Connect with us

ZONA DAERAH

Empat siswa tunarungu jalani UNKP

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Sejenak dicermati tidak ada yang berbeda dalam proses ujian yang berlangsung di Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) GMIM Damai Tomohon, Senin (2/4/2019).

Ruang kelas yang dijaga oleh dua orang guru pengawas, serta terdapat empat orang siswa, yang terdiri dari tiga orang perempuan dan satu orang pria yang sedang asik mengisi lembar jawaban.

Kaca di depan kelas yang ditempeli tulisan ‘Harap Tenang Ada Ujian’ pun menandakan bahwa para siswa yang duduk berjejer itu sedang menjalani satu proses penentuan nasib, yakni sedang mengikuti Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Keempat peserta ujian itu pun merupakan siswa tunarungu. Dalam mencermati soal ujian, para siswa tak jarang menggunakan bahasa isyarat.

Proses ujian dari para siswa ini pun berbeda dengan ujian yang saat ini dijalani oleh para siswa normal yang ada di SMA lainnya, yang menjalani ujian menggunakan komputer atau Ujian Nasional Berbasi Komputer (UNBK).

Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) B GMIM Damai Tomohon Ginny W Ponamon mengatakan, sebelum mengikuti ujian, para siswa telah menjalani berbagai persiapan.

“Yakni persiapan siswa secara pribadi dan dalam tuntutan guru di kelas serta guru mata pelajaran,” ujar Ponamon.

Menurut dia, pihaknya memberikan pendampingan secara khusus bagi para siswa secara khusus soal bahasa.

“Ada banyak kata-kata yang verbal, itu yang kami sampai-sampaikan dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti,” ungkapnya.

Soal yang diberikan kepada para siswa, kata dia, merupakan soal khusus bagi para siswa untuk anak berkebutuhan khusus.

Dia pun optimis para siswa di SMALB GMIM Damai Tomohon bisa lulus.

Diketahui, para siswa tersebut pun akan menjalani ujian selama tiga hari, sejak Senin hingga Selasa dan akan dilanjutkan pada hari Kamis. Sementara untuk mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Advertisement
2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: fun551

  2. Pingback: BDSM Bondage Amateur

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Zona Sulut

4 dari 16 kasus baru positif corona di Sulut pada 28 Mei sudah meninggal

Angka rasio kematian covid-19 di Sulut mencapai 12,1 persen. Angka ini dua kali lipat dari rasio kematian nasional yang berada pada angka 6,2 persen.

Bagikan !

Published

on

Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satgas Covid-9 Sulawesi utara pada Rabu (27/5/2020) kemarin mengumumkan ada 16 kasus baru positif terkonfirmasi virus corona. Satgas juga mengoreksi angka kasus baru yang diumumkan pada Selasa (26/5) bertambah satu menjadi 26 kasus.

Kasus baru itu berasal dari Manado, Minahasa, Tomohon, Minahasa Utara dan Minahasa Tenggara. Terbanyak berasal dari Manado dengan 12 kasus.

Namun dari 17 kasus yang diumumkan kemarin itu, ada empat orang yang sudah meninggal dunia sebelum hasil laboratorium swab testnya keluar.

“Kasus 273, laki-laki berusia 51 tahun asal Minahasa, sebelumnya PDP di rumah sakit di Manado. Yang bersangkutan sudah meninggal pada 15 Mei,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel saat merinci kasus-kasus baru positif dalam jumpa pers, Rabu (27/5).

Tiga orang lainnya yang sudah meninggal adalah Kasus 277, Kasus 279, dan Kasus 280.

Kasus 277, laki-laki, 55 tahun, asal Manado, meninggal pada pada 13 Mei. Kasus 279, laki-laki, 65 tahun asal Minahasa Tenggara yang meninggal pada 17 Mei, dan Kasus 280 yang merupakan seorang perempuan berasal dari Manado, usia 52 tahun yang meninggal pada 17 Mei

Baca pula: Sudah 38 orang yang sembuh dari covid-19 di Sulut

“Ada pula Kasus 175 yang diumumkan positif pada 21 Mei lalu, juga meninggal dunia,” kata Dandel.

Kasus 175 adalah seorang laki-laki, 58 tahun berasal dari Sangihe yang bermukim di Manado. Sebelumnya yang bersangkutan adalah PDP.

“Dengan demikian hingga hari ini sudah ada 34 orang yang meninggal saat berstatus positif covid-19,” ujar Dandel.

Lihat: Rincian 16 kasus baru positif di Sulut pada 27 Mei

Angka rasio kematian covid-19 di Sulut mencapai 12,1 persen. Angka ini dua kali lipat dari rasio kematian nasional yang berada pada angka 6,2 persen.

Hingga Rabu (27/5), jumlah total kasus positif di Sulut sebanyak 281 kasus, dimana sebanyak 209 pasien sedang dirawat, dan ada 38 orang yang sembuh.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com