 September, MTs Negeri 1 Palu sebenarnya telah mempersiapkan banyak hal untuk mengikuti penilaian Adiwiyata. Mulai menyusun kebijakan berwawasan lingkungan, standar kurikulum berbasis lingkungan, dan pengelolaan sarana-prasarana pendukung yang ramah lingkungan.

MTs Negeri 1 Palu juga bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Komunitas Mangrove Pantai Talise, Bank Sampah Emas Rawi, dan Komunitas Hidroponik.

Saat itu, taman sekolah juga telah ditata rapi sehingga lingkungan madrasah tampak bersih dan hijau.

Tapi gempa yang mengguncang membuat beberapa kelas rusak. Taman yang telah ditata, pohon serta bunga-bunga yang ada di dalam lingkungan madrasah menjadi tidak terawat dan kering.

“Waktu itu sudah mulai patah hati, sudah pesimis. Karena pikirnya kalau tim penilai dari pusat datang, apa yang mau dinilai. Sedangkan bunga-bunga pada mati, dinding bangunan sudah terbelah,”

Namun pihak sekolah tidak kehilangan semangat. Tiga minggu pascabencana saat aktivitas madrasah mulai aktif kembali, tanaman-tanaman yang telah mati mulai diganti dengan tanaman yang baru.

“Tanaman mulai disiram dan diganti kembali bunga-bunga yang mati,” katanya.

Kabar melegakan akhirnya datang. Bahkan tim penilai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak melakukan verifikasi lapangan di wilayah yang terdampak bencana. Penilaian hanya berbasiskan dokumen yang telah dikirim sebelum gempa terjadi. 
MTs Negeri 1 Palu pun tak menyangka berhasil meraih penghargaan itu, mengalahkan ratusan sekolah setingkat lainnya di Indonesia.

Penghargaan diserahkan langsung pada 21 Desember 2018 di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta.

Selain MTs Negeri 1 Palu, dua sekolah lainnya seperti MTs Negeri 2 Palu dan SMP Negeri 14 Palu mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri 2018.[]

Reporter: Zulrafli Aditya
Editor: Ika Ningtyas

Kabar Dari Palu



Konten dalam artikel ini direpublish dari Halaman Facebook Kabar Sulteng Bangkit

Kabar Sulteng Bagnkit adalah media tempat berbagi kabar tentang Palu dan sekitarnya pascabencana alam pada 28 September 2018. Halaman ini dikelola oleh AJI Indonesia dan Internews dengan melibatkan para jurnalis anggota AJI Palu.
Ingin menghubungi redaksi atau memberikan informasi terkait penanganan pascabencana silahkan kontak WA: 0813-4466-5586 atau Email: bangkitlahsulteng@gmail.com.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.