Connect with us

Bencana dan Musibah

FOTO: Ratusan pedagang kehilangan lapak di Pasar Girian

Published

on

BITUNG, ZONAUTARA.com – Pasca kebakaran Pasar Girian, Selasa (23/04/2019), menyisahkan kesedihan dari ratusan pemilik kios dan lapak yang kehilangan tempat mereka berjualan.

Ditengah panasnya bara api, lebatnya asap, mereka berusaha menyelamatkan apa saja yang masih bisa digunakan kembali.

Fotografer zonautara.com, Suhandri Lariwu memotret aktifitas pemilik kios dan lapak yang mencoba mengais di antara puing sisa kebakaran, dan masyarakat yang ikut membantu memadamkan api.

Api yang mulai terlihat sejak sekitar pukul 04.00 WITA berasal dari salah satu kios, di pasar tradisional terbesar di Kota Bitung itu.
Api yang cepat sekali membesar dan merambat ke kios-kios lainnya, membuat pemilik kios dan lapak tak bisa menyelamatkan isi kios mereka.
7 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api yang terus membesar.
Api baru bisa dikendalikan sekitar dua jam kemudian. Masyarakat ikut membantu memadamkan api.
Selain kios pakaian, beras, emas, lapak para pedagang yang berjualan rempah-rempah juga ikut terbakar.
Sekitar 265 kios dan lapak hangus terbakar dalam peristiwa itu. Angka pastinya masih terus didata.
Belum ada rilis penyebab kebakaran, begitu juga dengan total kerugian.
Beberapa pedagang mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
Stock beras di beberapa kios penjual bahan pokok sehari-hari, ikut terbakar.
Status kepemilikan kios yang terbakar kebanyakan berstatus sewa.
Selain dari Pemerintah Kota Bitung, armada pemadam kebarakan juga didatangkan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Pemerintah Provinsi dan Polres Bitung.
Setelah api padam, para pemilik kios dan pelapak mencoba mengais apa saja yang masih bisa diselamatkan.
Kendati terbakar, namun aktifitas di pasar Girian tetap berlangsung. Sebab tidak semua bagian dari Pasar Girian ikut terbakar.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
4 Comments

4 Comments

  1. Pingback: manifestaciones

  2. Pingback: sahabatqq

  3. Pingback: xembongdatructuyen hom nay

  4. Pingback: con heo dat

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bencana dan Musibah

Nelayan hilang di danau Tondano ditemukan meninggal dunia

Korban yang sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

TONDANO, ZONAUTARA.com – Pencarian Rusdy Supit (36), korban yang dihilang di danau Tondano, pada hari yang ke-2, Jumat, (28/02/2020), membuahkan hasil.

Upaya Tim Rescue Basarnas Manado yang melaksanakan pencarian bersama unsur tokoh masyarakat, pemerintah setempat, dan keluarga korban dengan penyelaman dan penyisiran di pinggiran danau, berhasil menemukan korban dalam keadaan sudah tak beryawa lagi.

Pada pukul 14.14 Wita sebanyak 35 tim Sar Gabungan menemukan korban yang tidak jauh dari lokasi yang sudah ditentukan untuk disasar. Korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia tersebut diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.

zonautara.com
Korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.(Image: Basarnas Manado)

Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado Suhri Sinaga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu dalam proses pencarian bersama tim rescue Basarnas, di antaranya Babinsa Remboken, Polsek Remboken dan Pemerintah serta masyarakat setempat.

“Keberhasilan ini menjadi kado sepesial karenan bertepatan dengan HUT BASARNAS yang ke-48. Korban bisa ditemukan walau dalam keadaan meninggal. Sekali lagi, kami mengepresiasi kepada seluruh tim sar gabungan yang terlibat,” kata Suhri.

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com